
POV pertemuan kedua
Tidak ada yang tahu kalau Kenny Lin sudah memesan taxi dan pergi seorang diri. Yanzhi telah sharelock tempatnya melalui pesan singkat yaitu Restaurant B'Couple. kesepakatannya dengan Jinhan telah mengelabui teman-teman yang lain bahkan manager Jun Syeok. pertemuannya dengan Qiu Yanzhi adalah jalan alternatif bagi Kenny Lin untuk melupakan sejenak atas kekesalannya pada Lin Qian yang telah berani mencuekinya sejak di dalam pesawat kemarin. lagipula kebetulan lokasi syuting iklan Lin Qian jauh dari tempatnya Kenny Lin janjian bersama wanita itu dan Qiu Yanzhi sama sekali tidak mengetahui hubungannya dengan Lin Qian.
Tak menunggu lama taksi yang membawa Kenny Lin sudah tiba di depan Restaurant B'Couple di Bali. Kenny Lin turun dari mobil dan masuk ke dalam menghampiri meja yang telah di pesan Yanzhi karena sebelumnya dia mengabari lewat ponsel terlebih dulu dimana dan kapan pertemuannya dengan Kenny Lin. semuanya sudah di atur oleh Qiu Yanzhi jadi Kenny Lin hanya perlu datang saja.
"Hai...sudah menunggu terlalu lama yaa" sapa Kenny Lin menyentuh kedua bahu Yanzhi dari belakang. lalu duduk di samping Yanzhi.
"Ahhh...meiyou..meiyou aku juga baru beberapa menit lalu sampai di sini" jawab Qiu Yanzhi sambil tersenyum penuh makna menoleh ke belakang dan menyentuh tangan Kenny Lin yang sempat mampir di bahunya. mempersilahkan Kenny Lin duduk di sampingnya sembari menarik tangan Kenny Lin.
Kenny Lin memperhatikan wanita yang duduk di sampingnya ini dengan seksama. Qiu Yanzhi tampak sangat cantik dan feminim. dia mengenakan long blouse berlengan 3/4 berwarna shocking hitam dengan tulisan 'HEY I'M HERE' dibagian depan dadanya, di padukan dengan legging hitam semata kaki, wedges pumps berwarna hitam dengan pita kecil yang menghiasi sepatunya, Yanzhi lebih suka warna gelap di bandingkan warna terang, walaupun warna hitam tapi style-nya selalu modis, elegan dan girly menunjukkan sifat feminim wanita.
"Hei...ada apa denganmu??kenapa melihatku seperti itu" tanya Qiu Yanzhi menghamburkan lamunan Kenny Lin dalam pandangannya.
"Sejak awal pertemuan kita di Y Cafe sampai sekarang kamu masih tetap tampan Kenny Gege" puji Qiu Yanzhi sambil tersipu malu.
"Ahhh..Bu bu, ada-ada saja kamu. kamu juga lebih cantik sekarang" balas Kenny Lin memujinya.
__ADS_1
"Apa Gege Kenny Lin tak merindukanku??" tanya Yanzhi yang membuat Kenny Lin jadi salah tingkah dan menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Sudah lama sekali kita tak bertemu karena aku harus menyelesaikan kuliahku di London. hari ini kita bertemu di sela-sela jadwalmu yang padat dan kebetulan juga aku sedang berlibur. sebenarnya Gege aku sangat merindukanmu" ucap Qiu Yanzhi jujur serta menempelkan kepalanya di bahu Kenny Lin dengan bergelayut manja.
Kenny Lin memandangi Qiu Yanzhi terpana akan wajah Yanzhi yang semakin hari semakin cantik saja. bahkan apa yang barusan Yanzhi katakan pun ia tak mendengarkan, dia hanya menatap Qiu Yanzhi lebih dalam.
"Hei Gege...aku ini sedang bicara padamu, kenapa kamu hanya diam saja memandangiku" Qiu Yanzhi mulai geram dengan tingkah Kenny Lin yang tak menyahuti pembicaraannya barusan.
Sambil tersenyum manis Kenny Lin membujuknya "Aku itu sedang terpesona memandang wajahmu yang sangat cantik ini. semakin lama kita tak jumpa semakin bertambah saja aura kecantikanmu Yanzhi, ayo katakan padaku kamu makan apa saja agar kamu cantik seperti ini hheeemm...??" canda Kenny Lin dengan menopangkan kedua tangannya di dagu sambil memandangi Yanzhi lagi.
