
Setelah penyusunan rencana mereka langsung pergi dari laboratorium dan menuju ke lantai satu, di lantai satu terlihat Shito yang sedang menunggu di depan pintu masuk. Kirisaki berjalan kearahnya dan menyapanya
"Hai Shito"
"Oh kau sudah kembali?"
"Sudah, kenapa kau belum pulang?"
"Bagaimana aku mau pulang jika aku diantar oleh mobil mu dan kuncinya ada di kamu"
"Oh iya ya... hehehehe...."
"Bagaimana rencananya?"
"Yah,,, sederhana saja sih... tidak wow seperti yang aku pikirkan"
"Mumpung masih jam 9 pagi, kita mau kemana?"
"Oh masih pagi ya, ku kira udah siang"
"Kau mau kemana?"
"Hmmm... aku mau... mengunjungi rumah teman SMA lama ku"
Mereka melanjutkan pembicaraan itu sambil berjalan
"Dimana dia?"
"Aku agak lupa sih"
"Kau mau apa sampai-sampai mengunjungi rumah teman SMA lama mu itu?"
"Ada sesuatu penting yang harus ku tanyakan kepadanya"
Mereka melanjutkan pembicaraan sambil menaiki mobil Kirisaki dan berjalan menggunakan mobilnya
"Entah lah aku lupa, tapi seingat ku ada sesuatu yang penting. jika tidak salah, ada barang yang bisa membuat manusia biasa bisa melihat seorang roh"
"Apa katamu?! apa itu benar-benar ada?"
"Iya, saat aku SMA dulu aku diajak ke rumahnya dan dia menunjukkan barang aneh. diapun mengajak ku untuk melihatnya dan saat aku menyentuh barang itu, aku bisa melihat sesuatu yang aneh. karena aku saat itu seorang penakut, aku berusaha untuk melupakannya tapi pada saat itu aku tidak bisa melupakannya sekalipun bahkan entah mengapa aku bisa mengingat bentuknya, wajahnya dan sampai sekarang pun aku masih agak ingat"
"Begitu ya... lalu, apakah barang itu masih ada?"
"Tidak tau, aku tidak pernah mengunjungi rumahnya lagi setelah aku lulus SMA"
"Apa kau ingat namanya?"
"Namanya..... sebentar-sebentar..... kenapa aku tidak mengingatnya? sebentar, beri aku beberapa waktu untuk mengingatnya"
Kirisaki berusaha mengingat nama itu di pikirannya sambil dirinya mengemudi, saat itu lampu merah jadi dia bisa berpikir
*Siapa ya namanya... kenapa aku tidak ingat?? bahkan tempat tinggal nya saja aku lupa, apakah ini kebetulan atau ada yang aneh?... sebentar-sebentar, dia itu teman sekelas ku, aku selalu mengingat semuanya tapi... kenapa aku tidak bisa mengingatnya?*
"Bagaimana? udah ingat?"
"Belum... sebentar, ahh! aku tidak bisa mengingatnya lagi"
"Ya ampun padahal dia teman kelas mu sendiri Lo"
"Tapi aku tidak ingat karena sudah lama kami tidak bertemu"
"Jika tidak salah rumahnya berada di jalan kecil ini"
"Hmmm?"
Mereka melihat sebuah gang di samping kanan mereka melalui jendela mobil
"Hoi, jangan bercanda, bukankah gang itu sudah lama sepi?"
"Apa maksudmu?"
"Kau tidak pernah dengar ini ya, sebuah gang yang dulunya selalu ramai namun sekarang sudah sepi, para reporter memasuki gang itu bersama seorang wartawan dan mereka tidak melihat satu pun orang. disana sepi hanya terdapat rumah-rumah saja, ketika mereka hendak memasuki rumah pun pintunya tidak di kunci dan saat masuk rumah itu pun semua yang ada dirumah itu berantakan. hal sama juga terjadi di rumah lain, semua barang berantakan. jika tidak salah kejadian itu satu tahun yang lalu"
*Tidak ada orang satupun di gang itu? dan juga rumahnya berantakan dan tidak terkunci? apakah ini ada hubungannya dengan kereta itu??*
"Kita mau turun disini?" tanya Shito
"Tunggu sebentar, apakah gang itu dekat dengan sebuah stasiun?"
