
Setelah mereka membicarakan itu, mereka pun pergi pulang apartemennya Kirisaki dan segera tidur walaupun belum malam hari. di malamnya dia tidak sengaja terbangun pada jam 12 malam, dia berjalan menuju dapur untuk minum sambil menahan rasa kantuk
"Haaaahhh.... kenapa aku terbangun malam-malam begini ya? sudahlah habis minum ku lanjutkan tidurku" ucap dirinya sambil menahan kantuk dan minum
Dia berjalan lagi untuk melanjutkan tidurnya, dia pun tertidur lelap di futon, pagi harinya tanggal 15 Agustus 2037 mereka terbangun dan langsung mandi, selesai mandi mereka langsung menuju ke markas tanpa sarapan di jam 07.30.
"Oi Kirisaki, yakin kita berangkat jam segini? ini masih terlalu pagi Lo, lagipula kita belum sarapan." tanya Shito di dalam mobilnya Kirisaki yang sedang jalan
"Kita akan berlatih dulu bodoh, sebelum penyerangan kita harus latihan dulu agar bisa sekuat tenaga untuk menyerang." jawab Kirisaki sambil mengemudi mobilnya
"Kan yang ikut penyerangan itu kau, bukan aku. jadi, kenapa aku ikut juga?" tanyanya lagi
"Kau mau terus menjadi lemah? jika tidak mau, maka dari itu kita harus latihan untuk memperkuat diri agar dapat melawan musuh yang lebih kuat lagi. kau mau di one hit k.o sama roh tingkat tinggi atau menengah? pastinya tidak mau." jawab Kirisaki dengan tegas
"Hah..... ya sudah mau bagaimana lagi" kata Shito dengan perasaan pasrah
Shito pun pasrah dan akhirnya dia memutuskan untuk ikut ke tempat pelatihan. sesampainya disana, walaupun masih pagi, tapi suasana disana ramai dan ribut. ada yang berlatih dan ada juga yang mengobrol. saat mereka masuk mereka langsung menjadi pusat perhatian, semua orang disana menatap mereka dan berbisik-bisik kepada yang lainnya
Mereka berdua berjalan menuju ke tempat pelatihan yang gelap itu seperti sebelumnya, walaupun pusat perhatian, mereka tetap berjalan tanpa memperdulikan mereka. setibanya disana, ada seseorang yang sedang berlatih juga, karena ada orang mereka bertanya kepadanya "Kenapa kau ada disini? kau tidak dengan yang lainnya?" tanya Kirisaki kepada orang itu.
"Oh, apa kau Kirisaki? aku mendengar tentang mu dari mereka, katanya kau dan dia satu tim dengan Izami?" tanya balik dirinya
"Iya benar, kami satu tim dengan Izami-san" jawab Kirisaki
"Walaupun kalian pemula tapi kalian hebat juga ya bisa satu tim dengannya" ujar dirinya
"Yah.. itu biasa saja kok, lagipula kami masih belum seberapa dibandingkan dengan anggota lainnya." jawab Kirisaki
"Jika kalian satu tim dengannya, berarti kalian spesial"
"Kenapa begitu? kami biasa saja kok"
"Awalnya, pemula harus satu tim dengan pemula lainnya dan berlatih di tempat latihan untuk memperkuat diri, tapi kalian malah satu tim dengan veteran. yang berarti kalian di anggap spesial oleh kapten maupun anggota veteran lainnya, mereka semua yang berada di markas dan mengadakan rapat adalah veteran. dan para pemula jarang sekali ke tempat itu." jawab dirinya sambil menceritakan itu
"Oh begitu, lalu kau sendiri veteran atau pemula?" tanya Kirisaki sambil memiringkan kepalanya
"Aku ini veteran, tapi aku tidak berada di Tokyo, melainkan Kyoto. aku bertugas disana untuk membunuh roh jahat." jawab dirinya
