Fate Of Love

Fate Of Love
Part 55


__ADS_3

POV Aku mengintip tubuhnya.


Saat dirinya tengah berbicara sendirian tiba-tiba terdengar suara ceklek an pintu yang akan dibuka, Qiqi buru-buru tidur kembali berpura-pura bahwa ia belum bangun, diintipnya dari balik rambut yang menutupi wajahnya yang sengaja ia buat berantakan agar terlihat jelas bahwa Qiqi masih tertidur sejak tadi hehe...Qiqi terkejut melihat tubuh Kenny Lin yang sixpack...rasanya Qiqi ingin sekali ia menyentuhnya tapi detik kemudian ia urungkan niatnya, Qiqi masih asyik mengintipnya lewat celah rambutnya.


"Sepertinya ada yang aneh sekali, apakah sebenarnya Qiqi sudah bangun atau belum yaa, coba kudekati dia" ucap Kenny Lin merasa ada yang memperhatikannya dari jauh.


Saat Kenny Lin mencoba mendekatinya Lin Qian langsung memejamkan matanya, hatinya dag dig dug jika ia ketahuan memperhatikan Kenny Lin sejak tadi. ia atur deru nafas yang keluar agar tak terbongkar aksi mengintipnya, berbeda dengan Kenny Lin dia justru semakin dekat mendekati ranjang tidur tersebut dengan masih menggunakan handuk dan rambut yang masih basah, bau wangi dari tubuh Kenny Lin menyeruak di dalam ruangan kamar.


"Heeemp..." Lin Qian berpura-pura mengigau dan merubah posisi tidurnya membelakangi Kenny Lin.


"Ah ternyata dia masih tidur tapi kenapa aku merasa ada yang mengawasiku sejak tadi, hah ya sudahlah" ucap Kenny Lin lalu menjauh dari ranjang.


Kenny Lin lalu pergi ke arah lemari dan berpakaian dengan santainya tepat saat Kenny Lin membuka handuknya tiba-tiba Lin Qian bangun dari tidurnya, Kenny Lin membalikkan tubuhnya yang sempat akan berganti pakaian.


"Aaaaa....Gege apa yang kamu lakukan cepat berbalik lagi badanmu, kenapa kamu membuka handukmu didepanku" ucap Lin Qian kaget padahal di hatinya merasa senang hihi...


"Hei aku itu terkejut karena kamu sudah terbangun dari tidurmu, aku sempat melihatnya di kaca mangkanya aku membalikkan tubuhku kebelakang" ucap Kenny Lin langsung menutup tubuhnya dengan handuk lagi dan mendekati Qiqi.


"Oh duibuqi jika aku mengagetkanmu Gege...aku kira tak ada orang disini tadi hehe..." ucap Qiqi dengan tertawa kecil.


"Waahh kamu baru selesai mandi ya, hao ba aku juga akan pergi mandi" ucap Qiqi menghindari Kenny Lin.

__ADS_1


"Tungguuu..." ucap Kenny Lin menghentikan langkah kaki Lin Qian yang akan turun dari ranjang.


"Ada apa Gege??" tanya Qiqi tak mengerti


Kenny Lin duduk disamping Qiqi dan mendekatinya "Apakah sejak tadi kamu sudah bangun dan memperhatikanku heeem..." tanya Kenny Lin menarik dagu Qiqi.


"Meiyou...aku baru saja ba banguun..." ucap Qiqi dengan nada gugupnya dan membuang muka ia takut ternyata Kenny Lin sudah sempat menebaknya, 'matilah aku' ucapnya dalam hati.


"Zhen de ma...aku sejak tadi merasa ada yang mengawasiku dari jauh bukankah seharusnya itu kamu siapa lagi orang yang ada disini selain kamu saaayang" tangan Kenny Lin mengelus lembut pipi Lin Qian.


"Bu bu itu bukan aku mungkin disini ada hantu bisa saja kan" ucap Qiqi mengalihkan pembicaraan.


"Tak akan ada hantu disini" ucap Kenny Lin sembari mendekati wajah Lin Qian lebih dekat lagi.


Kenny Lin semakin menggodanya, ia terus maju dan maju mendekati Qiqi, ia ingin tahu apa yang dikatakan Qiqi bohong atau bukan.


