Fate Of Love

Fate Of Love
Part 32


__ADS_3

POV Trending di medsos


Berita tentang pertemuan diam-diam antara Kenny Lin dan Lin Qian sudah menyebar dengan cepat di jejaring sosial weibo dan wechat, beritanya menjadi berita terhangat dan trending topic teratas. Pasalnya sebelum berita mereka keluar ke publik tuan Michael He sudah mengumumkan kabar bahagia tentang rencana pernikahan Kenny Lin dan Qiu Yanzhi setelah berhasil dalam operasi pencangkokan tulang kakinya.


Saat di jepang tuan He sempat membaca berita yang beredar ini, lantas dia langsung saja menghubungi manager Jun Syeok dan memerintahkannya agar semua permasalahannya ini segera diselesaikan. Operasi Qiu Yanzhi berjalan dengan lancar, 3 hari lagi tuan Michael He akan berangkat kembali ke Shanghai China.


Setelah mendapat perintah dari tuan He tak lama kemudian ia memanggil Kenny Lin untuk menghadapnya ke ruang kerja.


"Kenny Lin apa-apaan ini??" bentak Jun Syeok padanya.


Jun Syeok menunjukkan beberapa majalah dan media sosial yang memuat foto Kenny Lin yang sedang menggandeng tangan Lin Qian dengan penampilan anehnya.


"Ada hubungan apa antara dirimu dan Lin Qian?? ayo cepat jelaskan!!" sepertinya Jun Syeok tak mampu lagi membendung emosinya.


Mungkin karena banyaknya tekanan-tekanan dari tuan He yang membuat managernya marah-marah. Kenny Lin hanya diam saja, begitu cepatnya berita ini menyebar sampai ketelinga Jun Syeok.


"Aku hanya bertemu dengannya apa ada yang salah??" Kenny Lin justru balik bertanya.


"Tak ada yang salah jika pertemuanmu tak diam-diam seperti ini dengannya, lihatlah foto di majalah dan media ini kamu memegang tangannya dengan erat. Lalu pakaian apa yang kalian pakai itu!?? konyol dan aneh sekali" gerutu Jun Syeok.


"Kamu tahu tadi tuan He menghubungiku, dia merasa tidak nyaman dengan berita ini. Apalagi saat rencananya yang akan menikahkan putrinya denganmu sudah dekat. Bahkan berita pernikahan kalian sudah menyebar juga, kamu sadar tidak dengan posisimu sekarang??" bentak Jun Syeok.

__ADS_1


"Itu adalah privasiku manager, tak semua orang harus mengetahuinya termasuk dirimu" ucap Kenny Lin.


"Kenny Lin, aku tahu kisah cintamu dengan putri Tuan He, tapi kenapa masalah Lin Qian tak pernah kamu ceritakan?? selama ini kupikir aku sudah menjadi teman yang baik untukmu" Jun Syeok berjalan mendekati lemari es dan mengambil minuman dingin.


"Aku sudah katakan bukan ini adalah privasiku manager!!" ucap Kenny Lin kekeh dengan pembelaannya.


"Tapiii...kamu itu publik figur Kenny Lin, Kamu itu seorang superstar, semua berita tentangmu akan berdampak pada karir dan masa depanmu, apalagi wanita yang akan kamu nikahi adalah putri tunggal Tuan Michael He. Apakah kamu tak tahu kalau beliau itu salah satu pemilik saham terbesar dan terkuat di perusahaan mebel music kita??" tanya manager Jun Syeok.


"Lantas apakah karena hal itu aku harus jadi boneka Tuan He??" Kenny Lin mulai menggeram kesal dan nada suaranya pun mulai meninggi.


" Yaa kalau memang harus seperti itu, lagipula nikmati saja permainan ini. Nona Qiu Yanzhi itu sudah cantik, baik dan juga wanita yang berbakat. Apalagi coba yang kurang darinya?? kamu harus bersyukur nasibmu sungguh beruntung, Nona Yanzhi juga pasti tidak akan menyulitkan hidupmu Kenny Lin, dia wanita kaya putri semata wayang Tuan He pasti banyak laki-laki yang tertarik padanya hanya saja dia sudah kepincut denganmu saja, jika aku menjadi dirimu tidak akan kusia-siakan wanita sepertinya, atau jangan-jangan kamu punya hubungan special dengan Lin Qian??" tanya manager Jun Syeok sembari menenggak minumannya.