"Ah, jadi begitu. lalu, siapa namamu?" tanya Kirisaki
"Oh maaf jika aku lupa mengatakan namaku. namaku adalah Youra Tou, kalian bisa memanggil ku Youra." jawab Youra dengan ceria
"Oh salam kenal, Youra-san!" seru Kirisaki dengan memanggil namanya
__ADS_1
Shito yang berdiam diri di situ, akhirnya berbicara kepada Kirisaki. "Oi, katanya mau latihan, tapi kenapa kau malah melama-lamakan?" kata Shito dengan wajah heran
"Ah maaf-maaf, kalau begitu aku pergi latihan dulu ya"
"Oh tidak apa-apa, lagipula aku juga mau pulang." ujar Youra
Youra pergi keluar dari sana dan pergi, sementara mereka berdua latihan disana. mereka berlatih secara sungguh-sungguh. mereka mempelajari Hakudo, Bakudo dan Kido kemudian menghafalkannya sekuat tenaga sampai sore hari. di sorenya hanya ada mereka disana sementara yang lainnya sudah pulang. karena tau tentang itu, mereka pun menyudahi latihannya dan berbicara tentang teknik apa yang sudah di hafalkannya
"Kirisaki, kau sudah menghafalkan apa saja?" tanya Shito sambil mengambil minuman lalu meminumnya
"Aku sudah hafal Hakudo 101, Hakudo 99, Bakudo 98, Bakudo 102, dan Kido 97 itu saja sih, walaupun hanya segitu tapi itu menguras tenaga banyak"
"Oh begitu, kalo aku sendiri Hakudo 98, Bakudo 97, Bakudo 99, Bakudo 92 dan Kido 102. aku hanya menjadi pendukung bukanlah penyerang, maka dari itu aku banyak menghafalkan Bakudo." ujar Shito dengan lega
"Latihan itu memang melelahkan ya, tapi dengan latihan kita bisa menjadi lebih kuat daripada sebelumnya." kata Kirisaki
"Kau benar." kata Shito
"Baiklah, ayo kita pergi. ini sudah sore, sebelum malam tiba, kita makan dulu dan mandi dulu." pinta Kirisaki sambil berdiri
"Ya, kau benar. hanya ada kita saja yang disini, yang lainnya tidak ada." ujar Shito sambil berdiri dan melihat tempat latihan yang kosong
Mereka pergi dari tempat itu dan pulang lalu mandi sebelum malam tiba, malamnya Kirisaki bersiap-siap untuk berangkat bersama Shito pada jam 19.30 karena kapten memberitahukannya begitu. sesampainya, mereka disambut dengan anggota yang ikut dan kapten, kapten menyuruh untuk menitipkan mobilnya di markas agar tidak hilang
"Eh? aku?" tanya dirinya dengan terkejut
"Iya, kau bisa kan mengendarai mobil? atau belum bisa?" tanya kapten balik
"Eh... anu... sebenarnya aku belum bisa, saat pertama kali uji coba mengendarai mobil saja aku sampai tertabrak beberapa kali, untungnya itu hanya mobil uji coba jadi tidak apa-apa hehehe...." jawab Shito sambil membayangkan dirinya saat uji coba mengendarai mobil dan tertawa kecil
*Mobil uji coba? apa tidak rugi tuh yang punya mobilnya, mobilnya rusak karena uji coba saja* tanya kapten di hatinya dengan heran
"Ya sudah lah jika kau tidak bisa, kau pulang saja jalan kaki atau naik bus saja, daripada memakai mobil Kirisaki lalu rusak gara-gara kau." pinta kapten kepada Shito dengan sedikit menyingungnya
"Ah, baiklah" ucap Shito dengan mengerti
"Baiklah, semuanya. kalian sudah siap bukan?" tanya kapten kepada mereka
"Tentu saja!" jawab mereka dengan penuh semangat
