Fate Of Love

Fate Of Love
Part 39


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, tibalah saatnya Kenny Lin dan Lin Qian menghadap managernya karena semua agensi telah mengetahui hubungan mereka, menurut peraturan yang ada di perusahaan music tersebut menyatakan bahwa dilarang bagi para member di bawah naungan perusahaan menjalin hubungan pribadi selain pekerjaan.


Kenny Lin dan Lin Qian jalan berdua menyusuri lorong menuju ruangan manager Jun Syeok yang di serahi urusan mereka berdua "Tok...tok...tok...permisi manager ini kami, apakah kami boleh masuk" ucap Kenny Lin meminta izin.


"Qing jinlai...!!!" ucap Jun Syeok dari dalam ruangan.


"Bagaimana apakah kalian sudah tahu kenapa saya memanggil kalian kemari??" tanya Jun Syeok.


"Shi...yijing manager, kami tahu" ucap mereka berdua.


"Sebenarnya aku tak ingin melakukannya hanya saja ini sudah menjadi peraturan ditempat kita, aku hanya mengikuti prosedur yang sudah di buat, apakah kalian sudah benar-benar siap keluar dari perusahaan ini??" tanya Jun Syeok meyakinkan.


"Shi manager kami siap karena inilah konsekuensinya jika kami melanggar peraturan dan kami menerimanya" ucap Lin Qian sembari melirik Kenny Lin sang kekasih.


Kenny Lin tersenyum mendengar alasan bijak dari Lin Qian. ternyata Lin Qian tak meragukan lagi langkah kedepannya yang akan ia ambil demi mereka berdua.


"Hao le...duibuqi..aku tak bisa membantu kalian dalam hal ini, jika kalian sudah mantap dengan keputusan ini aku tak akan menghalangi kalian pergi, ini surat keputusan kami dari para agensi, xiexie karna kalian pernah membuat perusahaan kita menjadi maju diantara yang lain dan ini ada sedikit uang untuk kalian dari apresiasi karya kalian yang telah kami dapatkan, terimalah" Jun Syeok menyerahkan 2 amplop tiap masing-masing orang, amplop pertama surat keputusan diberhentikannya sebagai penyanyi dan kedua uang pesangon dari pekerjaan mereka.


"Xiexie...duibuqi kami telah merepotkanmu, kami pergi dulu" ucap Kenny Lin beranjak dari kursi dan Lin Qian menyusulnya di belakang.


"Shi...berbahagialah kalian kini kisah cinta kalian tak akan ada lagi yang berani mengganggu, aku salut padamu Kenny Lin, kamu memang pria sejati" Jun Syeok memeluknya dan menepuk bahu Kenny Lin kemudian melambaikan tangannya.


"Gege...lalu apa yang akan kita lakukan sekarang??" tanya Lin Qian sembari berjalan disampingnya.


"Lebih baik kita pergi ke rumah Fuqin Yanzhi dan nyonya He, kita akan mengunjungi mereka dan mengatakan bahwa kita tak lagi bekerja diperusahaan ini, setelah itu kita pikirkan masalah selanjutnya, bagaimana menurutmu??" ujar Kenny Lin sembari menggenggam tangan Lin Qian.

__ADS_1


"Hao...hao ba, aku pun sudah lama tak membantu nyonya He memasak rasanya aku rindu sekali memasak bersama nyonya He" kata Lin Qian mengenang moment sebelumnya setelah acara BBQ waktu itu tuan Michael He secara khusus mengundang mereka berdua makan malam bersama di rumahnya.


"Hao...hao...wo ai ni Lin Qian" ucap Kenny Lin disamping telinganya.


"Ihhh...Gege, geli tahu..jangan dekat-dekat ditelingaku kalau mau bicara" Lin Qian memasang wajah cemberutnya yang menandakan kesal sekaligus bahagia atas godaan Kenny Lin yang menyatakan cintanya secara terang-terangan.


"Tak apa-apa sekali-sekali aku menggodamu apa tak boleh heeem..." sembari menoel dagu Lin Qian gemas.


"Gege aku malu, jangan begitu...kita pergi menaiki mobil siapa Gege??" tanya Lin Qian.


