
*Aku..... sejak berumur 17 tahun kehidupan ku berubah, yang awalnya baik-baik saja sekarang menjadi tidak baik-baik saja. karena saat usia itu aku sudah menjadi PEMBUNUH*
3 Tahun lalu di SMP Kitsurugi Nanaki bersekolah, jam 12.00 saat istirahat
Kitsurugi sedang duduk di bangkunya setelah itu, teman-temannya datang menghampiri dirinya
"Hey Kitsurugi, kau mau ngapain hari ini?" tanya salah satu temannya
"Hmmm, entahlah aku sendiri bingung mau ngapain" jawabnya
"Kau dari dulu memang membosankan ya..." keluh temannya setelah mendengar jawabannya
Kitsurugi bangun dari kursinya dan berjalan ke luar kelasnya, sebelum dia keluar, temannya menanyai dirinya
"Mau kemana kau Kitsurugi?" tanya temannya
"Ke suatu tempat yang tidak perlu kalian ketahui" jawabnya dengan wajah dingin
Dia lanjut berjalan dan meninggalkan kelas itu, saat dia berjalan di sebuah lorong secara tidak sengaja dia menemui seseorang. dia langsung menyapa nya
"Hai... Yui" sapa nya
"Ah Nii-san...."
^^^Nii-san: kakak dalam b.jepang, maaf saya wibu :)^^^
"Kau mau kemana Yui?"
"Aku ingin menemui seseorang"
"Seseorang? siapa dia?"
"Itu rahasia.... lagipula Nii-san ga perlu tau"
"Ok... baiklah jika kau dalam masalah, panggil aku saja"
"Baik.."
*Tadi itu adalah adikku, Yui Nanao, dia sering dipanggil Yui. dia sangat cantik sehingga dia pun menjadi populer satu sekolah, namun semua perempuan tidak ada yang iri karena Yui berteman baik dengan semua perempuan. rata-rata banyak laki-laki yang tidak tau diri mengincar dirinya sehingga aku harus melindunginya dari mereka semua*
Pembicaraan mereka selesai, Yui pun meninggalkan kakaknya dan segera menemui seseorang yang dia ingin temui. Kitsurugi terus berjalan di lorong yang ramai orang. setelah terus berjalan, dia tiba di toilet dia pun buang air kecil. setelah selesai, dia keluar dan saat dia keluar dia sudah di hadang oleh beberapa laki-laki
"Huh? siapa kalian? kenapa kalian ada disini?" tanya dirinya
"Tidak apa-apa kok.... hanya saja kami ingin membawa mu ke suatu tempat" jawab salah satu dari mereka
"Hah? apa yang kau mak–
"Ghak!!!"
Orang itu meninju perut Kitsurugi sehingga membuatnya terpingsan, dia diangkat oleh orang tersebut. yang lainnya juga mengikutinya untuk ke suatu tempat
30 menit istirahat berlalu, bel pun berbunyi keras dan kini mereka kembali masuk ke kelas masing-masing. saat di kelas salah satu teman laki-lakinya Kitsurugi terkejut karena dirinya tidak masuk ke kelas, dia pun menanyakan itu kepada gurunya
"Pak... dimana Kitsurugi?" tanya dirinya
"Kitsurugi? entahlah bapak tidak melihatnya" jawab gurunya
Dia pun lanjut menanyai semua temannya
"Apakah dari kalian ada yang liat Kitsurugi?" tanya dirinya
"Tidak....." jawab semuanya
"Apakah dia pergi ke kantin? tadi saat ku tanyai mau bermain apa dia tidak mau jadi kemungkinan dia pergi ke kantin" usul salah satu temannya
"Iya, mungkin dia ke atap sekolah untuk bolos dari pelajaran, bukankah wajahnya itu selalu murung dan dingin? jadi mungkin dia bosan" usul salah satu temannya lagi
Usulan itu membuat dirinya bingung dan dia membuat alasan tentang Kitsurugi
"Tapi.... walaupun dia murung dan dingin dia tidak pernah bolos sekolah?"
"Kau benar juga ya...."
