Evil Spirit Hunter

Evil Spirit Hunter
Chapter 33 Perjalanan menuju kedalam hutan


__ADS_3

Di sisi Kuzaki dan Huziure, mereka berdua telah memasuki hutan, suasana disana sejuk karena adanya hembusan angin dan tidak panas karena pepohonan itu menghalangi terik matahari. mereka berjalan menyusuri hutan tersebut sambil melihat sekelilingnya dan memanggil nama mereka


"Oi.... Yukimura!!!" panggil Huziure dengan keras hingga suaranya bergema


"Oi, kalian semua ada dimana?!" panggil Kuzaki dengan keras hingga suaranya bergema


Mereka terus memanggil dan memanggil, namun tidak ada jawaban dari mereka. mereka pun putus asa


"Sial, sepertinya suara kita yang kurang keras atau kitanya yang tidak berada didekat sekitaran mereka?" tanya Huziure dengan kesal


"Aku rasa suara kita sudah keras, apalagi suaranya bergema jadi suaranya bisa terdengar lebih jauh lagi" jawab Kuzaki


"Jadi kitanya saja yang tidak berada didekat sekitaran mereka, jika dengan suara yang keras dan bergema tidak cukup pasti mereka berada di kedalaman hutan yang jauh lebih dalam" kata Huziure sambil menduga-duga


"Ayo, kita lanjutkan jalannya, kau tidak mau adik kesayangan mu hilang atau tersesat di hutan bukan?" ujar Kuzaki sambil menanyakannya


"Ya, kau benar. meskipun aku jarang berkomunikasi dengannya tapi dia adalah satu-satunya adikku yang berharga" jawab Huziure


Mereka memutuskan untuk melanjutkan jalannya ke kedalaman hutan. ditengah-tengah perjalanan, Huziure terhenti karena dirinya seperti mendengar suara yang membisikinya. Kuzaki yang akan lanjut berjalan menengok kebelakang dan melihat Huziure yang sedang terdiam diri, dia pun menghampirinya


"Oi, Huziure. ada apa denganmu?" tanya Kuzaki yang berada dibelakangnya


"Kuzaki, apa kau tidak mendengarkan suara-suara aneh ini?" tanyanya balik sambil mendengarkan suara itu


"Ha? apa yang kau maksud dengan suara-suara aneh?" tanya Kuzaki lagi dengan kebingungan


"Kau tidak mendengarkannya ya"


"Sudah ku bilang apa yang kau maksud itu? mengapa tiba-tiba kau menjadi ane– hah? apa ini?" kata Kuzaki yang bingung lalu terkejut dengan sesuatu


"Ada apa Kuzaki?"


"Suara-suara, aku mendengar suara-suara aneh ini, dan jumlahnya banyak. mereka sedang membisiki kita" jawab Kuzaki


"Oh kau mendengarkannya juga, ku kira tidak"


"Huziure, apa kau tau sesuatu tentang suara ini?"


"Entahlah, aku baru kali ini mendengarkannya. suara-suara aneh dalam jumlah yang banyak dan langsung masuk ke kepala hanya dengan melalui telinga" ujar Huziure


"Jadi begitu, memang benar jika suara-suara ini langsung masuk ke kepala. mereka seperti sedang membisiki kita, tapi aku tidak tau apa yang mereka katakan. jumlahnya banyak sehingga membuatku tidak fokus, bagaimana? mau dilanjutkan dengan keadaan begini atau memanggil anggota lain?" kata Kuzaki sambil menanyakan


"Tentu saja lanjut, ini bukan apa-apa. jika pun kita memanggil anggota lain maka kemungkinannya mereka akan mengalami seperti ini juga" jawab Huziure dengan percaya diri


"Oh, sudah kuduga kau akan menjawabnya seperti itu"


Karena jawaban Huziure adalah lanjut, mereka melanjutkan jalannya meskipun mendapatkan gangguan di kepalanya karena suara-suara aneh itu. mereka mencoba untuk mengabaikannya dan fokus namun tidak bisa, Kuzaki yang tidak fokus karena suara-suara itu mulai kesal. dirinya mencoba untuk sabar Kuzaki memegangi kepalanya dengan erat sambil menahan rasa kesal lalu jongkok


"Aghhh!!!"


