
Edrick menanyakan keberadaan Jack pada Dominic. Pria itu menjawab bahwa Jack sedang mengantar Jane ke rumah Lilian.
Lalu Edrick mengatakan lagi, bahwa saat ini Jack sedang diincar karena darah spesial yang dimilikinya. Para iblis dan monster sengaja berkumpul disini agar iblis atas bisa menyerang Jack. Mendengar penjelasan Edrick, akhirnya Jim dan Reynolds pergi untuk menyusul Jack ke tempat Lilian. Semoga saja mereka tidak terlambat menolong Jack. Karena semua orang juga membutuhkan Jack saat ini.
***
"Uhuk...uhuk..." Jack batuk-batuk dan merasa sesak nafas saat dirinya di kerubungi oleh kabut asap yang tebal. Sementara si iblis Saia tertawa melihat Jack yang mulai tidak berdaya karena menghirup asap mematikan itu.
"Katakan padaku bahwa kau akan menjadi iblis dan serahkan setetes darahmu padaku. Maka kau akan selamat!" seru Saia yang masih dengan santainya berada di sana, sedangkan Jack sendiri sudah tersiksa karena asap itu.
Tak lama kemudian, sebuah panah api melesat ke arah Saia tanpa iblis itu sadari dan membakar tangan Saia.
Wush~
"Kurang ajar!" umpat Saia marah melihat api ditangannya tidak padam, entah api apa itu.
Seseorang masuk ke dalam asap dan menolong Jack tepat waktu sebelum pria itu kesulitan untuk bernafas.
"Lilian?" gumam Jack saat ia melihat wajah Lilian didepannya, tangan gadis itu memegangnya.
__ADS_1
"Jack, ayo bangun! Kita harus pergi ke dunia atas," ujar Lilian pada pria itu.
"Cepat! Efek racun panahku tidak akan lama, apalagi dia iblis kelas atas!" seru Lilian lagi pada Jack yang saat ini tubuhnya sedang lemah karena asap itu.
Jleb!
"Aarghh!" pekik Lilian saat tangannya terkena panahnya sendiri oleh Saia yang sudah memulihkan dirinya dengan cepat.
"Lilian!" Jack kaget melihat Lilian kesakitan.
"Aku baik-baik saja, Jack." Lilian meringis menahan sakit. "Ayo kita pergi! Kita tidak akan bisa melawannya." ucap Lilian pada pria itu. Namun Jack tidak merespon, dia malah menatap luka di tangan Lilian.
Tiba-tiba saja mata Jack berubah jadi biru, kilatan petir tiba-tiba menyambar kapak milik Jack. Pria itu seperti berubah menjadi orang lain. Lilian terperangah melihat sosok Jack.
"Jack..."
Saia menatap tajam pada Jack, ia tersenyum sinis meskipun dalam hati ia merasa kaget karena Jack berubah menjadi sesuatu yang lain.
Jack pun melakukan pertarungan mati-matian dengan Saia. Dia marah karena Saia sudah melukai Lilian. Kemarahannya itu membuat kekuatan Jack semakin kuat. Pertarungan Jack dan si iblis atas 2 bahkan membuat tanah bergetar.
__ADS_1
Lilian kaget melihat kekuatan Jack yang sangat dahsyat, kekuatan yang setara dengan level SSS Edrick. Bumi dan langit seakan ikut marah melihat Jack marah.
Si iblis Saia tersudut dan beberapa kali kepalanya hampir dipenggal. Dia berniat untuk kabur setelah mengetahui kekuatan Jack.
"Kau tidak akan bisa kabur!" sentak Jack yang energinya sudah lumayan terkuras karena melawannya.
"Sial!" umpat Saia yang mulai terdesak.
Tak lama kemudian, Jim dan Reynolds tiba ditempat itu dan melihat betapa hebatnya Jack. Mereka melihat Jack dengan kagum, sampai pria itu berhasil menebas leher iblis iblis tingkat atas seorang diri.
"Senior Jack hebat sekali!"
Tanda level sss pun muncul pada lengan Jack setelah dia berhasil membuat Saia menjadi abu. Api biru masih berkobar didalam diri Jack.
"Jack!" ujar Jim pada temanya itu.
Jack, kembali ke mode semula. Ia pun menghampiri Lilian lalu memeluk gadis itu. Tubuh Jack lemas.
"Jack..." lirih Lilian.
__ADS_1
"Ayo kita pergi, ke dunia atas."
...***...