Dengan penuh semangat mereka langsung pergi menuju ke stasiun kereta sementara Shito pergi pulang, mereka pergi mencari stasiun terdekat yang ada disana, di tengah perjalanan Kirisaki bertanya kepada kapten tentang hal itu. "Kapten, apakah keretanya benar-benar ada di stasiun terdekat sini?" tanya Kirisaki sambil berjalan
"Tidak, kereta nya berada di tempat yang jauh dari sini. tapi meskipun begitu, kita bisa membuka jalan untuk ke kesana dengan kereta yang ada di stasiun terdekat. maka dari itu kita harus mencari stasiun terdekat untuk menjadi jalan ke sana." jawabnya sambil menjelaskannya
__ADS_1
"Aku paham, aku baru tau ada yang begituan, ku kira kita harus ke tempat stasiun kereta itu dulu." Kirisaki paham akan apa yang kapten jawab
Setelah lamanya berjalan kaki, mereka menemukan stasiun yang ada disana. mereka langsung masuk ke sana, di stasiun itu sangat ramai dan ribut. mereka membeli tiketnya dan menunggu hingga kereta datang. karena kebetulan beruntung kereta itu datang setelah beberapa menit mereka datang di stasiun. semua orang langsung masuk kedalam begitu pula mereka.
di dalamnya sebelum kereta itu berangkat, tangan kanan kapten mengarah kedepan dan jarinya membentuk seperti mencekram seseuatu. pada saat yang sama, penumpang lainnya yang melihat itu kebingungan dengan apa yang sedang dilakukan mereka
"Apa yang dilakukan mereka ya?"
"Apa mereka orang gila?"
"Siapa mereka? apa mereka pencuri?"
"Ibu? siapa mereka?"
"Entahlah nak, ibu tidak tau, ibu hanya berharap bahwa mereka bukan orang yang jahat"
Suasana di kereta langsung ribut karena mereka menjadi pusat perhatian
"Oi, cepatlah, kita jadi pusat perhatian nih." ucap Kirisaki sambil menyuruh kapten untuk cepat
"Sabarlah, kau pikir ini akan semudah itu?
Yon, kau gunakan saja kabut mu selama beberapa menit untuk menyembunyikan kita dari penumpang lainnya." pinta kapten untuk menyuruh Yon menggunakan kekuatannya
"Baiklah~~ dengan senang hati" jawab Yon dengan senang hati sambil senyum dan matanya yang tertutup
Yon pun mengeluarkan kabutnya seperti yang kapten minta untuk menyembunyikan mereka, namun kabut itu justru malah membuat penumpang lainnya ribut dan khawatir karena mengira mereka itu orang jahat. namun, kapten tetap melanjutkan itu.
Terdengar suara kaca pecah disana, namun ternyata itu adalah suara kapten memecahkan dunia nyata di kereta itu dan sebuah gerbang masuk terbuka, karena sudah terbuka mereka pun masuk dan kapten meminta Yon untuk membatalkan tekniknya.
"Yon, batalkan teknik mu itu." suruh kapten kepada Yon
"Baik~" jawab Yon sambil senyum dengan mata tertutup
Yon membatalkan tekniknya, kabut itu pun mulai menghilang di gerbong itu dan pintu masuk menuju kereta itu pun tertutup. semua penumpang terbingung kan dengan itu karena orang yang mereka lihat sudah menghilang dan kabut itu muncul lalu menghilang.
"Baiklah, ini adalah gerbong pertengahan dari kereta ini, jadi kita perlu mencari tempat dimana roh intinya berada. ingat, simpan tenaga dan kekuatan kalian untuk melawan roh inti maupun tingkat menengah dalam bentuk Golem salinan ataupun bukan." ujar kapten sambil menyuruh mereka untuk menyimpan kekuatan mereka
"Baik!!!" jawab mereka semua sambil mengerti
"Baiklah, ini akan dimulai." ujar Kirisaki dengan penuh semangat
Bersambung.........
__ADS_1