"Sudah-sudah, nanti setelah pulang sekolah kita cari dia saja sekarang kita lanjutkan pelajarannya dulu" ujar gurunya
2 Jam pun berlalu dan kini mereka pulang, sebelum pulang mereka mencari Kitsurugi ke seluruh ruangan sekolah. namun, satu dari mereka pun tidak ada yang menemuinya. pencarian mereka pun berakhir dan mereka akan melanjutkankannya besok
Di sebuah tempat yang lumayan jauh dari Sekolah, disana terdapat teriakan seorang perempuan yang keras namun tidak ada orang yang mendengarnya
"Emmm... em.... mmmm...." teriak seseorang itu dengan mulutnya yang di tutupi menggunakan lakban hitam yang tebal
*Sepertinya aku mendengar seseuatu, tapi apa itu dan juga mengapa aku tidak bisa melihat? oh iya kalau tidak salah aku di tinju orang itu dan aku pun pingsan?? entahlah aku tidak tau yang penting apakah aku dalam bahaya* Kata Kitsurugi di hatinya
"Oh kau sudah sadar rupanya?"
*Ha? apa yang dia maksud?*
"Baiklah kan kubuka lakban itu"
Orang itu membuka lakban nya yang berada di wajah Kitsurugi, setelah lakban itu lepas dia kaget karena dia berada di tempat lain
*Dimana aku? siapa mereka?.... sepertinya aku berada di bawahnya jembatan* kata Kitsurugi di hatinya sambil melihat sekelilingnya
Setelah melihat sekelilingnya dia terkejut karena melihat adiknya yang sedang di tutupi mulutnya menggunakan lakban hitam, dia langsung marah kepada mereka semua
"APA YANG KALIAN LAKUKAN KEPADA YUI?!" tanya dirinya dengan rasa marah
"Hei... santai lah, lagipula adik mu belum kami apa-apain kok" jawab salah satu dari mereka
"Belum di apa-apain? apa yang KAU MAKSUD?!"
"Santai lah... nanti kau sendiri akan tau"
"Ichiro-san apa yang harus kita lakukan? dia sudah bangun" tanya salah satu dari mereka
__ADS_1
"Tidak apa-apa lagipula aku menunggu saat-saat ini" jawab Ichiro dengan senyum
*Ichiro? bukankah dia ketua OSIS? kenapa ketua OSIS ada disini? jangan-jangan dia yang merencanakan ini?!* pikir Kitsurugi di hatinya
"Lepaskan saja lakban nya" kata Ichiro
"Baik..."
Mereka langsung melepaskan lakban yang ada di mulutnya Yui. Yui pun mulai berbicara kepada kakaknya
"Nii-san!! hah... hah... tolong... selamatkan aku!!" teriak Yui
"Yui!!! haghh!! sial... kenapa ada rantai yang mengikat ku?!"
"Ya ampun adikmu Yui itu gampang di tipu ya.." kata Ichiro
"Apa maksudmu? jangan bilang.... kau yang ingin di temui Yui?!"
"Benar, walaupun tampang mu dingin dan pendiam tapi kau cukup pintar"
"Sialan kau!!!! hegh!!! lepaskan aku dari sini sialan!!!" teriak Kitsurugi dengan perasaan marah
"Percuma saja, kau tidak dapat melepaskan rantai itu..." jawab Ichiro dengan senyum
"Sialan!!!!!"
"Nah sekarang, kau akan melihat adikmu yang akan di perkosa oleh semua laki-laki disini.. hahahaha...." ujar Ichiro dengan tawanya
Yui dan Kitsurugi langsung terkejut setelah mendengar itu
"Ke-Ketua.... kenapa... kenapa kau ingin melakukan begitu?.... padahal kau selalu baik dan ramah kepada semua siswa dan juga guru...." tanya Yui sambil dirinya menangis
"Kau!!! jadi selama ini, kau selalu menyembunyikan sisi buruk mu dari semua orang?! padahal ku kira kau adalah ketua yang memberi sebuah cahaya Kepada siswa yang tidak baik... tapi justru kau sendiri berperilaku begitu..." kata Kitsurugi dengan wajahnya yang kesal
"Tidak, sebenarnya aku tidak menutupi apa pun dari kalian semua....
"Lalu kenapa kau melakukan ini?!!" kata Kitsurugi sambil mencela perkataannya
"Diam kau!! dengarkan penjelasan ku selesai dulu!!!" jawab Ichiro dengan kesal
"Sejak aku lahir aku memang baik dan ramah saat masuk SMP pun aku bersikap begitu... tapi setelah aku menjadi ketua OSIS dan mendengar ada seorang siswa perempuan kelas 1 yang cantik. aku pun langsung melihatnya, saat melihatnya aku terdiam dan terpaku kepada dirinya, entah mengapa aku merasa jatuh cinta kepadanya. aku selalu memikirkannya saat berada di manapun namun setelah melihat laki-laki yang menghampiri dirinya aku merasa cemburu karena saat mereka bersamaan. dan laki-laki itu adalah kau Kitsurugi Nanaki!! setelah mengetahui itu aku langsung mencari tau tentang dia setelah tau, aku merasa lega namun aku masih cemburu karena mereka sangat dekat maka dari itu......
aku membawa Kitsurugi kesini untuk melihat adiknya Yui yang di lakukan seperti itu oleh semua laki-laki yang ada disini didepan matanya. kadang cinta itu membuat kita tergila-gila" jawab Ichiro dengan senyum
"Kau!!!!!! sialan kau!!! aku pasti akan membunuh mu!!!"
