Fate Of Love

Fate Of Love
Part 13


__ADS_3

POV kembali ke rumah


Setelah urusan Kenny Lin dan Lin Qian usai mereka beranjak ke mobil, sudah 2 jam mereka pergi ke bukit taman kota, waktunya untuk kembali pulang ke rumah. Kenny Lin mengantarkan Qiqi kembali ke rumah orang tuanya, semoga Qiqi bisa mengatasi pertanyaan dari keluarganya jika dia pulang agak malam dan terlambat.


"Qiqi ku antar kamu pulang dulu yaa, kamu harus pandai-pandai memberikan alasan atas keterlambatan pulangmu ini carilah alasan yang tepat agar orang tuamu percaya" Kenny menuturinya.


"Heemm...hao ba Kenny Gege aku mengerti" Qiqi mengangguk-angguk tanda paham akan pembicaraan mereka. mobil melaju dengan cepat karena sudah malam juga Kenny Lin ingin cepat kembali ke penginapan untuk cepat beristirahat. dia akan kembali ke kota esok pagi banyak pekerjaan yang dia tinggal selama menyusul Qiqi pulang ke kampung halamannya.


Sesampainya di rumah Qiqi langsung masuk dan melepas alas kakinya. "Dari mana sayang apa kamu tidak lelah baru pulang ke rumah sudah pergi keluar tadi" nyonya Han Yuan menanyainya.


"Heemm...meiyou Ma justru aku senang karena kebetulan aku pulang ke kampung halamanku jadi aku harus mengunjungi teman lamaku dulu, duibuqi Ma aku pulang terlambat temanku tidak memperbolehkanku pulang lebih awal katanya dia masih rindu padaku" kata Qiqi berbohong pada ibunya mana mungkin ia mengatakan sejujurnya bahwa ia baru saja bertemu Kenny laki-laki idolanya itu. demi Kenny ia sampai rela berbohong kepada ibunya sekarang.


"Heemm.... begitu, yaa sudah cepat masuk dan cepatlah beristirahat sayang Mama masuk dulu yaa" Umma sengaja tidak mengunci pintu ruang tamu karena Qiqi belum pulang dan lupa tidak membawa kunci cadangan sebelum berangkat pergi tadi.


"Hao ba Ma, selamat malam cepatlah tidur Ma, Qiqi sayaaang sekali dengan Ma" Qiqi mencium pipi ibunya, lalu mengunci pintu dan pergi ke kamarnya ia menyelesaikan ritualnya di kamar mandi seperti biasa gosok gigi dan memakai cream malam, lalu berganti baju tidur. ia rebahkan tubuhnya untuk cepat menyambut mimpi indahnya di alam bawah sadar itu.


Dua hari telah berlalu, di pagi yang cerah, Lin Qian masih tidur nyenyak belum mau beranjak dari kasur kesayangannya. Shelly sudah rapih siap untuk berangkat kembali ke kota. waktu yang diberikan Manager Jisyo untuk Qiqi pulang berlibur ke kampung hanya 3 hari tidak lebih dan hari ini mereka harus kembali ke asrama di kota.


POV kembali ke asrama


"Qiqi qilai ba, rupanya kau masih tidur yaa. kita harus segera kembali ke kota. jadwalmu latihan masih padat, beberapa gerakanmu juga masih belum benar-benar hafal. ingat, kau juga harus mempersiapkan pembuatan video clip di Bali, Qiqi ayolah cepat bangun nanti Manager Jisyo marah jika kita terlambat kembali ke asrama" rengek Shelly asisten pribadinya itu memang banyak bicara.

__ADS_1


"Aku masih ngantuk beri aku waktu 5 menit lagi Shelly mataku masih ingin terpejam" sambil menguap meluruskan tubuhnya di atas tempat tidur Qiqi bergumam.


"Meiyou Jiejie, sekarang juga kau harus bangun Qiqi, sudah tidak ada waktu lagi untuk santai, ayoo cepatlah bangun" Shelly berusaha keras, menarik selimut serta tubuh Qiqi sampai Jiejie-nya itu benar-benar terbangun. Qiqi sangat mengantuk semalaman ia bergadang tidak tidur. obrolannya semalam dengan Kenny Lin lewat aplikasi WeChat membuat ia sangat mengantuk paginya. tapi dia bahagia sebelumnya ia sempat jalan berdua dengan Kenny Lin perjalanan cintanya baru saja di mulai.


Lin Qian dan Kenny Lin memutuskan untuk backstreet sementara. mereka tak ingin hubungannya di ketahui publik saat ini. mereka berdua sepakat menjalani kisah cinta secara diam-diam dari teman,keluarga,media dan fans. heemm... walau pun mata Qiqi masih mengantuk tapi dia tetap bangun, mandi dan berpamitan dengan seluruh anggota keluarganya.


