Evil Spirit Hunter

Evil Spirit Hunter
Chapter 27 Melawan roh inti tapi Golem salinan


__ADS_3

Setelah pertarungan mereka berdua selesai, mereka meninggalkan tempat itu dan langsung berjalan menuju ke tempat kapten dan yang lainnya. sembari berjalan, di sisi Kirisaki dia di kejutkan oleh roh inti yang berada tepat didepan mata. mereka langsung bersiap-siap sementara roh inti itu malah diam saja


*Dia hanya diam saja? hmmm.. ini aneh, aku yakin ada sesuatu yang dia lakukan tapi diam-diam* ujar Kirisaki di hatinya dengan rasa curiga


"Hah! ayo kita mulai saja!" ujar Zousei dengan semangat


"Tidak, kau tidak boleh gegabah" kapten mencegah Zousei


"Kenapa?!"


"Dia ini adalah roh inti, inti dari kereta ini dan pengendali kereta ini. setelah ku lihat-lihat dia hampir setara dengan tingkat tinggi namun saat sekarang dia belum mampu memadai tingkat tinggi" jawab kapten


"Hmmm baiklah jika itu yang anda mau" ujar Zousei dengan mendinginkan kepalanya


"Kirisaki, apa yang akan kau lakukan?" tanya kapten


Kirisaki tidak menjawab pertanyaan kapten, dia malah memikirkan hal lain


*Kemungkinan besar, dialah makhluk tak kasat mata yang dibicarakan oleh Ren*


"Oi, apa kau yang bersama orang di suatu gang lalu membunuh semua orang yang ada di gang itu?" tanya Kirisaki


"Kirisaki, apa yang kau maksud?" tanya kapten balik


"Kau tau tentang kejadiannya ya, iya benar aku yang membunuh mereka semua" jawab Yamazaki


"Sudah kuduga, kau pasti tau tentang orang itu kan?" tanya Kirisaki lagi


"Tentu saja, aku tidak pernah melupakan orang yang sudah membebaskan ku dari barang itu" jawab Yamazaki


"Oi Kirisaki, apa yang kau bicarakan dengan dia?" tanya kapten dengan kebingungan


"Roh inti ini, sebelumnya terperangkap di dalam sebuah barang yang bisa melihat roh, dan orang itu yang ku maksud adalah pengkhianat itu. dia sudah membebaskan dirinya lalu membantai semua orang" jawab Kirisaki sambil menjelaskannya


"Jadi dia ada hubungannya dengan pengkhianat itu ya... sepertinya aku harus menyiksanya sedikit" ujar kapten sambil berjalan ke depan mendekati Yamazaki


...[Teknik Gravitasi: Medan 100 berat gravitasi]...


Kapten mengulurkan tangan kanannya ke depan lalu mengangkat dua jari setelah itu, dia menggerakkan jari itu kebawah seperti di suruh menunduk


"!!!!!"

__ADS_1


Yamazaki terjatuh kebawah karena beratnya gravitasi yang ada disana


*Sial, jadi ini kekuatan para kapten ya, pantas saja dia menyuruh ku berhati-hati saat melawan salah satu kapten, tapi apakah aku harus menyerah kepadanya?* ujar Yamazaki dihatinya saat terjatuh kebawah


...[Teknik batu: Stone spike arise]...


"!!!!!"


Sebuah batu panjang yang ujungnya runcing datang dari bawah tempat kapten berdiri, karena tau akan hal itu, dia melangkah mundur sedikit lalu menaikkan sedikit dagunya. jari tangan kanannya yang mengendalikan gravitasi Yamazaki pun menjadi tidak stabil


Gravitasi Yamazaki pun menjadi normal dia berdiri dan berusaha menyerang kapten yang sedang lengah menggunakan tangannya yang diselimuti batu, Zousei muncul dari arah samping dan mengacaukan serangan Yamazaki dengan cakarannya yang hampir mengenai tubuhnya


*Sial, jika saja dia tidak menggangu ku pasti kapten itu akan mati* ujar Yamazaki di hatinya dengan perasaan kesal sambil melihat wajah mereka berdua


Zousei menyerang roh inti itu dengan keadaan gembira dan wajahnya tersenyum. Yamazaki mundur menjauh dari Zousei namun Zousei langsung menyerangnya dengan kedua cakar yang berada di kedua tangannya


"Tsring tsring tsring..."


Yamazaki langsung menghalangi cakaran itu mengenai tubuhnya dengan kedua lengannya yang di selimuti batu. sembari melakukan itu, dia mengucapkan tekniknya


...[Teknik batu: Spike rock]...


"!!!!!!"


