
Ren pun mengikuti mereka berdua ke suatu tempat menggunakan mobil Kirisaki yang ada di depan gang itu. tak lama kemudian, mereka pun sampai ke tempat tujuannya. Ren yang keluar dari mobil itu pun seketika terkejut setelah melihat sebuah gedung yang ada di depannya
"Oi, oi, kita kesini? ini hotel bukan?" tanya Ren dengan terkejut sambil melihat-lihat gedung itu
"Bukan, ini bukanlah hotel, ini adalah tempat organisasi kami" jawab Kirisaki
"Organisasi? kau bekerja di tempat seperti ini? wah... hebat sekali kau" ujar Ren
"Sebentar, ku telpon seseorang dulu" kata Kirisaki sambil mencari hp nya di saku celana
Kirisaki pun menemukan hp nya dan segera menelpon seseorang, dan ternyata dia sedang menelpon Izami
"Ah, halo Izami-san, bisakah kau menghubungi kapten dan memanggilnya ke mari?"
"Kemana?, ke tempat organisasi"
"Apa? kapten masih ada di dalamnya? oh baiklah kalau begitu, terimakasih sudah memberitahukannya"
Kirisaki pun menyudahi telpon itu dan berbicara kepada mereka
"Kita bisa langsung masuk" kata Kirisaki
"Pintunya tidak terkunci?" tanya Shito
"Tidak, kapten ada di dalam sana" jawab Kirisaki
"Ah, jadi begitu... baiklah kita masuk saja" ujar Shito
Mereka pun masuk kesana, dan menuju ke lift untuk ke lantai dua. sesampainya di sana, keadaannya sepi, mereka mencari kapten di lantai itu dan tidak ketemu
"Ya ampun dimana dia? katanya dia ada di sini, apa kita salah lantai?" ujar Kirisaki
"Mungkin.... tapi seharusnya dia berada disini" kata Shito
"Kita mau kemana sih? kok sepertinya kalian sedang mencari seseorang" tanya Ren
"Kita mau bertemu dengan seseorang, dan mungkin kau akan bisa membantu kami" jawab Kirisaki
"Lalu, siapa? kenapa dari tadi tidak ada? apa kita salah lantai?" tanya Ren lagi
"Entahlah, bagaimana jika kita ke lantai 3 saja, mungkin kita akan menemukannya" ujar Kirisaki
Mereka kembali ke lift itu dan pergi ke lantai 3, sesampainya disana, mereka bertemu dengan kapten
"Ah! ternyata anda disini ya kapten!" kata Kirisaki
"Hmmm? kenapa kalian ada disini?" tanya kapten
"Kami ingin bertemu dengan mu dan aku ingin dia menemukan seseorang dengan alat helm itu" jawab Kirisaki sambil menunjuk ke Ren
"Siapa dia?" tanya kapten lagi
"Perkenalkan dia teman SMA ku yang bernama Ozaku Ren" kata Kirisaki
"Ah, perkenalkan namaku Ozaku Ren, dan anda bosnya kah?" tanya Ren sambil memperkenalkan diri
"Bisa dibilang begitu, oh salam kenal ya, namaku Kitsurugi Nanaki dan kenapa kau memakai pakaian berwarna hitam? itu terlihat mencurigakan sekali jika kau berada di keramaian" kata kapten sambil menanyakan hal tersebut
__ADS_1
"Oh, ini karena aku sedang bersembunyi dari seorang makhluk tak kasat mata" jawab Ren
Kapten langsung terkejut dengan jawaban Ren, dia pun menanyakan sesuatu
"Makhluk tak kasat mata?"
"Ya, dengan menggunakan pakaian ini, aku bisa bersembunyi dari dirinya"
"Apa kau bisa melihatnya?"
"Tidak, aku hanya bisa merasakannya saja"
"Oh begitu, apa yang terjadi sampai-sampai kau dikejar-kejar oleh makhluk itu?"