"Mobilku saja bagaimana?? sekalian aku ingin bersantai dan lama-lama bersamamu, jarang-jarang lho kita bisa punya waktu sebebas ini lagipula kita sudah tidak bekerja di perusahaan itu, untungnya aku tak suka menghambur-hamburkan uang jadi tabunganku masih cukup untuk kebutuhan kita sehari-sehari, bagaimana denganmu??" tanya Kenny Lin sembari membukakan pintu mobil setelah sampai diparkiran.


"Shi...akupun sama sepertimu aku tak suka membuang-buang uang untuk hal yang tak penting aku membeli sesuatu yang menurutku perlu aku beli saja, jika tidak lebih baik aku menyimpannya" Lin Qian sependapat dengan pemikiran Kenny Lin.


POV Mengunjungi Tuan Michael He


"Tok...tok...tok...permisi tuan Michael He...Fuqin.. Fuqin.." Kenny Lin memanggil-manggil yang empunya rumah.


"Shi...shi shei..sebentar" pelayan rumah itu pun menyahuti dari dalam rumah.


Pelayan pun membuka pintu, ia terkejut ternyata yang bertamu Kenny Lin, lalu pelayan tersebut mempersilahkan masuk keduanya, sedangkan ia akan memanggil kedua majikannya dilantai atas.


"Zhuren...permisi, didepan ada tamu, dia mencari tuan dan nyonya" si pelayan telah sampai ditempat tuannya.


"Hao...saya akan menemuinya, buatkan minuman dulu untuknya, sebentar lagi kami kesana" suruh tuan Michael He.

__ADS_1


"Shi...Zhuren" jawab pelayan itu, kemudiankn dia keluar dari ruangan tuannya.


"Wo de qizi laiba kita turun kebawah menemui mereka, siapakah gerangan yang bertamu ke rumah kita" ajak tuan He pada istrinya.


"Qi laiba wo de laogong..." nyonya He menggandeng lengan suaminya dan keluar.


Beberapa menit kemudian tuan dan nyonya He sampai di ruang tamu, dan menyapa kedua tamunya.


"Ohh...hahaha...ternyata kalian berdua, silahkan duduk" tuan He mempersilahkan tamunya.


"Shi Fuqin, apa kabarnya Fuqin, apakah Fuqin dan Muqin baik-baik saja??" tanya Kenny Lin basa basi.


"Shi...kami baik-baik saja nak, lalu kalian berdua bagaimana??" tanya tuan He balik.


"Kabar kami tak baik-baik saja, kami baru saja dikeluarkan dari perusahaan Fuqin, ini sudah menjadi resiko kami karena hubungan pribadi kami telah diketahui para staf dan agensi" ucap Kenny Lin dengan nada sedih.


"Zhen de ma?? heeem...tak usah bersedih lagi, mungkin itu lebih baik untuk hubungan kalian, bukankah dengan begitu kalian tidak lagi bersembunyi dari orang lain, kami akan selalu mendukung kalian apapun itu, jika kalian mau, kalian bisa bekerja dengan kami bagaimana??" kata tuan Michael He memberikan solusi dan penawaran.


"Eemmm...bagaimana yaa, kalau aku terserah Lin Qian saja bagaimana baiknya" ucap Kenny Lin sembari menoleh ke arah Lin Qian meminta persetujuannya.


"Gege...keputusan ada ditanganmu aku akan selalu mendukungnya" ucap Lin Qian sembari menganggukkan kepala.


"Hao...aku akan menerima tawaran Fuqin, tapi aku bekerja dimana dan sebagai apa Fuqin??" tanya Kenny Lin.


"Kami memiliki sebuah cafe namanya Gaman Cafe, Kenny Lin kamu bisa menggantikan orangku disana sebagai Manager cafe karena orangku sudah berhenti bekerja ia akan menikah dan mengikuti istrinya pindah luar kota. bagaimana menurutmu?? untuk Lin Qian kamu bisa bekerja sebagai penyanyi di cafe itu agar kemampuan kalian masih bisa digunakan didunia tarik suara" ucap Tuan Michael He mengusulkan.

__ADS_1


__ADS_2