Huziure yang melihat itu merasa khawatir dengan Kuzaki


"Kuzaki apa kau tidak apa-apa kan? jika kenapa-kenapa kita bisa berhenti sejenak" kata Huziure dengan rasa khawatir

__ADS_1


"Tidak, aku tidak apa-apa. kita harus melanjutkan jalannya sampai menemukan mereka" jawabnya


"Kau tidak usah memaksakan diri, aku takutnya jika kau kenapa-kenapa dan terluka parah nanti aku yang kena marah karena tida bisa melindungi rekannya" ujarnya sambil mengkhawatirkan Kuzaki lagi


"Sudah ku bilang tidak apa-apa!" bentak Kuzaki dengan nada tinggi dan menatap wajah Huziure dengan kesal


Huziure yang mendengar itu terdiam


"Kita hanya perlu mencari mereka, kita harus berusaha untuk tidak memperdulikan kejadian yang akan kita alami dan juga sebisa mungkin tidak terjadi pertarungan disini" sambung Kuzaki sambil bangkit dari jongkoknya


"Hah.... terserah lah, jangan salahkan aku jika kau kenapa-kenapa" ujar Huziure yang pasrah


Setelah mereka berdebat, muncul roh yang memiliki bentuk tubuh seperti manusia dalam jumlah banyak yang mengelilingi mereka. tubuh mereka tembus pandang, mereka seperti bukan roh jahat pada umumnya. Huziure dan Kuzaki terkejut melihat itu


"Apa-apaan mereka itu? kenapa tubuh mereka tembus pandang dan juga berbentuk manusia?!" tanya Kuzaki dengan terkejut


"Mereka mirip seperti manusia biasa, apakah mereka berada di tingkatan yang lebih tinggi dari kita?" tanya Huziure


Para roh itu mendekati mereka secara bersamaan, Huziure dan Kuzaki mundur perlahan untuk menjaga jarak dari mereka. roh itu mendekati mereka lagi dan lagi sehingga membuat Huziure dan Kuzaki terpojok, jarak mereka berdua dengan para roh itu hanya beberapa meter saja


"Kita terpojokkan" kata Huziure


"Padahal mereka hanya mendekati kita saja, tapi kita malah mundur" ujar Kuzaki sambil menertawai dirinya sendiri


"Aku rasa mereka adalah tingkat tinggi, tapi mereka tidak bersenjata" kata Huziure sambil melihat tangan mereka semua


"Apa mereka tingkat tinggi yang tidak berbahaya?"


"Matilah!"


"Ha?"


"Matilah!"


"Matilah!"


"Matilah!"


"Matilah!"


semua roh itu mengatakan itu dengan suara keras secara terus-menerus, mereka berdua yang mendengar itu kebingungan


"Oi Kuzaki, apa suara-suara aneh itu masih ada di kepalamu?" tanya Huziure


"Tidak, eh tunggu, kenapa suaranya menghilang?"


"Sudah ku duga, suara-suara aneh itu berasal mereka semua. karena banyaknya mereka yang berkata "matilah" membuat suara itu menjadi tidak beraturan dan tidak bisa didengar dengan nyaman. karena mereka ada disini jadi suara yang langsung masuk ke kepala sudah tidak ada karena suara tersebut berasal dari mereka" kata Huziure sambil menjelaskannya


"Ah, jadi begitu" kata Kuzaki yang mengerti


"Mau kita apakan mereka menurutmu, Huziure?" sambung kata Kuzaki sambil bertanya


"Karena suara mereka yang berisik dan juga menghalangi jalan kita, bunuh saja mereka hingga tidak tersisa" jawab Huziure dengan tidak berperasaan

__ADS_1


"Haha, sudah kuduga itu yang akan kau lakukan, kau memang tidak memiliki perasaan Huziure!" ujar Kuzaki dengan nada tinggi


"Tapi sebelum itu, bagaimana cara membunuhnya jika mereka tembus pandang?" sambung kata Kuzaki yang bertanya


"Benar juga, aku ganti saja. kita terobos saja mereka"


"Hah? kau serius?"


