
Pemakaman nona Yanzhi berlangsung dengan tertib, walaupun di iringi dengan tangisan dan pingsannya nyonya He. Seluruh keluarga besar tuan Michael He telah pergi dari tempat duka tersebut, sedangkan Kenny Lin masih berada di samping makam Qiu Yanzhi.
"Qiu Yanzhi sekarang kamu pasti sudah tenang bukan di sana, sedangkan aku masih harus menghadapi hari esok dengan sisa-sisa kekuatanku, apakah menurutmu selama ini aku terlihat baik-baik saja?? tidak Yanzhi sama sekali tidak baik-baik saja, aku merasa tertekan dengan kedatangan kedua orang tuamu, awalnya aku hanya iseng saja denganmu tapi kenapa justru kamu jatuh cinta sungguhan padaku?? aku belum ingin memiliki komitmen yang serius denganmu tapi kamu malah mengambil keputusan sendiri dengan memperkenalkanku pada orang tuamu, jika kamu tak egois mungkin kamu masih hidup bersama kami, padahal sebelumnya sudah aku jelaskan padamu bukan jika aku belum siap tapi kamu tetap bersikeras dengan keinginanmu itu hingga kecelakaan besar itu menimpamu, selama ini aku hancur segalanya telah kuhancurkan karena rencana pernikahan kita yang tak berawal dan berujung" ujar Kenny Lin mencurahkan semua isi hatinya yang terdalam di depan nisan Qiu Yanzhi yang masih basah dengan guyuran bermacam-macam bunga yang meninggalkan semerbak wanginya.
"Bolehkah sekarang aku memulai hidupku sendiri Yanzhi?? aku tak ingin lagi hidup dibawah tekanan kedua orang tuamu itu, lagipula jauh sebelum aku mengenalimu secara langsung hidupku amat baik-baik saja segala hal kujalani dengan hati yang senang, bersama teman dan juga wanita yang telah resmi menjadi kekasihku dia Lin Qian. tapi semenjak kamu hadir di tengah-tengah kami dengan keadaan sakit dan kecelakaan itu...hiks...kamu membuatmu tak berdaya Yanzhi disatu sisi aku tak ingin berpaling dari kekasihku tapi di sisi lain aku menghormati keluargamu yang telah banyak berjasa pada perusahaan musik yang aku naungi...hiks..." lanjutnya sembari menangis.
"A Good Bye..terkadang perpisahan itu adalah hal yang terbaik bagi setiap manusia seperti kita" Kenny Lin beranjak dan pergi dari tempat peristirahatan terakhir Yanzhi, dia tak kembali ke rumah orang tua Qiu Yanzhi yang telah menunggunya pulang justru ia lebih memilih pergi entah kemana dengan menyusuri jalanan yang sunyi.
Media massa sedang ramai memberitakan tentang kematian Qiu Yanzhi putri tuan Michael He, tak hanya itu saja kepergian Kenny Lin pun menjadi berita yang paling disukai oleh para netizen.
"Setelah kematian Qiu Yanzhi putri tunggal Tuan Michael He seorang konglomerat yang memiliki saham terbesar di perusahaan music entertainment. Kenny Lin yang dikabarkan akan menikahi nona Qiu Yanzhi kini menghilang entah kemana?? teman-teman Boybandnya dan para agensi masih mencarinya dan menunggu kabar berita dimana sang idola pergi selama ini"
Kenny Lin langsung menutup i-padnya, "Dasar orang-orang aneh untuk apa mereka memberitakan hal tak berguna seperti ini, yang sudah pergi untuk apa mereka cari-cari lagi" gumamnya dalam hati.
POV Pulang kampung
Sekarang Kenny Lin pergi sejauh mungkin dari orang-orang yang menyayanginya, ia ingin menyendiri untuk sementara waktu agar ia bisa menenangkan pikirannya yang sempat kacau balau. ia pergi pulang ke rumah orang tuanya di Niujie Shanghai sama seperti Lin Qian hanya saja berbeda tempat.
__ADS_1
Sesampainya disana Kenny Lin berkali-kali mencoba menghubungi dan mengirim pesan singkat pada pujaan hatinya lewat ponselnya, namun tak satu pun yang dibalas kekasihnya si Lin Qian. usaha terakhirnya kini tertambat pada Fei Shuang teman satu grupnya Lin Qian yang sempat cekcok sebelumnya di asrama. semenjak pertengkaran mereka yang sempat heboh itu, sepertinya Fei Shuang terlihat sudah berubah, ini adalah kesempatan yang baik untuk Kenny Lin memulai pertemanan kembali, pikirnya.
