Evil Spirit Hunter

Evil Spirit Hunter
Chapter 31 Terjebak di sebuah hutan


__ADS_3

Tall tree forest Arc


Karena kapten tidak mau ikut, Kirisaki menghampiri yang lainnya tuk mengajak mereka


"Teman-teman!" panggilnya sambil berlari


"Hmm? ada apa?" tanya Yon


"Ada apa Kirisaki?" tanya Izami


"Kebetulan aku memenangkan lotre nih dan dapat salah satu dari tiga hadiah utamanya, aku dapat tiket festival hutan pohon tinggi. nah kalian mau ikut? bisa 1-6 orang maksimalnya" jawab Kirisaki


"Kau masih saja bermain permainan ilegal itu? ya ampun..." ujar Shito


"Hehe, namanya juga iseng sekalian mencoba keberuntungan" kata Kirisaki dengan cengar-cengir sambil mengelus-elus bagian belakang kepala


"Boleh, dimana lokasinya?" tanya Izami dengan menyetujuinya


"Hmmm... kalo di lihat dari tiket ini, lokasinya.... di hutan Aokigahara" jawabnya sambil melihat tiketnya


"Huh?!"


Semua orang langsung terkejut dengan apa yang Kirisaki katakan


"Kirisaki, kau tidak bercanda kan?" tanya Yon dengan terkejut


"Tidak, emangnya ada apa dengan lokasi itu?"


"Kau ini padahal warga Jepang tapi tidak tau tentang hutan itu ya, hutan Aokigahara atau disebut juga dengan 'Hutan bunuh diri' pada era dahulu, banyak orang yang bunuh diri disana. jika kau mengatakan tujuan mu kepada orang lain maka mereka akan cemas denganmu, walaupun ini sudah masa depan, tapi semua orang masih mempercayai itu. aku dengar-dengar rumornya bahwa disana banyak roh-roh jahat, jika kau kesana maka kau akan terasa dipanggil olehnya dan kau akan disesatkan oleh mereka" jawab Yon sambil menjelaskannya


"Oh jadi begitu, lalu tiket yang ku dapat ini apa berarti?"


"Kemungkinan, mereka menipu mu, orang yang menghadiahkan itu"


"Hummm... kalau begitu, kenapa ini ada masa berlakunya?" kata Kirisaki sambil menunjukkan tiketnya


*Ini kan...!!!*


"Masa berlakunya hari ini tanggal 18 Agustus 2037 sampai 28 Agustus 2037, tapi ini aneh sekali..."


"Kenapa emangnya?"


"Tidak mungkin bukan ada sebuah festival di tempat itu, disana terdapat banyak tanda larangan untuk masuk dan juga jika festivalnya berada di dalam hutan maka kita akan tersesat dan tidak bisa kembali" jawab Yon


"Benar juga sih... jadi ku robek saja ya" ujar Kirisaki sambil hendak merobek tiketnya


Sebelum dia merobek tiketnya, salah satu anggotanya yang bernama Shinji Mikazura menghentikannya


"Jangan robek dulu" cegah Shinji sambil memegangi tangan Kirisaki


"Kenapa?"


"Ini adalah tiket dan ini gratis, jadi kita harus memakainya dulu untuk menghargai orang menghadiahi ini"


"Tapi ini kan dari lotre, jadi untung-untungan"


"Tetap saja kau harus menghargainya, dia sudah mendapatkan tiket itu susah-susah dan dijadikan hadiah untuk membuat orang yang mendapatkannya senang"


*Shinji Mikazura, dia adalah anggota paling terbodoh dari semua cabang organisasi dan dia berada disini, apalagi dia lemah dan memiliki sifat sombong dihadapan banyak orang* ujar Izami dihatinya


"Hummmm... baiklah tiket ini buat mu saja, terserah mu mau di pakai atau tidak" kata Kirisaki sambil menyerahkan tiketnya ke Shinji


"Ah, terimakasih, kau belum tau namaku kan?"

