Evil Spirit Hunter

Evil Spirit Hunter
Chapter 12.2 Berusaha melindungi


__ADS_3

"Tabir ini lagi?!" kata Kirisaki


*Siallll!!! kenapa kami tidak menyadarinya dari awal?!, pasti dia ada di sekitar sini!!* pikir Shito di hatinya dengan wajah kesal


"Shito, kita harus bagaimana? Izami-san masih terluka dan kita tidak boleh membiarkannya mati"


"Kita harus menjaganya walaupun harus mengorbankan nyawa"


"Huh... baiklah!!" jawab Kirisaki dengan wajah penuh semangat


"Kalian ingin mengorbankan nyawa kalian demi orang itu?"


"Hah, dasar payah"


Setelah beberapa saat, mereka mendengar sebuah suara. Kirisaki terkejut mendengarnya karena suara itu mirip seperti dengan yang ada di kereta itu


*Suara ini... suara ini mirip sekali seperti yang ada di kereta saat itu*


"Shito, suara ini mirip sekali dengan yang ada di kereta itu" usul Kirisaki


"Mirip? maksudmu seperti yang kau bicarakan itu?"


"Ya, ini mirip persis"


"Kemungkinan dia mendatangi kita sendiri"


"Hah? apa maksudmu?"


"Roh inti itu datang ke kita sambil bekerjasama dengan kapten pengkhianat itu"


"Ohh.. gitu maksudmu aku paham"


"Intinya dia kesini bersama pengkhianat itu kan?"


"Ya"


"Baiklah kita harus mempertaruhkan nyawa kita demi Izami-san"


"Oh? kalian mengabaikan ku ya?" tanya roh itu


"Oh ya, kau tadi menanyakan apa?" tanya Shito balik


"Karena sudah mengabaikan ku kalian tidak bisa ku maafkan!"


...[Teknik batu: Spike rock]...


"Drakk!!!..."


Sebuah batu panjang yang tajam ujungnya muncul di depan persis mereka dan sekitarnya


*Ini dekat sekali!!!* kata Kirisaki di Hatinya dengan wajah kesal


"Kirisaki, apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Batu-batu ini dekat sekali dengan kita"


"Kalian tidak bisa berpindah tempat"


"Karena setiap kalian berjalan, maka batu itu kan muncul lagi sama persis di hadapan kalian"


"Aghh!! sialan"


...[Teknik batu: Rock fall]...


"!!!!!"

__ADS_1


"Menyingkirlah dari sana Shito!!"


"Haghhh!!"


Shito langsung menyingkir dari sana seperti yang Kirisaki katakan, namun saat dia menyingkir batu itu muncul di depannya persis seperti yang roh itu ucapkan


*Sial, ternyata yang dia katakan benar*


"Kalian tidak bisa kemana-mana dan kalian akan mati di tempat kalian berdiri"


Roh itu memperlihatkan wujudnya sambil mengatakan itu, badannya seperti manusia biasa warna tubuhnya seperti manusia biasa namun tubuhnya agak berotot dan juga mata kanannya tertutup


"Sudah kuduga kau roh inti itu yang tadi pagi bukan?"


"Ya, emangnya dengan mengetahui itu kau bisa mengalahkan ku?"


"Tidak, dengan mengajakmu mengobrol aku bisa menyerang mu dari belakang!!!"


*Apa?!!*


Kirisaki muncul dengan cepat di belakang tubuh roh itu dengan mengayunkan tangan kanannya layaknya sebuah pedang ke tubuh roh itu. dengan cepat dia menghalangi nya dengan cara dia memunculkan sebuah batu yang panjang dari arah samping kiri


Kirisaki terkena serangan itu lalu dirinya terlempar ke sebuah tembok di ruang perawatan itu


"Kirisaki!!!"


Shito berlari kearahnya untuk menolong Kirisaki, namun dia lupa dengan kekuatan roh itu.batu itu muncul lagi di bagian belakang Shito saat dirinya lari, setelah dia ingat dia berhenti sejenak


*Hah.. hah.. tadi itu hampir saja..*


*Cih.. kenapa aku tidak ingat dengan kekuatannya??*


"Sudah kubilang bukan? percuma saja mau kemana pun kau pergi batu itu akan muncul"


*Jika dia bisa memunculkan batu itu pasti ada sebuah jarak waktu untuk mengeluarkannya. ku coba saja ah*


*Apa yang dia lakukan? apa dia ingin mati?*


"Drakkk!!!..."


"Hah?!!"