"Membunuh ku? hah, jangan bercanda, bagaimana caramu untuk membunuh ku saat dirimu sedang terikat?"
"Nii...Nii-san!!! tolong selamatkan aku!! Yui tidak peduli apakah Nii-san akan membunuh mereka semua atau tidak. yang penting aku selamat" kata Yui
"Yui... kau..."
"Baiklah, kalian para laki-laki... apa kalian bersedia?" teriak Ichiro
"Baiklah kita mulai pestanya...." kata Ichiro
"Tidak.... tidak... jangan!!!! menjauh lah dari ku!!!" pinta Yui
Mereka semua berjalan kearah Yui dengan telanjang dada. Yui berteriak meminta tolong kepada kakaknya namun dia sedang terikat
*Sialan!!! aku terlalu lemah!! aku lemah!! sangat lemah!! padahal ayah dan ibu mengandalkan ku untuk menjaga Yui dari siapa pun!! aku lemah!!! akhhhh sialan!!!* ujar Kitsurugi di hatinya dengan rasa kesal
^^^Edit: Oke, gua apus karena agak berbahaya^^^
Para lelaki itu terus melakukan itu kepada Yui di depan Kitsurugi. Kitsurugi yang tidak bisa berbuat apa-apa dia diam dan melihat itu. dia kesal kepada dirinya sendiri karena dirinya lemah. setelah beberapa saat dia melihatnya, angin berhembus sangat kencang saking kencangnya sampai Kitsurugi mendengar sebuah suara
"Melawan lah untuk melindungi!"
Dia langsung terkejut setelah mendengar suara itu
*Siapa itu? kenapa ada suara? apa ada orang lain selain kami? seharusnya tidak mungkin, tapi suara itu mengatakan aku harus bertarung untuk melindungi adikku. tapi aku sendiri lemah!!*
"Hei, Kitsurugi!!! sepertinya adik mu Yui ini ketagihan!!! hahahaha....." kata Ichiro dengan perasaan senang dan tertawa
"SIALAN KAU!!! AKAN KU BUNUH KAU SUATU SAAT!!"
"Hahahaha.... suatu saat yang kau tunggu itu tidak akan pernah ada!!! hahahaha!!!" kata Ichiro dengan tawanya
"SUATU SAAT ITU PASTI... PASTI AKAN ADA!!"
"Krak...."
Terdengar suara rantai yang patah dari arah Kitsurugi. mereka semua langsung terkejut setelah mendengar itu
"Suara apa itu?'
"Bukan kah suara ini seperti rantai yang patah?"
"Benar juga, tapi bagaimana bisa dia mematahkan rantai itu, padahal dia tidak bisa kemana-mana"
"Oi tenanglah!! kita harus melanjutkannya"
"Melanjutkan? apa yang kau maksud melanjutkan itu?" kata Kitsurugi
Kitsurugi yang sedang di ikat dengan rantai kini dia malah berada di belakang mereka dan menyuruh Yui tuk memakai pakaiannya
"B-Bagaimana bisa kau ada di sini?!"
"Bukankah kau sedang di ikat?!"
"Akhhh sialan kau!!!"
"Bagaimana bisa kau lepas dari rantai itu KITSURUGI?!" tanya Ichiro dengan nge-gas
"Aku mematahkan rantainya" jawabnya dengan wajah yang santai
__ADS_1
"Apa maksudmu?! bagaimana bisa kau mematahkannya?!" tanya Ichiro lagi
"Sebelum aku menjawabnya, kalian harus tersiksa dulu"
"Ha? apa yang kau maksud?!"
..."Gravitasi: 100 gravity"...
"!!!!!!"
"Apa?! kenapa tubuhku tersujud begini?!!"
"Sial tubuhku tidak bisa bergerak!!!"
"Sialan!!! Kitsurugi apa yang kau lakukan pada kami?!" tanya Ichiro
"Sebuah hukuman" jawab dirinya
"Apa?! bagaimana bisa?! bagaimana bisa kau melakukan hal beginian?!!" tanya Ichiro lagi dengan kesal
"Rahasia"
"Sialan kau!! padahal aku ketua OSIS mu Lo!!!"