"Meiyou meiyou aku serius, ahhh...sakit-sakit hidungku tolong lepaskan nanti ketampananku hilang!!" ucap Kenny Lin meringis kesakitan karena hidungnya di cubit Yanzhi, dengan wajahnya yang terus tersenyum dan pandangan mata yang tak hentinya memandangi Qiu Yanzhi.
"Diubuqi..duibuqi..apa itu sakit, sebenarnya aku sengaja mengajak keluargaku liburan ke Bali, karena aku tahu scedule mu akan kesini. aku ingin memperkenalkanmu pada mereka. Muqin dan Fuqin ikut kesini, mereka bilang ingin berkenalan langsung denganmu. selama ini aku terus menceritakan tentangmu pada mereka berdua Gege" ungkap Qiu Yanzhi jujur.
Kenny Lin kaget bukan main, tidak menyangka Qiu Yanzhi akan bertindak sejauh itu sampai mengajak orang tuanya ke Bali untuk memperkenalkan padanya.padahal Kenny Lin sendiri hanya menganggap hubungannya dengan Qiu Yanzhi sekedar iseng-iseng saja.
"Shenme Yanzhi" Kenny Lin langsung merubah ekspresi kagetnya agar Qiu Yanzhi tidak tersinggung.
__ADS_1
Sembari tersenyum Kenny Lin berkata " Kenapa begitu mendadak sekali kamu tidak mengatakannya lebih dulu padaku sebelumnya Yanzhi, aku tidak ada persiapan untuk bertemu langsung dan di kenalkan dengan keluargamu"
"Tidak perlu ada persiapan Gege, kamu sudah seperti pangeran walau tanpa persiapan sebentar lagi mereka akan datang, tenangkan dirimu buatlah sesantai mungkin agar kamu tidak tegang saat berbicara dengan muqin dan fuqin" penuturan Yanzhi bagai seorang penasehat saja hihi...seolah-olah tak mau ada kesalahan berbicara.
"Haah... apa!!" Kenny Lin benar-benar kaget kali ini.
Bagaimana pun dia tak pandai berbicara formal dia lebih suka berbicara nonformal tapi ini apa, dia di hadapkan pada orang yang lebih tua dan terpandang pasalnya ayah Yanzhi ternyata pemilik saham terbesar di perusahaan lebel yang ia naungi sekarang, dia sudah mencari tahu lewat internet. dia bingung dan lebih gugup dari sebelumnya, pertemuan kedua kali ini dengan Yanzhi sungguh banyak hal yang tak terduga. bagaimana ini pikirannya tak karuan. dalam hatinya
'kenapa jadi seperti ini'
"Apakah kamu tak mau ku perkenalkan dengan keluargaku Gege??" Qiu Yanzhi mulai curiga dengannya.
"Meiyou meiyou bukan seperti itu maksudku, terus terang saja aku sangat kaget, apa tidak terlalu terburu-buru Yanzhi?? sebentar lagi jadwal istirahatku habis, aku harus mempersiapkan pemotretan jadi aku tak mau terlambat bagaimana jika yang lain bertanya dan curiga padaku karena aku diam-diam pergi bersamamu. seharusnya jika kamu berniat akan memperkenalkanku dengan keluargamu kita tak harus terburu-buru seperti ini dan aku pun akan meluangkan waktuku lebih lama dari ini hheeem..." Kenny Lin berbicara banyak kali ini, penjelasan yang bijak pun keluar dari mulutnya, karena ia kurang senang dengan keadaan ini.
"Zhen de maa Gege, tapi aku begitu senang menjadi kekasihmu, awal pertemuan kita sudah menjadi bukti bahwa kamu tertarik padaku juga, aku tak bisa menutupinya dari Muqin dan Fuqin lagipula mereka sudah tua, mereka pun hanya memiliki aku. hei.. kuberitahu yaa mereka ingin aku agar cepat menikah Gege" Qiu Yanzhi sedikit tertawa saat mengucapkan kata menikah.
Dalam hati Kenny Lin "Ini sudah tak bisa di biarkan lagi, sudah keterlaluan" dia harus segera mengakhiri hubungannya dengan Yanzhi, kalau tidak bisa bahaya. apalagi separuh hatinya masih sangat mengharapkan cinta Lin Qian. dia harus cepat berfikir agar hubungan ini tak berlanjut lebih jauh lagi otaknya berpikir dengan keras mencari jalan keluar menghindarinya.
__ADS_1