"Zhen de kamu belum bangun sejak tadi saaayang heemm..." Kenny Lin mendekatinya lebih dekat lagi hingga kurang beberapa inci saja mereka bisa berciuman.


"Shi Gege..." Qiqi sudah ketakutan dan hatinya berdegub kencang, ia akan memikirkan lari dari introgasi Kenny Lin ini.


Kenny Lin mulai mendekatkan bibirnya, menciumnya dan menuntun Qiqi agar ia mau membalasnya, Qiqi diam saja tak meresponnya, lalu Kenny Lin menggigit bibir bawah Qiqi dan menerobos masuk kedalam menelusuri rongga mulut tersebut, dituntunnya lidah Qiqi untuk saling bertautan..tangannya pun tak tinggal diam menjelajahi kedalam baju Qiqi mencari benda kenyal didalam sana, setelah ia menemukannya ia remas benda tersebut dan memainkan pucuknya dengan kedua jarinya, tubuh Qiqi meremang seketika dengan sentuhan lembut suaminya, akalnya melambung tinggi kedunia fantasinya, saat Qiqi menikmatinya tiba-tiba Kenny Lin memberhentikan aksinya sepihak, Kenny Lin menyeringai didepannya.

__ADS_1


"Qiqi saaayang ada apa denganmu, apakah kamu menyukainya" ucap Kenny Lin beranjak dari sana dan berganti pakaian.


"Gege kamu...huuufh..." ucap Qiqi kesal baru saja otaknya akan bertraveling malah sudah dihentikan Kenny Lin.


"Ternyata kamu pandai sekali membohongiku Qiqi, sejak tadi kamu pasti sudah bangun, lihatlah aku akan menghukummu nanti malam...sekarang lekaslah pergi mandi dan turun ke bawah, kita akan makan bersama" ucap Kenny Lin sembari membuka pintu kamar dan keluar.


"Huuuh dasar orang aneh suka sekali menggantungkan hasratku, awas saja nanti malam aku pun akan memberikan perhitungan padanya, enak saja dia sudah memancingku lalu berhenti sepihak ketika aku sedang menikmati sentuhannya" ucap Lin Qian mendengus kesal gagal otaknya bertraveling.


Lalu Lin Qian beranjak dari tempat tidur dan mengambil handuk bersih di lemari dan berjalan masuk ke bathroom untuk memulai ritual membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.


Sedangkan Kenny Lin menguping dari balik pintu kamar, mendengarkan kekesalan istrinya. detik kemudian ia berjalan ke bawah sembari mengelus bibirnya yang sempat bersentuhan dengan istrinya, sekarang ia sudah tahu titik kelemahan Lin Qian yaitu ada pada dadanya, jika ia ingin membuat istrinya bergairah maka ia harus memainkan si pucuk dada tersebut ini baru menggunakan dua jarinya bagaimana jika ia menggunakan lidahnya sepertinya akan lebih seru menurutnya, ia akan mencobanya nanti malam.


POV Cobalah masakanku


Kenny Lin memasak bahan makanan seadanya didapur, bahan tersebut ia beli dengan menyuruh Liu Yucha saat diperjalanan tadi, ia tak bisa membelinya sendiri karena bahunya sudah dibuat sandaran Lin Qian, dengan cekatan ia membuat segala macam masakan sesuai bahan yang ada. tak lama kemudian Qiqi turun dari kamarnya dan menuju dapur.


"Hao baobei...kemarilah duduk disini" ucap Kenny Lin menarik kursi untuk Qiqi tempati. lalu Kenny Lin melepaskan celemek dapur yang sempat ia pakai untuk memasak.


"Waaah ini harum sekali sepertinya lezat" ucap Qiqi memainkan lidahnya sembari menghirup aroma masakan Kenny Lin.


"Goule goule kita makan saja jangan hanya di pandangi tapi dinikmati, laiba laiba" Kenny Lin memulai ritual makannya bersama Lin Qian.

__ADS_1


"Hao hao...laiba aku akan memakan semuanya jika rasanya enak" ucap Lin Qian mengambil nasi dan lauk pauk diatas meja tersebut.


"Xiexie Gege...ini enak sekali kamu memang yang terbaik, aku harus banyak belajar memasak darimu" ucap Lin Qian sembari mengunyah makanannya. Kenny Lin tersenyum manis mendengar ucapan istrinya sungguh imut sekali wanita didepannya.


__ADS_2