Dungeon Demon Hunters

Dungeon Demon Hunters
Bab 36. Menyelamatkan para Demon Hunter


__ADS_3

Reynold dan Jack membantu Aaron untuk membebaskan para demon Hunter yang terjebak didalam telur dan yang masih bisa diselamatkan. Kebanyakan dari mereka sudah tewas, bahkan ada yang sudah menjadi tulang belulang.


Lalu yang lebih mengejutkan lagi, manakala salah satu demon Hunter yang berada didalam telur, berubah menjadi monster ular. Tubuh mereka bersisik dan mereka bukan manusia lagi.


"Bunuh dia!" ujar Aaron pada Reynold yang menggunakan senjata pedang berwarna biru.


Reynold kesulitan mengacungkan pedangnya pada pria yang sudah menjadi ular itu, Reynold berat hati karena pria itu adalah teman baik nya.


"Sshh..."


"Kau ingin mati hah? Cepat bunuh dia! Dia bukan temanmu lagi, dia sudah menjadi monster." kata Aaron lagi dengan tegas. Disisi lain, ia sendiri sedang sibuk melawan manusia yang menjadi monster lain. Jack juga sama, tangannya tidak berhenti mengayunkan kapak kepada monster-monster itu. Walaupun di dalam hatinya, ia tidak tega karena membunuh saudara sendiri.


Sebelum monster itu menyerang Reynold, Aaron dengan cepat menebas leher si monster ular itu dan dalam sekali serangan, si monster langsung menjadi abu.


Pedang senior Aaron sangat bagus dan tajam. Jack memuji seniornya itu didalam hati.


"Kalau hatimu lemah seperti ini, bagaimana bisa kau menjadi demon Hunter?" desis Aaron sembari menatap Reynold dengan tajam. Pria itu menundukkan kepalanya, menyadari bahwa ia salah.

__ADS_1


"Saat temanmu sudah menjadi monster dsm membahayakan yang lain, maka dia bukan temanmu lagi. Kau harus membunuhnya, mau tidak mau. Itu bukan pilihan, melainkan sebuah keharusan! Jangan pikirkan berapa banyak nyawa yang kau bunuh, tapi pikirkan berapa banyak nyawa yang akan kau selamatkan nantinya! Paham?" Aaron menasehati Jack, Reynold dan juga beberapa anggota demon Hunter yang selamat di sana.


Tiba-tiba saja tanah berguncang dengan hebat, tanah terlihat retak dan sekarang membentuk sebuah lubang besar diantara Jack, Reynold, Aaron dan beberapa demon Hunter yang selamat.


"Reynold! Hati-hati!" Jack dengan cepat menarik tubuh Reynold agar pria itu tidak terjatuh ke dalam lubang.


"Terimakasih senior." Reynold merasa lega karena hampir saja dia jatuh ke dalam lubang yang sepertinya sangat dalam itu.


Kepanikan belum selesai disini karena sekarang, tiba-tiba saja muncul sesuatu dari dalam lubang itu dan menarik para demon Hunter dengan cepat ke dalam lubang. Sesuatu itu seperti ekor ular.


"Tolong!"


SRET!


SRET!


Tidak akan aku biarkan, siapapun mati lagi disini. Iblis ini tidak akan aku ampuni. Batin Aaron dengan wajah yang terlihat marah. Ia yakin bahwa iblis ini adalah iblis yang membunuh adiknya Louis dan juga ibunya. Aaron mengenali baunya.

__ADS_1


"Jika kalian tidak bisa melindungi orang lain, setidaknya kalian harus bisa melindungi diri kalian sendiri!" ujar Aaron yang membuat para demon Hunter itu malu.


"Maafkan kami senior!" ujar ketiga demon Hunter itu menyesal karena tidak berani.


Disisi lain, Jack terlihat geli karena melihat ada ekor ular didekatnya. Ular adalah hewan yang paling Jack benci, dia tidak suka dengan hewan yang menggeliat geliat.


"Ih...ini sangat menggelikan! Ih..."


Semua atensi tertuju pada Jack dan menatapnya dengan terheran-heran, mereka heran kenapa bisa Jack menjadi level A dan mendapatkan kapak demon Hunter legendaris.


"Jack tolong jangan membuatku malu didepan mereka!" decak Aaron seraya menunjuk ke arah Jack.


"Tapi senior, aku benar-benar takut ular!" seru Jack sambil bergidik ngeri.


Aaron menghela nafas, kemudian ia pun menatap keempat demon Hunter yang ada dibelakangnya. "Jangan salah, walaupun dia seperti itu...tapi dia hebat dalam bertarung. Aku yakin kalian akan segera melihatnya."


Satu detik kemudian, sebuah ular besar muncul dari bawah lubang dan membuat getaran hebat di sana.

__ADS_1


Ctarr!!


...****...


__ADS_2