Dungeon Demon Hunters

Dungeon Demon Hunters
Bab 20. Bertarung melawan Fred (2)


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Igor yang berada didalam tubuh Fred, terus menerus menyerang Jack dan saat ini yang bisa pria itu lakukan adalah menahan Fred. Sebab ia tak bisa menyerang ataupun melukai Fred.


"Keluarlah dari tubuhnya sialan! Jangan menggunakan tubuhnya untuk menyerang ku jika kau pria sejati!" ujar Jack pada Fred.


"Aku memang bukan pria sejati, tapi aku IBLIS!" sentak Fred dengan smirk terpatri dibibirnya. Senyum iblis iblis itu muncul bersamaan dengan sinar merah yang menyelimuti tubuhnya saat ini.


Cahaya merah itu membuat Igor semakin kuat dan pusat dari kekuatannya adalah guci kecil yang dipegang Fred. Sedari tadi kepala Jack terus berputar memikirkan ide merebut guci itu, atau mencari cara untuk melihat masa lalu Igor. Tapi bagaimana caranya?


BRUGH!


Tubuh Jack terpental cukup kuat pada jam dinding terbesar di kota tersebut, karena serangan dari cahaya merah milik Fred. Fred tertawa terbahak-bahak melihat Jack yang berusaha bertahan.


"Shitt!" umpat Jack sambil meringis kesakitan serta memegang tangannya yang terasa sakit karena terpental tembok jam dinding.


"Ha ha ha...ayo serang aku Jack! Serang aku, wahai si pemilik darah spesial! Aku tau kau kuat, aku tau kau bisa mengalahkanku. Mudah saja, kau tinggal tebas leher ini!" ujar Fred seraya mengisyaratkan Jack untuk memenggal lehernya.


"Baik, akan ku penggal kau. Tapi saat kau sudah keluar dari tubuh temanku!" sentak Jack yang sekarang sudah berada di posisi berdiri.


"Sayangnya, aku tidak mau!" suara Fred meninggi, pria itu menggeram, sesekali tertawa cekikikan lalu dia menumpahkan sesuatu didalam gucinya dan menyebar menjadi kepulan asap hitam.


Tak lama kemudian, Danny dan Fred tiba-tiba bangkit. Kedua tangan mereka sejajar dengan posisi sama, wajah mereka pucat pasi dan berubah warna menjadi warna ungu seperti lebam.


Jack tersentak kaget dengan apa yang terjadi. Dalam hati ia bertanya-tanya, iblis macam apakah Igor ini? Mengapa dia bisa mengendalikan manusia? Yang jelas Igor bukanlah iblis biasa.

__ADS_1


"Budak-budakku, ayo serang dia!" perintah Fred kepada Danny dan Erick yang berada didalam pengaruh iblisnya.


Danny dan Erick bergerak mendekati Jack, bak mayat hidup. Akan tetapi, beberapa detik kemudian wajah kedua temannya itu berubah menjadi menyeramkan seperti monster.


"Apa yang kau lakukan pada mereka?" tanya Jack seraya menatap tajam pada Fred.


"Tidak tahu! Tanya saja sendiri. Aku akan pergi untuk mencari mangsa lain dan, silahkan pikirkan cara untuk mengembalikan mereka seperti semula! Sebab, mereka akan berubah menjadi iblis saat jarum jam panjang menunjukkan pukul 12 tepat." Fred tersenyum menyeringai, lalu ia pun lompat dari atas menara jam itu dengan tubuh Fred.


Jack merasa sangat menyebalkan, ia harus mengejar Fred. Akan tetapi, dia takut terjadi sesuatu pada Danny dan Erick. "Sial! Dia pasti akan membuat onar lagi!" pria itu melihat ke bawah dan Fred tersenyum licik padanya, seakan menantang dirinya.


Tiba-tiba saja suara hentakan kaki di sekitarnya membuat Jack menoleh ke arah belakang. Tepat terdengar suara itu berada. Disana sudah ada Lilian dan Jimmy.


Jack terperangah manakala ia melihat eksistensi kedua teman demon Hunternya berada disana. Mereka yang sempat berseteru dengan Jack karena menyalahkannya.


"Kalian..."


"Jangan banyak bicara! Pergilah, dan lenyapkan dia!" titah Lilian yang sudah bersiap dengan posisinya memanah.


"Baik. Tapi kumohon jangan lukai mereka! Mereka temanku," pinta Jack kepada Lilian dan Jimmy. Kemudian Jack lompat dari sana dengan menggunakan kekuatan ilmu peringan tubuhnya.


Jimmy dan Lilian melihat kagum pada Jack yang sudah berkembang pesat, dia mudah belajar. Padahal awalnya dia penakut, bahkan Lilian harus turun tangan melindunginya. Tanpa Lilian sadari, Jimmy melihat senyuman di wajah Lilian saat melihat Jack pergi. Senyuman penuh rasa kagum dan pesona.


"Jim! Ayo kita bawa mereka kepada Hunter Medis! Aku yakin ini hanya racun sementara," ucap Lilian pada Jimmy.


"Ya." jawab Jimmy singkat, lalu ia pun menarik pelatuk pistol listrik kepada Danny dan Erick yang akhirnya mengikat mereka berdua dengan listrik itu. Lilian dan Jim akan membawa kedua teman Jack untuk diobati oleh Greg.

__ADS_1


****


Igor yang ada didalam tubuh Fred, kini tengah berada di jalanan di perkotaan. Saat Fred berjalan melewati beberapa toko yang masih buka malam itu, lampu sontak saja menjadi padam menyala. Seakan menyadari kehadiran hawa aneh disana.


Ada beberapa orang mabuk di jalanan yang melihat Fred lewat disana. Mereka mendekati Fred dengan bermaksud mengganggunya.


"Hey! Apa kau punya uang hah?"tanya salah seorang pria teler itu kepada Fred seraya menepuk bahunya.


Fred menoleh ke arah pria itu, dia menunjukkan senyum iblisnya. Kemudian matanya merah menyala. Ketika Fred akan menyerang orang itu, secepat kilat Jack menarik Fred pergi menjauh dari sana sebelum iblis memakan korban.


Jack membawa Fred ke tempat sepi, ia menahan tubuh temannya di tembok jalan Stanvers.


Wush~


BRAK!


"Hah! Kau lagi kau lagi. Dasar manusia jelek! Kenapa kau menggangguku hah?" sentak Fred emosi.


Tanpa bicara apapun, Jack terpaksa menyerang iblis didalam tubuh Fred dengan kapak yang dipenuhi energi petir. Tujuannya merebut guci itu. Dan tak berselang lama kemudian, guci itu berhasil di raihnya.


"Ini..." Jack tercengang saat ia menyentuh guci itu. Tiba-tiba saja ia berada di Padang rumput yang luas dan langit pun cerah.


"Astaga, aku berada dimana?" tanya Jack terheran-heran.


...****...

__ADS_1


__ADS_2