
POV Mie Biang Biang
Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di tempat tujuan, Kenny Lin turun dari motor lalu membantu Lin Qian melepaskan helmnya.
"Wo zai zheli bangmang Qiqi??" ucap Kenny Lin.
"Shi....Gege, emmm... xiexie" ucap Lin Qian.
"Meiguanxi sayang...lagipula jangan pernah sungkan lagi denganku sekarang kamu itu wo de qizi" ucap Kenny Lin melepaskan helm Qiqi sembari berbisik halus di telinga Lin Qian.
Qiqi yang mendengarnya menjadi geli sendiri hingga salah tingkah. ia sekarang baru sadar bahwa mereka berdua bukan lagi pacaran layaknya sepasang kekasih tapi lebih dari itu kini mereka berkencan sebagai suami istri. lanjut pacaran habis nikah tak apa-apa kan yaa hihi...biar makin romantis.
Kenny Lin lalu mempersilahkan Qiqi duduk di sampingnya, ditariknya kursi di kedai makanan disana untuk tempat duduk Qiqi.
"Darao yixia Gugu, saya pesan mie biang-biang 2" ucap Kenny Lin memanggil si empunya kedai makanan.
"Shi..." ucapnya singkat.
Qiqi melihat-lihat kanan kiri di sekitar mereka, dan melirik sekilas pada Kenny Lin.
"Gege apakah kamu bisa makan di pinggir jalan seperti ini" tanya Lin Qian yang ragu jika Kenny Lin risih makan bersamanya di warung pinggir jalan.
"Mei wenti Qiqi, aku akan biasakan hal seperti ini bersamamu, aku harus banyak belajar darimu kesederhanaan hidup yang kamu jalani, bukankah kita harus sehati sekarang biarkan aku mengikuti kebiasaanmu" ucap Kenny Lin menyelipkan rambut Qiqi ke telinganya yang menghalangi pandangannya.
"Shi Gege...duibuqi kamu harus mengikuti gaya hidupku sekarang, Gege tapi aku tak memaksamu mengikuti semuanya, lakukanlah jika kamu mau tapi jika tidak tak apa-apa jangan memaksakan diri, hidupku memang sesederhana ini aku sudah biasa" ucap Lin Qian sendu takut jika Kenny Lin tak bisa mengikuti dan beradaptasi dengan kebiasaannya dari semua hal.
"Hao...hao...lihatlah gugu itu sedang kemari jangan tunjukkan wajah sedihmu" ucap Kenny Lin menghiburnya.
__ADS_1
"Qing chi...jika butuh apa-apa panggil saja" ujar penjual kedai yang melayani.
"Qiqi qing chi...aku akan mencobanya, ini pertama kalinya aku makan mie biang-biang bersamamu biasanya makanan ala resto yang selalu kita makan" ucap Kenny Lin.
"Shi...Gege, sekarang cobalah ini sangat enak sekali, dulu aku sering makan mie ini tapi setelah aku pergi ke kota untuk pertama kalinya lagi aku bisa makan mie biang-biang ini, karena kedai yang menjual makanan ini sekarang jarang kutemui di daerahku ini, untung saja kita bisa menemukannya" ucap Lin Qian di sela-sela makannya, Qiqi makannya sangat lahap.
Beberapa menit kemudian mereka sudah selesai makan, Lin Qian berbicara pada Kenny Lin tentang langkah selanjutnya.
"Gege...lalu setelah ini kita mau lakukan apa lagi??" ucap Lin Qian sembari mengelap mulut Kenny Lin yang sempat blepotan terkena percikan air mie tadi.
"Emmm...apakah kamu tak ingin merayakan pernikahan kita??" ucap Kenny Lin meraih tangan Lin Qian lalu ia pegang dengan erat.
"Shi Gege...tapi apakah bisa??" tanya Lin Qian.
"Nenggou Qiqi, memang apa yang kamu inginkan, katakanlah" ucap Kenny Lin mendengarkan.
"Hao...hao...wo tongyi Qiqi, besok kita akan laksakan tapi sederhana saja dirumah tidak usah yang aneh-aneh, lagipula kita tak boleh kelelahan karena lusa kita sudah harus kembali ke kota" ucap Kenny Lin memperingati.
