Evil Spirit Hunter

Evil Spirit Hunter
Chapter 23 Berpencar


__ADS_3

Terlihat sebuah bayangan seseorang yang berlari dengan cepat sambil membawa pedang berada di kereta itu setelah itu, api biru pun menjalar di jalan itu. api biru itu membakar semua roh tingkat bawah yang berada disana sampai hangus tak tersisa


*Celana hitam kebiruan ini memang menambah kecepatan ku dalam menyerang ya, tapi menurut ku ini kurang, tapi yah... lumayan* kata Izami di hatinya sambil memuji celana itu


Sebelum mereka berada di kereta, di markas pada sore hari, Izami di tawarkan untuk memakai celana itu oleh kapten


"Izami, kau harus memakai celana ini sebelum nanti malam." ujar kapten sambil memperlihatkan celana itu


"Hah? kenapa memangnya? celana itu tidak sesuai dengan seleraku" jawab Izami sambil menolak tawaran itu


"Celana ini bisa meningkatkan kecepatan dan juga kelincahan, jadi ku pikir ini cocok untuk mu." kata kapten lagi


"Tidak"


"Ayo lah..."


"Ku bilang tidak ya tidak!"


"Oh? kau yakin? baiklah akan ku pakai kan ini ke Shinji ya!"


Ekspresi wajah Izami langsung terkejut


"Jangan-jangan! dia tidak cocok untuk memakai itu, lagi pula dia beban tim disini." ujar Izami sambil menolak perkataan kapten


"Katanya kau tidak mau, jadi ya sudah ku kasih saja ke dia." kata kapten dengan santai


"Huh... mau bagaimana lagi, buat ku saja itu." ucap Izami dengan menerima tawaran itu


"Nah begitu..."


Kembali ke waktu yang sekarang


"Wah... hebat sekali ya Izami-kun, kau mungkin akan bisa mengelampaui kakak mu itu." puji Yon pada Izami sambil bertepuk tangan dengan kedua mata yang tertutup dan senyum


"Diam lah, Kekuatan ku ini masih belum cukup untuk bisa menang melawan kakak ku." ujar Izami kepada Yon dengan wajah yang yakin sambil memasukkan kembali pedangnya ke sarung pedang


"Oh? begitu ya? ku kira kau yang sekarang bisa mengelampaui kakak mu." puji Yon lagi pada Izami


"Sampingkan dulu pujian mu itu, yang penting sekarang kita harus mencari roh inti itu." ujar Izami dengan wajah yang serius


"Baik, baik~" jawab Yon


Mereka melanjutkan perjalanan mereka di kereta tersebut hanya dua orang, sebelumnya, mereka di bagi menjadi dua tim. tim satu berisi Izami dan Yon untuk berjalan maju kedepan, sedangkan tiga lainnya berjalan ke belakang dikarenakan roh inti bisa mengendalikan kereta itu


Di saat sebelum mereka berpencar


Mereka sedang berdiskusi di gerbong yang mereka tempati, kapten mengusulkan bahwa mereka akan berjalan bersama-sama

__ADS_1


"Kita harus berjalan bersama-sama, jangan sampai terpisah. karena kita berada di gerbong pertengahan, jadi ada dua jalan dan juga Roh inti bisa mengubah semua apa yang ada di tempat ini, misalnya: kita yang aslinya berjalan ke depan tapi malah kita di pindahkan ke gerbong belakang tanpa sadar dan juga kita akan kembali ke tempat semula lagi." usul kapten sambil mencontohkannya


"Bagaimana jika kita berpencar saja?" tanya Kirisaki kepada kapten


"Hmmm? berpencar ya, bukan ide yang buruk, tapi masalahnya jika kita bertukar tempat secara bersamaan tanpa tidak sadar bagaimana?" ujar kapten kepada Kirisaki sambil menanyakan itu


"Bukankah lebih baik jika begitu? jika kita bertemu dengan roh inti atau menengah lalu bertukar tempat dengan anggota yang lebih kuat maka lebih cepat menyelesaikannya. walaupun kita bertukar tempat, kita harus tetap tenang jangan panik." jawab Kirisaki dengan percaya diri


"Jika itu jawaban mu, maka tidak ada pilihan lain. tapi, sebelum kita bertukar tempat secara bersamaan, kita harus bersiap-siap mengeluarkan kekuatan penuh agar jika kita melawan tingkat menengah lalu bertukar ke tempat roh inti, kita harus menghajarnya dengan kekuatan penuh." ujar kapten sambil merencanakan itu


"Baik!" jawab mereka dengan bersamaan


Mereka pun memutuskan mengikuti rencana Kirisaki, yaitu berpencar. mereka di bagi dua tim, tim 1: Izami dan Yon untuk berjalan ke depan tim 2: Zousei, Kirisaki dan Kitsurugi untuk berjalan ke belakang


Kembali ke waktu sekarang


Tim 2 yang berjalan ke belakang menemukan sekumpulan roh tingkat bawah yang menghalangi mereka, Zousei mengancam mereka dengan kata-katanya


"Oi, oi, jangan menghalangi jalan kami, jika tidak kalian akan ku bunuh!" kata Zousei sambil mengancam mereka dengan wajah yang ingin membunuh


Beberapa dari mereka berbicara kepada Zousei dengan suara yang menakutkan


"Kami tidak akan memberi kalian jalan!"