__ADS_1


"Sudah, namamu Shinji Mikazura kan? kau adalah veteran atau senior ku, dan aku dengar-dengar kau itu lemah"


"Apa kau bilang? berani-beraninya kau memanggilku lemah? lihatlah tempat mu, anjing kampung! aku salah satu dari keluarga terkaya di Tokyo, jadi kau harus menghormati ku!" ujarnya dengan angkuh


*Sikapnya sudah seperti para bangsawan jaman dulu saja* kata Kirisaki dihatinya


"Tuan Shinji yang keren nan ganteng, dalam masalah ini anda tidak perlu mengambil tindakan seperti mencegah Kirisaki tuk merobek tiketnya, anda hanya harus diam. maka dari itu kembalikan tiket itu kepada Kirisaki" ujar Yukimura sambil berpura-pura menghormati Shinji


"Ah, aku tau. tapi tidak sopan bukan jika ingin merusak barang yang sudah orang lain raih dengan kerja keras" kata Shinji


"Justru anda tidak sopan lagi, karena barang itu sudah resmi menjadi miliknya jadi dia bebas menggunakan barang itu, sedangkan anda malah mencegahnya saat dia mau melakukan sesuatu ke tiket itu. bilang saja anda ingin tiket gratis bukan?" kata Yukimura


"Iya, iya. omong-omong apa ini?" tanya Shinji sambil menunjukkan tiketnya


"Ini kan.... seperti sidik jari" jawab Kirisaki


"Oh begitu, ku coba saja ya"


"Tunggu dulu– eh? apa ini?!"


Shinji mencoba meletakkan jarinya ke tiket itu, lalu sebuah sebuah borgol muncul di tangan mereka kecuali Shinji


"Oi, Shinji!! apa yang kau lakukan hah?!!!" tanya Izami dengan rasa kesal


"Entah lah, aku hanya mencoba meletakkan jari ku ke tiket itu lalu kalian semua terkena borgol kecuali aku" jawabnya sambil tidak mengerti


"Oi, Shinji. cepat robek tiket itu!!!" kata Kirisaki dengan matanya yang menyala merah


"Hmmm... baiklah"


Shinji langsung mencoba apa yang Kirisaki katakan, dia menyobeknya sebuah cahaya berwarna putih muncul menutupi pandangan mereka dan mereka semua pun hilang dari sana,


Kapten yang sedang berjalan kearah ruangan mereka melihat sebuah cahaya putih, karena khawatir dia langsung kesana. setibanya disana Kitsurugi tidak menemukan mereka


Di Aokigahara


Sebuah cahaya yang sama muncul di sana juga, lalu setelah cahaya itu hilang mereka berenam muncul disana dalam keadaan berdiri


"Eh? hutan?" tanya Kirisaki sambil melihat sekelilingnya


"Ini, hutan...." kata Yukimura


"Ini hutan yang banyak pohonnya dan juga, pohonnya tinggi semua" ujar Yon


"Oi, Shinji! kemana kau membawa kami pergi hah?!" tanya Zousei sambil marah-marah


"Jangan emosi dulu, Anjing kampungan! aku juga tidak tau kita ada dimana" jawabnya


"Cih, padahal kau yang membawa kita semua kesini, tapi kau malah tidak tau" kata Zousei dengan kesal


Izami berjalan kedepan sambil melihat-lihat sekeliling dan berpikir


*Hmmm... ini hutan dan juga pohonnya tinggi sekali, dan juga disini sejuk karena cahaya matahari terhalangi oleh daun-daun pohon itu. apa ini Aokigahara? tidak mungkin, jika memang benar lalu kenapa pohonnya menjadi setinggi ini? jika aku lihat-lihat di internet lokasi masuknya tinggi pohon itu kecil namun jika menyusuri lebih dalam lagi pohonnya akan setinggi seperti ini, apakah kami berada di dalam hutan Aokigahara?* pikir Izami dihatinya sambil berjalan dan bertanya-tanya


Secara tidak sadar, Izami menengok kebelakang dirinya hampir menjauh dari mereka. tidak lama kemudian dia mendengar sebuah suara keramaian tak jauh dari tempatnya berdiri, karena penasaran dia berjalan maju dan terlihat sebuah tempat masuk festival


"Hah? ini festival? tunggu di dalam hutan Aokigahara memangnya ada festival? dan juga festival ini namanya hampir mirip dengan yang ada di tiket itu"


Izami pun langsung memanggil yang lainnya


"Oi kalian semua! kesini lah!" panggilnya


"Ada apa Izami?" tanya Yukimura yang datang menghampiri nya

__ADS_1


"Lihat lah, ada sebuah festival disana"


Mereka langsung melihat kedepan dan mereka melihat sebuah festival


"Woah, jangan bilang jika festivalnya ini memang benar ada" kata Shinji dengan matanya yang berkilau dan terkagum-kagum