Kenny Lin mengirimkan pesan singkat pada Fei Shuang di wechatnya "*Aku sudah mencoba menghubunginya berkali-kali tapi kenapa pesanku tidak di balas Lin Qian?? aku memang pernah memarahinya sampai begitu keras, duibuqi ini salahku. Fei Shuang bolehkah sekarang aku juga menjadi temanmu??
"Tentu saja boleh Gege, dengan senang hati. oh yaa Gege aku turut prihatin atas apa yang menimpa Gege dan calon istrimu*" tak lama kemudian Fei Shuang membalasnya.
Dengan antusias Kenny Lin membaca pesan dari Fei Shuang dan membalasnya lagi "*Yang aku inginkan sejak dulu itu hanya Lin Qian entah kenapa yang datang kepadaku dan harus kuterima adalah Qiu Yanzhi. maukah kamu membantuku Fei Shuang ku mohon!!"
"Apa yang bisa kubantu Gege, katakanlah*!!" dengan cepat Fei Shuang membalas.
Fei Shuang membalas dengan segera "Hao ba Gege, saya akan usahakan bicara dengan Jiejie Qiqi terlebih dulu dan mengurus segala keperluannya untuk pulang"
Kenny Lin membalas untuk yang terakhir kalinya pada pesan singkat ini "Xiexie Fei Shuang kamu telah sudi membantuku walaupun aku pernah menyakitimu sebelumnya, Duibuqi"
Fei Shuang sangat bahagia akhirnya permasalahan yang sebelumnya terjadi padanya kini sudah berakhir justru sekarang ia malah berteman dengan Kenny Lin.
Tak lama kemudian ia pergi menghampiri Lin Qian yang sedang berada di taman belakang asrama.
__ADS_1
"Jiejie...ada kabar baik untukmu" sembari mendekatkan mulutnya ke telinga Jiejie Qiqi berbisik, mereka berdua duduk di kursi taman. Fei Shuang sangat antusias sekali untuk menyampaikan pesan singkat dari Gege Kenny Lin.
"Kabar baik apa cepat katakan!!" tanya Lin Qian penasaran. sambil tersenyum nakal Fei Shuang mengatakan semua isi pesan singkat yang dikirimkan oleh Kenny Lin untuknya.
"Zhen de ma...??" tanya Lin Qian tak percaya begitu saja dengan keinginan Kenny Lin dan juga pertemanan yang baru di mulai dengan Fei Shuang.
"Hao la hao la Jiejie...kisah kalian harus diselesaikan dengan baik, kalaupun Jiejie sudah tak mau, tapi tak ada salahnya bukan untuk menemuinya sekali lagi saja" bujuk Fei Shuang.
"Apa untungnya untukmu jika aku bertemu lagi dengan Kenny Lin" tanya Lin Qian yang kesal.
Tak berapa lama Fei Shuang berfikir dengan keras dia harus bisa mengatakan hal-hal yang masuk akal dan di terima Lin Qian agar bujukan ini bisa cepat berhasil.
"Jiejie...tolong berfikirlah sedikit jernih, aku sama sekali tak mencari untung dari ini semua, tapi aku hanya ingin meluruskan permasalahan yang semulanya sudah bengkok, ingat Jiejie persahabatan kita selama ini masih bisa bertahan sampai sekarang bukan karena untung rugi yaa kan, tapi karena kita saling menyayangi sehingga terciptalah kenyamanan pada diri kita. yang dulunya Gege Kenny Lin sangat membenciku tapi sekarang dia telah menganggapku sebagai temannya juga, itu saja sudah membuatku senang. Apalagi Jiejie, mengingat hubungan kita sudah seperti seorang adik dan kakak, aku sayang Jiejie begitupun Jiejie yang masih sangat sayang dan mencintai Kenny Gege bukan??" tangis Fei Shuang pecah di pelukan Lin Qian, ia tak ingin Kenny Lin dan Lin Qian hubungannya hancur begitu saja akibat ulahnya dulu.
"Hao ba..jika dengan bertemu dengannya dapat membuat wo de meimei tersenyum lagi aku akan kabulkan permintaannya" jawab Lin Qian mulai luluh.
Akhirnya Fei Shuang lega dengan ucapan Lin Qian, ia mengusap air matanya yang tak sia-sia ia tumpahkan di hadapan Lin Qian, ia mengatur segalanya, membohongi manager Jisyo untuk alasan ingin keluar sebentar dari asrama, itu sudah menjadi keahliannya agar ia bisa terbebas dari penjara sucinya Girlband untuk sementara.
__ADS_1