"Iya, jika mereka tembus pandang, berarti mereka bisa kita lewati" jawab Huziure


"Hah... terserah lah jika itu mau mu" kata Kuzaki yang menuruti perintah Huziure


"Kenapa kalian tidak terpengaruhi oleh suara mereka?!" kata sebuah suara yang tiba-tiba muncul


"Hah? suara siapa ini?" tanya Kuzaki


Suara itupun menunjukkan wujud aslinya, dia bertubuh seperti manusia dan juga tembus pandang


"Kau sama seperti mereka" ujar Huziure sambil melihat tubuh roh itu


"Aku memang sama seperti mereka, kami semua adalah manusia yang bunuh diri di hutan ini, lalu menjadi roh jahat untuk menghasut manusia yang datang kesini untuk mati. sejak dari awal kami memiliki bentuk seperti ini," kata roh itu


"Baru kedua kalinya aku melihat ada manusia yang tidak terpengaruhi oleh hasutan untuk mati dari kami" sambung kata roh itu


"Kedua kalinya? siapa yang pertama kali?" tanya Kuzaki


"Aku tidak tau siapa namanya, jika tidak salah dia itu seperti sedang mabuk. dia bahkan tidak mendengarkan suara-suara kami satupun" jawabnya


*Ah, jadi kekebalan milik Yushi masih berfungsi* ucap Kuzaki dihatinya dengan perasaan lega


"Jadi intinya kalian adalah roh jahat yang menghuni hutan ini. karena tubuh kalian yang tembus pandang membuat kalian tidak bisa membunuh manusia namun bisa menghasut manusia untuk mati" kata Huziure yang paham


"Yah kurang lebih begitu, dan juga kenapa kalian tidak terpengaruh oleh suara kami?" tanya roh itu


"Kami bukan manusia biasa, kami manusia yang memiliki kekuatan roh dan memiliki energi roh yang besar. tujuan kami adalah membunuh atau melenyapkannya, karena kalian tembus pandang jadi tidak bisa kami bunuh atau lenyap kan. bagi kami, hasutan kalian itu tidak berpengaruh kepada kami. namun suara kalian yang langsung masuk ke kepala kami membuat pikiran kami kacau dan menganggu" jawab Huziure sambil menjelaskannya


"Ah jadi begitu, jaman ini sudah berkembang ya" kata roh itu


"Jadi, bisakah kau dan teman-teman mu itu menyingkir dari situ" pinta Kuzaki


Roh itu dan teman-temannya menyingkir dari sana seperti yang Kuzaki pinta, mereka berdua hendak melanjutkan jalannya namun mereka ditanyai oleh roh itu


"Apa kalian akan masuk lebih dalam hutan ini?" tanya roh itu yang merasa khawatir


"Iya, kami kesini untuk mencari anggota yang hilang. dan aku merasakan tanda-tanda kehidupan dari hutan ini, apa roh seperti kalian masih ada lagi di depan?" tanya Huziure


"Tidak ada lagi, tapi sebaiknya kalian berhati-hati. karena di dalam hutan ini lagi ada seorang manusia yang seperti roh jahat, dia kuat dan juga bisa mengubah pepohonan menjadi lebih tinggi" jawab roh itu


"Oh jadi begitu, terimakasih karena sudah memperingatkan kami"


Mereka pun pergi meninggalkan para roh itu


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2