"Ketua OSIS?! HAH?! JANGAN BERCANDA SETELAH KAU MELAKUKAN ITU KAU MENYEBUT DIRIMU SEBAGAI KETUA OSIS?! KAU ADALAH MANUSIA YANG BIADAB. SEBAIKNYA KAU DI HUKUM OLEH TUHAN! tapi dia sendiri sudah mengutus pembunuh yang akan membunuhmu!! yaitu aku!!!"
"Apa yang kau maksud?! denga–
"Ghak!!!"
Ichiro terlempar kesana kemari dengan cepat di bawah jembatan itu berkat kekuatan Kitsurugi. dia pun melakukan hal yang sama kepada yang lainnya, dia menyiksa mereka sampai terluka berdarah yang sangat parah
"Ghak!!! sialan kau!! kau pasti akan di keluarkan dari sekolah!!!" kata Ichiro
"Di keluarkan? justru kau lah yang di keluarkan dari sekolah"
"Aku? hah! tidak mungkin! aku kan ketua OSIS nya! jadi aku paling banyak didukung"
Mereka semua cepat-cepat memakai bajunya dan langsung pergi dari sana, Kitsurugi dan Yui masih berada di sana dan membicarakan sesuatu
"Nii-san.... aku saat itu takut sekali... aku hampir tidak bisa berpikir apa-apa pikiran ku seperti kosong" ujar Yui sambil ketakutan
"Tidak apa-apa Yui, mulai sekarang aku akan menjaga mu karena aku sudah kuat. ayo pergi dari sini sebelum malam dan jangan bicarakan ini kepada orang tua kita ya"
"Baik... pasti tidak akan ku beritahu"
Keesokan harinya, ruangan kepala sekolah terlihat sangat ramai saat Kitsurugi dan Yui datang. saat mereka melihat Kitsurugi, mereka langsung menahannya dan segera membawanya ke ruangan kepsek
Di ruangan itu, Ichiro ketua OSIS sedang berbicara dengan kepsek dan saat Kitsurugi datang ke tempat itu, dia langsung menyalahkannya
"Ini dia orangnya pak!" kata Ichiro sambil menunjuk kearah Kitsurugi
"Kitsurugi, sini duduk" pinta pak kepsek
"Baik pak"
Kitsurugi langsung duduk seperti yang kepsek minta. pak kepsek menanyai nya dengan tenang
"Kitsurugi, apa benar kau bertengkar dengan Ichiro sampai dia keluar darahnya?"
"Iya"
Mereka terkejut setelah mendengar jawaban Kitsurugi dan langsung ribut
"Jadi, kenapa kalian bertengkar?"
"Dia memperkosa adikku Yui dengan laki-laki lainnya pak"
"Apa?!!"
Mereka terkejut lagi dengan jawaban Kitsurugi
"Tidak! itu tidak benar!! dia bergelut denganku karena dia merasa bosan!!" kata Ichiro dengan perasaan panik
"Kitsurugi, apakah yang Ichiro katakan benar?"
"Tentu saja tidak!"
"Apa-apaan itu?! kenapa kau memfitnahku dengan begitu?!" tanya Ichiro dengan panik lagi
"Dia panik pak, jika dia panik maka dia pasti melakukan itu. dan luka-luka itu aku yang menyebabkan itu karena aku kesal Kepadanya karena telah memperkosa adikku Yui"
"Jangan Fitnah kau!! kau mengarang itu!!" kata Ichiro dengan panik
"Mengarang? jika aku mengarangnya maka seharusnya aku panik dan ingin mengalihkan pembicaraan. tapi justru kau yang panik"
"Baiklah aku sudah menentukannya!!!" ujar kepsek
"Apa itu pak?" tanya Kitsurugi
"Yang akan di keluarkan dari sekolah adalah...... ketua OSIS ICHIRO!!"
"Kenapa aku pak?!"
"Karena aku sudah melihat nya dengan mataku sendiri!"
"Ha? apa?" tanya mereka berdua
"Saat sore, aku melihat seseorang yang berada di bawah jembatan, setelah melihatnya dengan dekat, aku melihat Kitsurugi sedang terikat oleh rantai dan setelah mengintip sedikit. aku melihatnya... Ichiro dan lainnya sedang melakukan itu. ku kira itu hanyalah halusinasi ku saja setelah mendengar Kitsurugi aku sudah tidak meragukannya lagi"
"Tidak.... tidak mungkin...."
Ichiro pun dikeluarkan dari sekolah dan dia langsung dihina-hina oleh semua murid
Bersambung.....
__ADS_1