📲Lin Qian kemudian menghubungi temannya si Yue Ran "Yue'er apakah kamu bisa membantuku??" tanya Lin Qian to the point.
"Shi...ada apa Lin Qian, sepertinya kamu sangat membutuhkan bantuanku, coba katakan!!" ucap Yue Ran.
"Shi...Yue'er aku ingin menyewa jasamu, apakah masih bisa?? aku ingin membuat foto keluarga di hari resepsi pernikahanku besok, duibuqi waktuku singkat sekali disini Yue'er??" ucap Lin Qian harap-harap cemas jika keinginannya tak bisa terwujud.
"Deng yi hui Qiqi akan ku lihat jadwal kami, emmm...Qiqi sepertinya bisa tapi kapan kami harus prepare semuanya??" tanya Yue Ran setelah melihat jadwal kerjanya yang ternyata kosong untuk minggu-minggu ini.
"Apakah hari ini bisa prepare Yue'er karena lusa kami akan bersiap-siap pergi ke kota lagi" ucap Lin Qian.
__ADS_1
"Hao le akan aku usahakan, aku akan mencari teman-temanku yang lain agar cepat mempersiapkannya, lalu bagaimana dengan gaunnya apa kamu punya atau kami yang akan menyediakannya??" ucap Yue Ran, ia pikir Qiqi punya gaun sendiri untuk pemotretan.
"Semuanya aku serahkan padamu Yue ran" ucap Lin Qian pasrah.
"Hao...hao...Qiqi, oke see you" ucap Yue Ran menyudahi telponnya.
Lin Qian kini lega akhirnya satu masalah sudah selesai, sekarang ia akan menyelesaikan yang lain.
"Duibuqi Gege...aku terlalu lama berbicara padanya, Qilai ba kita pulang saja" ajak Lin Qian.
Kenny Lin mengangguk tanda setuju, sebelum pulang dia sempat membayar makanan pada si empunya kedai,lalu pergi setelahnya.
Di perjalanan Kenny Lin menyuruh Lin Qian agar memeluknya dari belakang, Lin Qian menuruti keinginan suaminya itu, tadinya ia sempat tak mau karena masih canggung dengan perlakuan Kenny Lin yang berubah drastis setelah mereka resmi, ia tak bisa membayangkan jika ia harus melayani Kenny Lin lebih dari sekedar ciuman, dipikirannya sempat ada rasa takut dan gugup apalagi malam ini pasti Kenny Lin akan tidur bersamanya.
"Gege...aku ingin bertanya padamu, apakah nanti malam kamu akan tidur dikamarku??" tanya Lin Qian deg-degan mendengar jawaban Kenny Lin.
"Heemm...memang kenapa Qiqi, apakah aku boleh tidur bersamamu??" Kenny Lin justru balik bertanya dan ingin menggoda Lin Qian, sebenarnya dia sudah menunggu waktu seperti ini sejak lama, tapi jika Lin Qian belum siap ia tak akan memaksa.
"Eemmm...jika aku menolak nanti Mama dan Baba akan marah padaku, tapi kamu tidak boleh meminta sesuatu dulu dariku yaa, aku belum siap Gege" ungkap Lin Qian malu-malu.
"Tenang saja Qiqi...aku tak akan memintanya jika kamu tak memancingku, maka dari itu berhati-hatilah saat bersamaku hehe..." Kenny Lin menggodanya lagi.
Seketika bulu kulit Lin Qian meremang, ia sudah dag dig dug mendengar godaan Kenny Lin. lalu spontan mencubit pinggang Kenny Lin pelan, yang dicubit pun meringis kesakitan.
"Auwww...Qiqi, kenapa kamu mencubitku, aku kan hanya memperingatimu saja hoho..." ujar Kenny Lin.
"Tapi peringatanmu menakutkan bagiku Gege, jika sampai aku tak sadar telah memancingmu lalu bagaimana??" tanya Qiqi spontan.
__ADS_1
"Eemmm...itu resikomu hihi..." Kenny Lin tertawa lepas di tengah perjalanan ini.