Dungeon Demon Hunters

Dungeon Demon Hunters
Bab 25. Perjalanan ke Asgarda


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Setelah menerima pesan dari burung gagak pengantar pesan, Jack bersiap-siap untuk pergi ke negeri Asgarda yang dimaksud itu. Negeri yang diambil dari nama pemimpin demon Hunter sekaligus pemimpin negeri itu. Jack dapat membayangkan, pasti di negeri itu banyak para demon Hunter yang hebat. Semoga saja disana ia mendapatkan banyak teman.


Namun, satu pertanyaan Jack saat ini. Mau apa ketua dari demon Hunter memanggilnya? Apakah ia ada berbuat kesalahan? Sebab dia mendengar dari para senior demon Hunter yang lain, ada dua alasan kenapa seseorang dipanggil oleh tuan Asgard. Pertama, karena orang itu membuat Asgard tertarik, atau kedua karena orang itu berbuat kesalahan.


Pria itu malah berpikiran negatif, bahwa dirinya termasuk ke dalam yang kedua. Tapi semoga saja bukan.


"Kau mau ke Asgarda kan hari ini?" tanya Greg pada Jack yang sedang membenahi barang-barangnya.


"Ya, senior. Aku menyerahkan tugasku kepada yang lainnya untuk menjaga dungeon terlebih dahulu." ungkap Jack tentang tugasnya menjaga pintu dungeon yang akan dialihkan kepada demon Hunter level D dan B. Sedangkan Jack sekarang sudah berada di level A, ia cukup hebat sebab naik ke level itu dalam waktu cepat dan bisa terbilang singkat.


"Baiklah, kau jangan cemas. Pergilah kesana dan sampaikan salam ku pada tuan Asgard." pesan Greg seraya tersenyum pada Jack.


"Oh baiklah, itu jika aku bisa bicara dengannya." kata pria itu sembari menggandeng ranselnya di punggung.


"Kau kan tidak bisu, kau bisa bicara Jack!" Greg menepuk bahu Jack pelan.

__ADS_1


"Aku hanya takut saat bertemu dengannya, aku tidak bisa bicara. Katanya dia menyeramkan," bisik Jack pada Greg dan membuat pria paruh baya itu terkekeh.


"Baiklah kalau kau beranggapan begitu. Tapi aku yakin pikiranmu akan berubah saat bertemu dengannya nanti," ucap Greg yakin.


Jack hanya menganggukkan kepalanya, bibirnya mencebik. Dia berharap jika memang Asgard adalah orang yang baik dan tidak menyeramkan.


****


Ditemani oleh Abraham, si rambut biru yang memilikinya kekuatan tanah dan level A sama seperti dirinya. Jack pergi ke negeri Asgarda, rupanya untuk sampai ke negeri itu tidaklah mudah. Mereka harus pergi melalui dimensi lain, lautan lepas dan gunung terjal.


"Persis seperti apa yang kau pikirkan. Asgarda dan para demon Hunter lainnya, berasal dari dunia lain. Kami tidak berasal dari dunia yang sama sepertimu, Jack." ucap Abraham secara tiba-tiba. Sontak saja Jack menoleh ke arahnya dengan bingung.


"Apa senior bukan manusia?" tanya Jack pelan, seakan masih ragu dengan apa yang dia tanyakan.


Plak!


Abraham memukul kepala Jack dari belakang ke depan. Sontak saja Jack meringis kesakitan.

__ADS_1


"Auw! Sakit senior!"


"Tentu saja kami manusia, kau pikir kami apa? Iblis?" tanya Abraham dengan wajah datarnya.


"Ya, aku pikir kalian para demon Hunter--"


Tiba-tiba saja Abraham mendorong Jack hingga tubuh Jack terpental cukup jauh. Bukan tanpa alasan Abraham melakukan itu.


"Senior, apa yang--" ucapan Jack terhenti manakala ia melihat sosok monster berkepala manusia dan berbadan serigala.


Abraham memasang kuda-kudanya, dia memegang palu yang menjadi senjatanya untuk bertarung.


"Roaarh...." erang makhluk itu dengan berlumuran darah dibibirnya. Ia berlari mendekati Abraham dan hendak menyerangnya.


"Senior!"


...****...

__ADS_1


__ADS_2