*Teknik ini, seperti yang dia lakukan saat berada di ruang perawatan! jika begini, kami tidak bisa bergerak!* ujar Kirisaki dihatinya dengan kesal


*Dia membuat kami agar tidak bisa bergerak, dan disaat yang sama pasti dia akan menyerang kami. karena kami tidak bisa bergerak, maka kami akan mati di tempat* ujar kapten dihatinya


*Tch! jika aku hanya terdiam saja ini tidak akan menyenangkan, aku ingin... agar semua pertarungan itu menyenangkan!!* ujar Zousei dihatinya


...[Bakudo 99: pembatalan teknik paksa]...


Zousei mengucapkan itu di hatinya lalu batu runcing itu menghilang dari hadapan mereka, Yamazaki pun terkejut


*Dia!! bisa membatalkan teknik ku secara paksa?!* ujar Yamazaki dihatinya dengan terkejut


"Ada apa? kau terkejut? hah, jika itu benar maka kau harus terkejut dengan musuh mu ini!"


Zousei muncul tepat di bagian belakang Yamazaki tanpa dirinya sadari. Zousei langsung menyerang dia tanpa berpikir dengan kedua cakarnya saat hendak menyerangnya. perutnya di tusuk oleh batu runcing yang muncul di belakangnya


"Ghakkk!!"

__ADS_1


"Huh, kau pikir membunuhku itu gampang?"


...[Perluasan area]...


Area itu menjadi sangat luas, itu membuat mereka menjauh dari roh inti, Yamazaki memegang kepala Zousei lalu menariknya keluar dari batu itu. Yamazaki langsung menghantamkan kepalanya ke bagian tembok kereta,


Tubuhnya menjadi sempoyongan lalu roboh saat dirinya tidak sadar. Kirisaki yang melihat itu dia langsung berlari kesana, namun kapten menghalanginya


"Kapten, kenapa anda menghalangi ku?!


bukankah dia terluka parah? kita harus segera menolongnya!"


"Tidak, kau jangan ikut campur dengan dirinya. karena saat dia sudah terluka parah biasanya gairah bertarungnya akan muncul"


"Ha? apa yang anda maksud?"


"Lihat dan perhatikan lah baik-baik"


Zousei tersadar kembali lalu bangun, dia langsung menjadi bersemangat dan gembira. dia langsung bertarung lagi dengan Yamazaki


"Hahahaha!!!! ini menarik... ini semakin menarik.... semakin kuat musuhnya semakin kuat juga gairah bertarung ku!!" kata Zousei dengan suara yang keras


*Ada apa dengannya? wajahnya sudah berceceran darah tapi katanya dia masih bisa bersemangat dan memasang senyum semangat di wajahnya, dia tidak biasa!* ujar Yamazaki dihatinya dengan terkejut


Zousei menghilang dari tempatnya jatuh lalu muncul di depan mata Yamazaki, dia melancarkan serangan cakarannya berkali-kali walaupun tidak mengenainya, Yamazaki terus mundur untuk menghindari serangan itu. setelah lama dirinya mundur Zousei menghentikan serangannya Yamazaki merasa aneh karena serangannya yang berhenti,


...[Tebasan Cahaya]...


Kirisaki yang tangan kanannya diselimuti oleh cahaya membelah tubuh Yamazaki dari samping menjadi dua dari arah belakangnya, namun tebasan nya itu tidak bisa membelah jantungnya juga. namun kapten datang dari balik Kirisaki dan langsung menusuk jantungnya menggunakan tangannya


*Mereka ini,, tidak kusangka mampu merencanakan ini demi mengalahkan ku, tapi aku yang sebenarnya belumlah mati maka dari itu, semoga berhasil* kata Yamazaki secara tidak di ucapkan langsung dan mengatakan semoga berhasil kepada mereka


Yamazaki lenyap dan itu sebenarnya adalah Golem salinan, mereka sudah mengetahui itu dan dirinya yang sebenarnya datang dari arah belakang Kirisaki dan kapten dengan palu besarnya, Yamazaki mengayunkan palunya kebawah tempat mereka berdiri hingga lantai kereta pun hancur. mereka menghindari itu dengan melompat ke belakang dan menjaga jarak dengannya


*Sudah kuduga yang sebenarnya pasti akan muncul dengan kekuatan yang lebih kuat daripada Golem salinannya, dan senjata yang bisa mengumpulkan kekuatan itu adalah palu besarnya itu. untung saja tempat ini menjadi luas maka dari itu kami tidak perlu takut kesempitan lagi* ujar Kirisaki dihatinya


"Tidak kusangka kalian akan tau jika aku akan datang dengan kekuatan yang lebih besar lagi dari Golem salinan ku" ujar Yamazaki


"Ya, berkat Izami-san saat itu, bahwa kau dapat mengumpulkan kekuatan roh mu jika menari menggunakan palu itu, maka dari itu jika yang ada di hadapan kami itu yang asli maka kekuatannya akan berbeda jauh dengan golemnya namun yang ada di depan kami itu kekuatannya setara saat berada di ruang perawatan" kata Kirisaki


"Baiklah, mulai dari sekarang, pertarungan yang sebenarnya akan dimulai!" ujar Yamazaki dengan suara yang keras

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2