"Iya.... benar, kalian harus melewati mayat kami dulu untuk melewati jalan ini"


ujar sebagian dari mereka


"Hah? tinggi kalian itu hanya sampai lutut Manusia memangnya apa yang kalian bisa lakukan hah?!" ujar Zousei sambil menanyakan itu kepada mereka dengan penuh emosi


"Sudahlah Zousei, kau tidak boleh berbicara begitu kepada mereka yang lemah." ujar kapten sambil memegang bahu Zousei dan menenangkannya


"Cih, lalu mereka harus kita apakan? jumlahnya banyak begini tidak mungkin kita bisa memintanya untuk menyingkir secara baik-baik." kata Zousei sambil menanyakan itu


"Kau tidak perlu membunuh mereka, tapi kau hanya harus memberi mereka tekanan kekuatan mu yang kuat, seperti ini"


"!!!!!!"


Kapten mencarakan caranya yang dia beritahukan kepada Zousei dengan kekuatannya


"Aaakhh!!! kenapa ini?!"


Sekumpulan roh tingkat bawah terjatuh kebawah dan tidak bisa berdiri kembali karena terdapat tekanan gravitasi yang berat


"Nah seperti itu, dengan begitu kau bisa melewatinya dengan menginjak-injak mereka." ujar kapten kepada Zousei


Mereka lanjut berjalan dengan menginjak-injak tubuh mereka yang terjatuh, setelah melewati itu kapten tidak membatalkan teknik itu pada mereka, lantas mereka pun kesal

__ADS_1


"Sialan kau manusia!!!"


"Kembalikan kami pada posisi semula!!!"


"Dasar manusia laknat!!!"


ujar mereka dengan penuh kesal dan amarah


Di sisi tim 1, mereka terus berjalan sambil membakar yang menghalangi jalan mereka dengan api biru milk Izami


"Apa kau tidak takut Kekuatan mu itu habis, Izami-kun?" tanya Yon yang berada di belakangnya


"Tidak, aku bukan takut Kekuatan ku habis, melainkan aku takut api yang mengembara di dadaku itu habis." jawab Izami sambil berjalan


"Oh, kau terlihat seperti pejuang sejati ya." ujar Yon sambil memujinya


Ketika terus berjalan, Izami melihat seperti bayangan seseuatu yang berada tidak jauh di depannya, bayangan itu berbadan seperti manusia namun tingginya melebihi Izami. Izami yang terkejut melihat itu meminta Yon agar berhenti berjalan


"Yon! berhentilah!" pinta Izami


Yon pun berhenti dan bertanya


"Hmm? ada apa?"


"Coba lihat apa yang ada di kejauhan itu"


Yon pun mencoba melihat dan membuka satu matanya, dia terkejut apa yang dia lihat


"Wah! tidak kusangka kita akan bertemu dengan tingkat menengah di sini." ujar Yon sambil tersenyum


"Dia tingkat menengah?"


"Yap, dia tidak bisa di remehkan, dia memiliki fisik yang kuat dan juga Kekuatan yang kuat. sangat bahaya jika kau meremehkannya." jawab Yon tersenyum lagi


"Jadi, dia tidak bisa ku remehkan, sepertinya aku akan bersemangat kali ini!" ujar Izami dengan penuh semangat


Di tim 1, mereka langsung bertemu dengan roh inti setelah beberapa menit berjalan melewati sekumpulan roh bawah, kapten yang melihatnya itu pun langsung terkejut


"Oh? tidak kusangka kita akan bertemu dengan intinya disini." ujar kapten


"Oh?! jadi dia roh inti kereta ini ya?!, hahahaha!! ini akan menjadi semakin menarik!!" ujar Zousei dengan penuh semangat


"Dia... tidak kusangka dia akan kami temukan secepat ini, aku... harus bertarung sekuat tenaga!!" ujar Kirisaki dengan suara yang kecil hingga tidak terdengar mereka berdua


Mereka melihat roh inti itu yang sedang duduk di sebuah tempat duduk para penumpang dan ketika dia menyadarinya, dia berbalik melihat ke arah mereka


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2