Ren pun menceritakan apa yang terjadi padanya secara lengkap ke kapten
"Oh jadi begitu, jadi.... tujuan kalian berdua membawanya kesini untuk mencari orang yang dia sebut "kapten" itu?" tanya kapten kepada Kirisaki dan Shito
"Ya, aku curiga jika dialah pengkhianat yang menyebabkan terjadinya ini, setelah kita mengetahui data tentang dirinya, kita bisa mencarinya" jawab Kirisaki
"Ya, yang Kirisaki katakan benar kapten, kita bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat" ujar Shito
"Ah, baiklah. Ren, ikuti aku ke sini" pinta kapten
Ren dan dua lainnya langsung mengikuti kapten ke ruang laboratorium dan disana dia disuruh untuk memakai helm itu
"Pakailah helm itu, Ozaku Ren, lalu bayangkan orang yang mengatakan dirinya "kapten" itu. kau masih mengingat ciri-cirinya dan wajahnya bukan? walaupun sudah tahun lalu" tanya kapten sambil menyuruhnya memakai helm itu
"Ya, aku masih mengingatnya dengan sangat jelas. walaupun sudah beberapa bulan aku tidak bisa memaafkannya karena dirinya sudah membuat semua orang disana mati" ujar Ren sambil berjalan menuju helm itu
Ren pun langsung memakai helm itu sambil menutup kedua matanya dan duduk disebuah kursi, dia langsung membayangkan orang itu. tiba-tiba ada masalah di dirinya
Ren terus membayangkannya namun dia tidak bisa mengingatnya, lantas mereka bertiga menanyakan Ren
"Bagaimana? apa kau bisa mengingatnya?" tanya kapten
"Tidak, aku tidak bisa. padahal selama ini aku terus mengingat wajah itu untuk membalaskan dendam ku!, tapi kenapa sekarang aku tidak mengingatnya" jawab Ren dengan kepalanya yang memakai helm
"Jadi begitu, apa kau bisa memberi kami ciri-cirinya langsung? tidak usah memakai helm ini tidak apa-apa, yang penting kami tau saja" pinta kapten
Ren tidak menjawab permintaan kapten, lalu mereka panik karena dirinya tidak menjawabnya
"Oi, apa yang terjadi? kenapa dia tidak menjawabnya?" tanya Kirisaki
"Kapten, barang ini tidak rusak kan?" tanya Shito
"Barang temuan Dr. Hanreil jarang sekali rusak, jika itu rusak maka hanyalah kebetulan saja, mungkin saja dia sedang fokus jadi kita tunggu saja" ujar kapten
Ren terbangun di sebuah tempat yang semuanya merah dan berkabut, dia bingung dengan tempat itu. Ren menyusuri tempat itu namun tidak ada jalan keluar, semuanya hanya ada merah dan berkabut
"Dimana aku? kenapa aku ada disini? aku sudah menyusuri seluruh tempat ini, tapi kenapa tidak ada jalan pulangnya?"
"Apa aku sedang bermimpi?"
Ren berbicara kepada dirinya sendiri karena hanya ada dia ditempat itu, lalu ada sebuah suara yang menjawabnya
"Ini bukanlah mimpi, tetapi ini adalah alam bawah sadar mu, aku sengaja melakukan ini agar kita bisa berbicara dengan tenang seperti dulu" kata suara itu
__ADS_1
Ren bingung dengan apa yang suara itu katakan, dia pun bertanya balik Kepadanya
"Apa yang kau maksud seperti dulu? apa kita pernah bertemu?"
"Ya, pernah. ini aku, orang yang kau kutuk itu tapi tidak berhasil" jawab suara itu sambil menunjukkan sosoknya
Ren seketika terkejut melihatnya, namun dia tidak bisa melihat wajahnya. dia hanya bisa melihat tubuh dan rambutnya saja
"Kau!!!! kenapa kau mengajakku kesini?!"
"Tidak apa-apa, aku hanya ingin memberitahu alasan kenapa kau tidak ingat dengan ku"
"Hah? kau tau penyebabnya?"
"Tentu saja, sekali kau mengingat ku..... kau akan mati setelah beberapa detik mati dengan cara sadis tapi misterius"
Ren terkejut dengan yang ia katakan, lalu dia bertanya kembali
"Kenapa kau melakukan hal tersebut?"
"Kenapa? kerena aku tidak ingin indentitas ku terbongkar oleh orang-orang yang tidak ada hubungan dekat dengan ku"
"Cuma karena begitu? hahahaha ku kira kau memiliki alasan lain ternyata hanya begitu, ahahaha"
Ren menertawakan dia, orang itu pun langsung marah
"Jika kau menertawakan ku sekali lagi, akan ku bunuh kau!!"
"Lalu, bagaimana cara ku untuk mengingat mu kembali?"
"Kau akan mengingatku kembali jika kau tidak membayangkannya di helm tersebut, karena helm itu langsung mengarah ke otak mu. jadi, apapun yang otakmu pikirkan, itu akan terwujud dalam sebuah gambaran data diri di sebuah layar. namun jika kau mengatakannya tentang diriku kepada orang lain sedikit ataupun sampai akhir, kau pun akan mati"
"Jadi begitu ya... cepat sudahi, karena aku akan berbicara kepada mereka"
"Ingat hal itu, jika kau menceritakan itu kau–
"Akan mati, iya, iya aku ingat itu" jawab Ren sambil mencela perkataan dia
"Kau tinggal lurus ke depan saja, kau akan bisa kembali ke dunia nyata"
"Baik, baik, terimakasih sudah memberitahukannya"
Ren pun berjalan lurus ke depan sesuai yang orang itu katakan, akhirnya Ren pun kembali sadar di dunia nyata dengan nafasnya yang terengah-engah
"Apa yang terjadi kepada mu?" tanya kapten
"Tidak ada, aku hanya ketiduran tadi hehehe...." jawab Ren dengan tertawa
"Lalu, apa kau berhasil mengingatnya?" tanya kapten lagi
"Tidak bisa, seakan-akan ingatan ku tentang dirinya memudar" jawab Ren
"Jadi begitu, lalu bagaimana dengan ciri-cirinya? apa kau bisa memberitahukan itu kepada kami?" tanya kapten lagi
"Sudah ku bilang ingatanku tentang dirinya memudar"
"Baiklah kalau begitu, kalian harus kembali karena tidak ada yang penting lagi disini" pinta kapten untuk menyuruh mereka kembali
__ADS_1
Bersambung........