"Oi, apa kau tidak bercanda bukan? tidak mungkin ada sebuah festival di tengah-tengah hutan seperti ini!!" ujar Yon


"Ayo kita masuk, kita harus menikmati ini" ajak Shinji dengan gembira


"Tidak" tolak mereka dengan mentah-mentah


"Dasar anjing kampungan tidak tau diri, padahal semua ini berkatku, karena aku kita berada di hutan seperti ini dan menemukan festival"


"Aku tidak peduli jika kau mengejek kami, kau saja sana yang pergi" kata Yon


"Baiklah jika begitu, lihat saja kalian akan menyesalinya!"


"Lihat saja!"


"Lihat saja!"


kata Shinji sambil berjalan ke festival itu


Setelah Shinji memasuki festival itu, tiba-tiba borgol yang ada ditangan mereka muncul lagi dan membawa mereka memasuki ke festival itu secara paksa, borgol itu membawa mereka kearah Shinji


"Eh? kenapa kalian mengikuti ku?" tanya Shinji saat menengok kebelakang


"Entah lah, sepertinya borgol ini membawa kami kesini" jawab Izami


Kemudian Shinji langsung tersenyum lebar hingga giginya kelihatan dan memasang wajah licik


*Apa-apaan eksepsinya itu? dia seperti sedang senang tapi wajahnya itu terlihat menjijikkan* kata Kirisaki dihatinya sambil memandang jijik wajah Shinji


"Jadi begitu, aku mengerti kenapa kalian bisa mengikuti ku" ujarnya


"Karena borgol yang berada di tangan kalian semua itu jika kalian tidak patuh dengan ku maka borgol itu akan langsung mengikuti ku dengan paksa" lanjut kata Shinji


"Hah?! apa-apaan itu? kau menyuruh kami untuk patuh kepada mu?" tanya Yon sambil membantahnya


"Kau tidak usah protes, anjing kampungan. karena aku berasal dari salah satu keluarga terkaya di Tokyo maka seharusnya kalian yang hanya anjing kampungan itu patuh dan nurut kepada ku! kalian tidak boleh membantah!" jawabnya


"Hah? kau bilang kami hanya anjing kampungan?! grrrgghh... kau itu hanya beban bagi organisasi! kau tidak bisa apa-apa hanya sombong dan angkuh saja kau yang bisa. kau saja sampai meminta para pemula untuk melindungi mu yang sudah lama bekerja di organisasi ini, selama kau berada disini kau tidak bisa berbuat apa-apa" balas kata Izami dengan penuh emosi


"Kau pernah dengar kan jika orang lemah itu harus di lindungi oleh orang yang kuat?"


"Tapi kau itu adalah senior dari para pemula, jika kau masih pemula dan lemah itu wajar. namun kau itu sudah senior tapi lemah dan juga sombong"


"Hei, sudah-sudah. jangan marah-marah terus" kata Kirisaki sambil berusaha menenangkan mereka


Setelah Kirisaki memisahkannya, mereka lanjut berjalan di festival itu, Susananya ramai dan juga banyak tempat hiburan. di jauh belakang mereka, ada seorang pemabuk yang sedang berjalan di hutan itu, dia tidak sengaja melihat mereka yang berada jauh didepannya dengan pandangan agak kabur. dia pun langsung memanggilnya


"Hei.... kalian semua!!!!" panggilnya


"Jangan kesana!!! disana kalian tidak bisa pulang lagi lho..."


Dia terus memanggil mereka tapi mereka tidak mendengarnya, mereka terus berjalan kedalam hutan itu hingga muncul sebuah kabut yang menutupi mereka


"Cih, kenapa mereka tidak mendengarkan ku? mereka terus masuk kedalam hutan itu. apa yang mereka sedang lakukan? padahal tidak ada apa-apa disana, apa mungkin para roh jahat memanggil mereka? ah, bisa jadi. aku harus melaporkannya ke polisi atau siapapun"


"Tapi, bagaimana caranya aku agar bisa kembali? padahal aku tidak pergi jauh, apa karena aku mabuk? ah peduli setan lah" ujar si pemabuk itu


Pemabuk itu pergi meninggalkan hutan meskipun dengan pandangan kabur dan ingatan yang tidak jelas untuk melaporkan tentang mereka

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2