"Bu..bu..ooo..habislah kita, kamu jangan bercanda denganku, kalian bisa dikeluarkan dari perusahaan ini jika kalian ketahuan saling suka" ujar managernya tak percaya.


"Aku sudah mencintai Lin Qian jauh sebelum aku bertemu Qiu Yanzhi, bagiku Yanzhi teman baikku disaat itu karena kami memulai perkenalan lewat weibo dan wechat, aku tak menyangka dia tertarik padaku padahal kami belum bertemu. Maka dari itu aku cepat-cepat pergi saat Qiu Yanzhi ingin memperkenalkanku pada orang tuanya. Tapi sial sekali, ternyata dia mengejarku dari belakang dengan mobilnya dan pada akhirnya kecelakaan itu terjadi serta membuatku harus menikahinya..." belum selesai Kenny Lin berbicara.


"Goule jangan lanjutkan lagi ceritamu, aku tak mau tahu, lebih baik kamu bersiap-siap karena Tuan He sudah mengurus acara pernikahanmu dengan Nona Yanzhi" ucap Jun Syeok tak mau ambil pusing.


"Bukankah katamu kita ini teman kenapa sekarang setelah semuanya kamu ketahui kamu malah cuci tangan begitu saja" ucap Kenny Lin tak percaya ternyata kisah cintanya sia-sia ia beritahukan pada managernya.


Sambil beranjak menuju sofa,"Karena kisah percintaanmu ini memang benar-benar sulit, aku tak punya solusinya, sekarang aku harus menempatkan diri sebagai managermu, kamu bisa saja aku keluarkan dari agensi karena sudah mencintai rekan kerjamu sendiri. Tapi jika kamu mau menikah dengan Nona Yanzhi kamu akan diprioritaskan dalam segala hal bagaimana??" ujar Jun Syeok memberikan pilihan.

__ADS_1


"Aku muak dengan situasi ini, kapan aku bisa menjalankan hidupku dengan tenang sesuai keinginanku??" lalu ia tarik rambutnya karena frustasi dan pergi meninggalkan Jun Syeok didalam ruangannya.


Tak lama berjalan keluar dari ruangan managernya Kenny Lin mendapat pesan singkat dari Tuan Michael He agar ia bersedia datang ke kediamannya esok lusa. Belum usai satu masalah ternyata datang lagi masalah berikutnya ia berfikir mungkinkah Tuan He akan menanyainya tentang isu yang sudah beredar diluar sana.


POV kediaman Tuan Michael He


Beberapa hari kemudian, Kenny Lin harus pergi menemui Tuan He sekarang juga di rumahnya, Disana sudah ada CEO perusahaan yang juga menjadi kerabat beliau, Qiu Yanzhi, Nyonya He dan juga manager Jun Syeok sebagai perwakilan dari Boyband. Terlihat dari cara mereka duduk tampak aura formal dan menegangkan. Mereka duduk di ruang rapat dengan kursi dan meja yang disusun berbentuk persegi empat, Qiu Yanzhi duduk persis disebelah Tuan Michael He.


"Silahkan masuk!!" kata Tuan He yang menoleh ke arah pintu ruangan.


"Ni hao ma??" Kenny Lin menyapa Qiu Yanzhi dengan lembut.


Sambil menoleh ke arah Kenny Lin dengan tersenyum manis "Feichang, feichang hao Gege" Qiu Yanzhi menjawab dengan jelas.


Setelah basa basinya selesai dengan Yanzhi, kemudian Kenny Lin duduk disalah satu kursi, tak lama kemudian Tuan Michael He memulai obrolan.


""Memang ini salah saya terlalu terburu-buru dalam menjadwalkan acara pernikahan kalian" Tuan He langsung bicara pada inti pembicaraan.


"Sebetulnya ini permintaan dari Qiu Yanzhi maka untuk alasan inilah saya mengundangmu kesini" kata Tuan He.


"Saya merasa sangat terhormat memenuhi undangan darimu Tuan He" jawab Kenny Lin dengan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2