Dengan terkejut, Shito langsung menjauh dari tempatnya berjalan saat itu. dia mencoba lagi jalan satu langkah dan batu itu muncul lagi


*Hah? tidak ada jarak waktu pengeluarannya? sial, percuma saja aku memikirkan hal seperti itu*


*Aduh-duh ini sakit sekali, apa Shito tidak bisa mencari cara untuk mengatasi ini?* kata Kirisaki di hatinya sambil bangun perlahan-lahan dari tembok itu


"Ada apa dengan mu manusia?"


"Apa kau sedang mencari cara untuk bisa bebas dari sini?"


"Kau yang tidak tau apa-apa diam saja!" jawab Shito dengan wajah yang marah


"Sepertinya aku sudah cukup untuk membuat kalian kesusahan ya?"


"Baiklah akan ku hilangkan ini"


Roh itu pun menghilang kan teknik itu. setelah itu, Kirisaki langsung berlari menuju kearahnya untuk menyerangnya


Cahaya yang ada di tangan kanannya menembus ke bawah sehingga cahaya itu semakin membesar. dia masih tetap berlari walaupun sudah menyadari hal itu


..."Serangan cahaya suci!!!"...


...[Teknik batu: Rock wall]...

__ADS_1


"Zrakk..!!!"


Kirisaki mengayunkan tangan kanannya lalu menyerangnya dari bawah, namun serangan nya di halangi oleh sebuah tembok batu yang cukup besar


*Apa?! dia menghalangi serangan ku dengan tembok batu?!!*


...[Teknik batu: Sharp rock arise]...


Sebuah batu yang tajam datang dari bawah Kirisaki dan batu itu menusuk bagian tubuh Kirisaki. dia pun terluka berdarah


"Ghak!!!"


"Kirisaki!!"


Shito langsung menuju ke arahnya untuk menolongnya namun roh itu dengan cepat mengambil batu lalu menghancurkannya lalu melemparkannya ke arah Shito. Shito terkena itu dan dia pun langsung terluka parah dan terlempar


"Ghak!!!"


"S-Shito!!!" teriak Kirisaki dengan suara yang kecil sambil menjulurkan tangannya ke arah Shito


"Kalian itu lemah sekali, melawan ku saja sudah terluka begitu apalagi melawan tingkat tinggi?"


"Kenapa beliau memerintahkan ku untuk menghabisi kalian? bukankah dirinya bisa mengatasinya sendiri"


"S-sia...lan ka..u!!!" kata Kirisaki dengan suara kecil dan juga wajahnya yang kesal


Di sisi Kitsurugi, dia yang mengetahui itu dia langsung kembali kearah ruang perawatan namun dia terlambat, saat dia sampai ruangan itu sudah di tutupi oleh tabir besar


"Sial!! kenapa aku telat?!! jika aku tidak lengah tadi pasti hal ini tidak akan terjadi"


"Pasti mereka sudah terluka duluan"


Kitsurugi menjulurkan tangannya ke tabir itu namun tabir itu memberi sebuah percikan listrik ke tangan Kitsurugi sehingga dia tidak dapat masuk


*Apa? kenapa aku tidak bisa masuk? percikan tadi itu menandakan bahwa aku tidak bisa masuk, apa jangan-jangan dia membuatnya agar tidak bisa dimasuki oleh para kapten?!*


*Sial!! ini membingungkan saja!! ku harap mereka baik-baik saja*


"Baiklah waktunya untuk membunuh manusia yang terluka itu"


Roh itu berjalan kearah Izami yang sedang terluka


"J-Jangan... kesana... brengsek!!!"


*Kumohon!! berikanlah aku kekuatan!!! aku mohon aku tidak peduli meskipun harus mengorbankan tubuhku!!!*


Kirisaki memohon di hatinya untuk meminjamkan kekuatan dari seseorang yang berada di dalam tubuhnya


Lalu, salah satu dari mereka ada yang menjawab permohonan Kirisaki itu


"Oh? aku mau kekuatan yang lebih ya?"


*Suara ini lagi!! tapi suara ini tidak memiliki aura membunuh yang kuat*


*Ya, aku mohon, ini demi teman-teman ku*


"Baiklah aku akan meminjamkan sedikit Kekuatan ku kepada mu"


"Tapi apa kau siap menerima resikonya?"


*Ya, aku siap*


"Baiklah terima ini!!"


Tubuh Kirisaki dipenuhi oleh sebuah cahaya sehingga tubuhnya seperti bercahaya dan juga kekuatannya meningkat secara drastis

__ADS_1


*Apa ini? tubuhku terasa di penuhi oleh kekuatan yang besar. ini besar sekali aku harus memanfaatkan ini untuk membunuhnya!!!*


Bersambung......


__ADS_2