"Entahlah aku tidak tau, yang penting kita mah turun atau tidak?"
"Bentar-bentar, ku parkir kan dulu mobilnya"
__ADS_1
Kirisaki memarkirkan mobilnya di dekat gang itu, mereka pun langsung keluar dari mobil dan berjalan ke gang itu
"Dari luarnya saja sudah kelihatan sepi ya..." ujar Kirisaki
"Benar, dan juga di setiap rumah itu diberi garis polisi, mungkin polisi mengira ini akan berbahaya" kata Shito sambil melihat garis polisi di salah satu rumah
"Kau mau kita masuk ke rumahnya satu-satu?"
"Hmmm... boleh, lagipula aku penasaran dengan kondisi rumahnya apakah masih berantakan atau tidak"
*Lah, dia beneran mau*
"Okelah... kita mulai dari mana dulu?"
"Dari rumah warna hitam bertingkat dua itu" jawab Shito sambil menunjukkan rumahnya
Mereka pun berjalan ke rumah itu, dan melewati garis polisi yang ada di rumah itu. sebelum mereka masuk, ada seorang polisi yang lewat dari depan gang itu dan tidak sengaja melihat mereka berdua. polisi itu panik dan khawatir, akhirnya dia pun berjalan kesana
"Ya ampun ini benar-benar berantakan.." kata Kirisaki
"Benar, bahkan banyak tikus yang tinggal disini" ujar Shito
"Shito, apa kau melihat sebuah darah?"
"Tidak, kau kira ini pembunuhan?!"
"Barangkali kejadiannya seperti itu..."
Mereka terus berkeliling di seluruh ruang di rumah itu, mereka memutuskan untuk berpencar karena rumah itu lumayan luas, Shito menjelajahi lantai dua sedangkan Kirisaki menjelajahi lantai pertama
"Ya ampun... kenapa berantakan sekali? apa yang sebenarnya terjadi disini?" kata Shito sambil berjalan dan melihat-lihat sekelilingnya
"Kenapa semuanya berantakan? apa yang sebenarnya terjadi di sini? hadehhh... syukurlah tidak ada sampah disini, eh apa ada ya? hmm.. entah lah"
Kirisaki menjelajahi seluruh ruangan yang ada di lantai satu, dan dia menemukan seseuatu di sana
"Semua barang-barang nya sangat berharga Lo tapi malah berantakan, apa polisi tidak berani membereskannya? tunggu, apa ini? sebuah darah? dan juga darah ini sudah lama. darah ini menuju ke luar, apa ada seseorang yang melarikan diri?" ujar Kirisaki sambil melihat darah itu
Karena dia menemukan darah, dia langsung memanggil Shito yang berada di lantai dua
"Oi!!! Shito, kemari lah!! aku menemukan sesuatu!!" panggil nya
Shito langsung berlari dan turun ke lantai satu menuju kearah Kirisaki, setelah sampai, dia pun menanyakan apa yang dia temukan
"Ini... lihatlah, sebuah darah dan ini mengarah ke luar"
"Terus???"
"Kau tidak bisa berpikir apa yang terjadi disini ya?!"
"Tidak" jawab Shito dengan wajah dingin
"Ya ampun... aku berpikir bahwa alasan mengapa tidak ada satupun orang yang muncul disini mungkin karena mereka diserang oleh sesuatu"
"Apa maksudmu? semua orang yang ada disini diserang?"
"Ya, lihat saja dari jejak darah ini, ini adalah darah seseorang yang sedang lari terbirit-birit namun sambil terluka. dia berlari dari rumah satu ke rumah lainnya sehingga semua rumah itu berantakan, dia berlari sambil bersembunyi dan menutupi luka darahnya"
"Lalu, diserang oleh sesuatu itu... apa yang akan kau pikirkan?"
"Aku berpikir, dia di kejar oleh seorang roh jahat dan aku tidak tau apakah semua orang yang ada disini juga begitu atau tidak, yang jelas ini adalah dugaan ku"
Shito membuka Hp nya, dia membuka map dan dia terkejut apa yang dia lihat
"Kirisaki...."
