Dungeon Demon Hunters

Dungeon Demon Hunters
Bab 42. Pesan terakhir Aaron


__ADS_3

Setelah Jack dan Dominic menyelamatkan para demon Hunter yang masih hidup dan menemukan beberapa orang lagi di sana yang ternyata disekap oleh si ular untuk dijadikan makanan dan dijadikan monster.


Kedua orang itu sudah terlihat kelelahan karena telah mengerahkan banyak tenaga untuk melawan ular-ular itu.


"Semuanya sudah aman kan Jack?"tanya Dominic pada Jack.


"Ya senior, mereka semua sudah naik ke atas!" sahut Jack.


"Kalau begitu kita harus segera membantu Aaron." ucap Dominic memutuskan dan disetujui oleh Jack. Mereka berdua pun pergi kembali ke dungeon terbawah, dimana Aaron dan tubuh utama ular itu berada. Mereka harus membantu Aaron untuk memusnahkan makhluk itu.


****

__ADS_1


Dibawah sana, Aaron sudah kehabisan tenaga untuk mengalahkan monster ular itu setelah mengeluarkan kekuatannya habis-habisan. Bahkan kini pria itu terkapar diatas tanah dengan kondisi luka parah, terutama bagian perut yang penuh darah. Namun, perjuangan Aaron tidak terlalu sia-sia karena monster ular itu melemah karena terkena serangan darinya. Bahkan pedang air Aaron menancap di lehernya.


"SIALAN! BERANINYA KAU MENCOBA MENEBASKU!" monster ular itu murka karna pedang yang ada dilehernya tidak bisa terlepas.


Sulit dipercaya, seorang demon Hunters bisa melakukan ini padaku? Kata si ular itu dalam hatinya. Ia tidak percaya Aaron bisa melakukan ini.


Aaron malah tertawa melihat monster ular itu murka kepadanya, walaupun tidak berhasil membunuh si ular. Aaron senang dan cukup puas membuat ular itu marah dan terpojok.


"KURANG AJAR!"


"JANGAN KABUR KAU IBLIS BUSUK! KAU PENGECUT! SIALAN!" maki Jack yang kesal karena iblis itu pergi begitu saja setelah membuat Aaron terluka parah.

__ADS_1


Jack pun menghampiri Aaron yang saat ini sedang bersama dengan Dominic. Keadaan Aaron sangat parah dan mengkhawatirkan. Mereka tidak menyangka bahwa Aaron akan terluka separah ini, sepertinya Aaron memakai seluruh tenaganya.


"Jack...Dom...kalian adalah demon Hunter yang hebat...kalian harus terus berlatih dan berlatih, jangan menyerah. Untukmu Jack, jangan pernah merasa bersedih karena kekuranganmu, sebab kau punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kau hebat, kebaikan hatimu adalah kelebihanmu. Tetaplah jadi orang baik, tapi tidak lemah." tutur Aaron dengan mulut yang mengeluarkan darah. "Waktuku tidak akan banyak..."


Dominic dan Jack menangis melihat kondisi Aaron yang seperti ini demi menyelamatkan mereka semua. "Senior...jangan bicara begitu! Kau akan baik-baik saja...kau..."


"Jack, pergilah temui adikku Jane, tolong sampaikan padanya...jangan lupa makan, jaga kesehatan, jangan terlalu bamyak begadang dan katakan padanya...aku minta maaf karena aku bukan Kakak yang baik... Terakhir...katakan padanya bahwa aku bangga memiliki adik seperti dirinya dan aku sangat menyayanginya."


"Katakan itu sendiri senior! Kau harus mengatakan padanya sendiri,"ucap Jack yang menangis tersedia saat mendengar pesan dari Aaron. Bahkan Dominic juga terlihat sedih karena temannya sekarat.


"Katakan juga pa-padanya, jangan... menangis terlalu lama, sebab akuhh-- akan berkumpul bersama ibu dan Louis." suara Aaron mulai terbata-bata, nafasnya mulai tersengal-sengal.

__ADS_1


"Aaron!" teriak Dominic sambil memegang tangan Aaron. Kemudian Aaron pun menutup mata dan menghembuskan nafas terakhirnya didekat Dominic dan Jack.


****


__ADS_2