"Lin Qian, Mama selalu merindukanmu dan menyayangimu jika kamu merindukan Mama disana hubungi Mama yaa, sekarang adik mu sudah Mama belikan ponsel agar kita bisa saling mengabari keadaan disini maupun disana, kamu harus menjaga kesehatan jangan terlalu lelah usahakan banyak minum vitamin yaa sayang dan satu lagi jangan mudah stress kurangilah beban pikiranmu dengan menceritakan kepada teman dekatmu dengan begitu kamu akan merasa lega nak, Shelly mungkin bisa kamu ajak bicara sesekali kalian bisa bertukar pikiran jika saling bercerita dan terbuka, jangan sering menangis yaa sayang nanti Umma tidak bisa melihat kecantikan putri Mama yang manis ini" ucap nyonya Han Yuan sembari mencubit pipi putrinya dan memeluknya erat seakan tidak ingin melepas kepergian Qiqi kembali ke asrama tapi apalah daya ini sudah keinginannya untuk bekerja di kota.


"Jiejie aku juga akan sangat merindukanmu" adik kesayangan Qiqi memeluknya dengan manja lalu Qiqi mencium keningnya.


"Baba aku berangkat dulu, jaga kesehatanmu Baba, aku sangat menyayangimu" ucap Qiqi memperingati ayahnya yang terkadang sakit-sakitan dengan pola makan yang tidak sehat, Qiqi memeluk ayahnya sangat erat ia tahu tidak bisa sering pulang mengunjungi mereka liburan kali ini sangat singkat hanya 3 hari saja.


"Hao le kalau begitu, Baba, Waigong, Mama, Celine kami pamit pergi ke kota. terima kasih atas perhatian kalian kepada saya selama ini, maaf jika sering merepotkan" Shelly berpamitan dengan keluarga Qiqi.


"Shelly Jiejie bekerjalah dengan baik disana" Celine menyanjung Shelly di hadapan keluarganya. Shelly hanya tersenyum saja.


"Shi..Celine xiexie atas perhatianmu, kau juga belajar yang rajin yaa, sampai jumpa semuanya di lain hari" Qiqi dan Shelly melambai-lambaikan tangan tanda perpisahan serta menarik koper masing-masing sambil berjalan menjauh dari pandangan keluarga Qiqi.


"Jiejie Qiqi ayoo cepat waktu kita sudah tidak banyak, 2 jam lagi pesawat akan take off sekarang sudah jam 7 pagi itu tandanya kita harus buru-buru berangkat" Shelly mengomel tidak karuan.


"Iya iya sabar dong Shelly aku sudah berjalan lebih cepat jika aku paksakan lebih cepat lagi kakiku bisa terluka ataupun terkilir, lihatlah itu disana taksi kita sudah datang ayoo cepat kita masuk" Qiqi senang taksi yang akan membawa mereka ke Bandara sudah tiba di pemberhentian halte Bus sesuai dengan keinginan mereka.

__ADS_1


"Iya Jiejie ayoo kita kesana" Shelly buru-buru berjalan ke arah mobil itu. lalu mereka memasukkan kopernya ke bagasi mobil di bantu sopir taksinya.


"Duibuqi..kami sudah terlambat bisakah anda lebih cepat menyetirnya kami ingin cepat sampai di Bandara" kata Shelly setelah berada di dalam mobil.


"Hao..duibuqi cuoguo tolong di pasang dulu seatbelt-nya agar perjalanan kita aman tidak ada masalah di perjalanan nanti saya akan usahakan menyetir agak cepat" ucap pak sopir taksi tersebut.


"Hao ba, Jiejie cepat pasang seatbeltmu, oh yaa Jiejie sambil menunggu kamu istirahat saja dulu katanya tadi masih ngantuk nanti kalau sudah sampai Bandara akan ku bangunkan OK" Shelly menyarankan Qiqi nampaknya Qiqi memang masih mengantuk karena sedari tadi menguap saja di jalan.


Setelah beberapa saat, tibalah mereka di Bandara "Duibuqi cuoguo anda sudah sampai tujuan" Sopir taksi memberitahu.


"Jiejie Qiqi ayo bangun kita sudah sampai" Qiqi lalu membelalakkan matanya dan menguap lagi.


"Heemm...sudah sampai yaa ayo kita turun oh yaa Shelly apakah sudah kamu bayar taksinya??" Qiqi bertanya.


"Sudah Jiejie semuanya sudah beres barang-barang kita juga sudah diturunkan dari mobil, lebih baik kita cepat keluar dulu" Shelly menarik lengan Qiqi untuk cepat turun dari mobil taksi.


"Xiexie cuoguo kalian sudah memakai jasa taksi saya jika kalian membutuhkan taksi anda bisa menghubungi kami" sang sopir mengucapkannya sembari membungkuk sebentar sebagai tanda terima kasih.


"Hao ba" kata Lin Qian dan Shelly serempak.


Setelah mereka berjalan ke dalam Bandara, lalu berjalan lagi melewati petugas Bandara yang memeriksa mereka dan barang bawaannya, kemudian mereka di himbau oleh pegawai Bandara agar cepat menuju ke Pesawat yang akan berangkat pada jam 09.00 pagi ini. Qiqi dan Shelly bergegas pergi untuk masuk pesawat mereka tidak ingin tertinggal oleh penumpang yang lain, lama berjalan kesana kemari akhirnya mereka bisa bernafas lega sekarang. duduk dengan tenang sembari menikmati layanan para pramugara/i di pesawat. tidak berapa lama pesawat pun mendarat dengan aman. Qiqi dan Shelly asisten pribadinya keluar dari bandara dan mencari taksi untuk pergi kembali ke asrama mereka.

__ADS_1


__ADS_2