"Ada apa?"
"Coba kau lihat map di Hp mu itu"
"Kenapa emangnya?"
"Cepat buka saja!!"
Kirisaki langsung membuka Hp nya dan melihat map-nya seperti yang Shito minta, Ally dia bingung dan menanyakan lagi kepada Shito
"Terus, apa yang harus ku lakukan?"
"Kau tidak lihat apa, gang ini dekat dengan apa"
"Sebentar....."
Kirisaki mengecek map-nya lagi dan dia terkejut dengan itu
__ADS_1
"Bukankah ini......
"Ya, kita dekat dengan stasiun dan kau tau bukan rumor yang sedang terjadi saat ini?"
"Ya, rumor kereta tak terbatas. jika dugaan ku benar, maka dia akan pergi ke stasiun dan dia pun membuat tempat itu seperti tempat tinggalnya sendiri dan lama kelamaan dia pun mulai menculik manusia"
"Jadi, apakah ini ada kaitannya dengan rumor itu?" tanya Shito
"Entah lah" jawab Kirisaki
Setelah mereka berbicara itu, tiba-tiba seorang polisi datang dari belakang dan menodongkan pistol nya ke arah mereka
"Angkat tangan kalian berdua!!!"
"!!!!!"
Mereka langsung mengangkat tangan mereka, mereka berdua berbalik badan dan polisi itu bertanya kepada mereka
"Apa yang kalian lakukan disini?! apakah kalian maling?!!!"
"Tidak pak! kami hanya sedang menyelidiki apa yang terjadi disini" jawab Shito
"Lalu, apa yang sedang kalian lakukan?"
"Sudah ku bilang kami sedang menyelidiki apa yang terjadi di sini, kami tidak bermaksud untuk mengambil barang apapun disini" jawab Shito
"Apa kalian tidak takut berada disini? dan juga kalian masih muda Lo"
Polisi itu menurunkan pistolnya
"Tidak, menurut saya ini biasa-biasa saja" jawab Shito
"Kalian berani juga ya... polisi dan detektif saja takut dengan daerah ini"
"Oh jadi begitu ya...."
"Pak, apakah bapak pernah dengar organisasi ESH?" tanya Kirisaki
"ESH? hmmm.... oh organisasi itu ya, kalian dari sana?"
"Ya, kami datang ke sini untuk menyelidiki tentang gang ini" ujar Kirisaki
"Ah! jadi begitu... maaf sudah mengira kalian orang jahat"
"Tidak apa-apa, namanya saja belum tau" kata Kirisaki
"Saya pergi dulu ya, hati-hati kalian! kalian itu masih muda jadi kalian masih memiliki cita-cita yang belum tercapai"
"Baik" jawab mereka berdua
Polisi itu pun pergi meninggalkan mereka
"Ya ampun ku kira polisi itu akan memenjarakan kita karena kita di tuduh sebagai pencuri" ujar Kirisaki
"Aku juga" kata Shito
Mereka berdua lega karena polisi itu percaya dengan mereka, setelah polisi itu pergi menjauh, terdapat seseorang berjubah hitam dan bertudung hitam mendekati rumah itu. dia pun mengendap-endap masuk, dia terkejut karena dia bertemu seseorang disana
"Kirisaki!!"
"Hmmmm???"
Kirisaki menoleh kebelakang karena ada seseorang yang memanggilnya. Shito juga ikut menoleh dan mereka terkejut karena ada seseorang yang berjubah hitam
"Siapa kau?!" tanya Shito
Seseorang itu membuka tudung hitamnya
"Aku adalah teman SMA dulu Kirisaki"
"Apa kau bilang?! Kirisaki, apa kau mengenalnya?"
"Sepertinya,, aku mengenal dia..." ujar Kirisaki sambil kebingungan
"Kau ingat aku? aku yang menunjukkan barang itu kepada mu"
Kirisaki langsung terkejut setelah mendengar itu
"Kau..... jangan bilang....."
"Ya, ini aku Kirisaki"
Bersambung.....
__ADS_1