
Randi belum tahu kalau Lisa sudah menikah dengan pengusaha muda Edo Putra Pertama Rajasaka jadi menurut keyakinan Randi Lisa masih sendiri dan dia ingin Lisa menjadi miliknya.
Randi tidak mengikuti berita tentang pernikahan Lisa dan Edo padahal pernikahan mereka di siarkan di seluruh stasiun Tv, karena saat itu Randi harus ke Amerika karena orang tuanya menyuruh Randi menikah dengan wanita itu, ya wanita yang saat ini berstatus istri Randi adalah wanita yang melahirkan anak Randi .
------------
Apartemen...
Lisa dan Edo sudah sampai di apartemen mereka bersih-bersih lalu sholat isya berjamaah. Lisa tidak lupa melafalkan Al-Qur'an 1juz membuat hati Edo adem dan mulai tumbuh benih-benih cinta untuk istri Sholehah nya.
Mereka sekarang ada di atas tempat tidur Edo berbaring di atas pangkuan Lisa dan Lisa bersandar di kepala ranjang sambil membaca buku "Istri Sholehah penghuni Surga" .
"Dek " panggil Edo.
"Iya mas " Lisa menunduk tangan membeli pipi Edo.
Edo langsung mencium sekilas bibir merah ceryy milik istrinya. Lisa tersipu malu wajahnya memerah seperti tomat .
Lisa memulai pembicaraan dengan wajah serius "Mas Lisa tadi ketemu Pak Randi di pesta , dia menatap ku dengan aneh , Lisa jadi takut" .
"Randi mantan calon suamimu itu, kamu jangan takut , suamimu ini akan selalu melindungi mu" Edo bangkit dari pangkuan Lisa.
Edo langsung mencium Lisa , Edo mencium dengan kelembutan menumpahkan rasa di dada yang semakin lama semakin cinta kepada istrinya. Setelah melepaskan rasa di dada mereka beranjak untuk tidur.
Edo diam-diam berobat tanpa sepengetahuan Lisa. Dia tidak ingin Lisa harus lelah menemaninya keluar masuk Rumah sakit , Edo akan memberikan kekuatan akan kesembuhannya nanti.
Jam 04.00 Meraka bangun melaksanakan sholat subuh berjamaah , lalu Lisa pergi ke dapur untuk memasak sarapan, setelah selesai memasak Lisa segera menyiapkan baju Edo untuk pergi ke kantor. Edo sudah selesai mandi dan berpakaian rapi , Lisa pun sudah rapi hari ini Lisa ingin mengunjungi kos dan mengemasi barang-barang yang ada di kosnya.
"Mas Lisa hari ini ijin ke Kos untuk mengemasi barang-barang Lisa di sana" ucap Lisa kepada suaminya.
"Iya dek nanti kamu di antar supir, oh ya dek sementara kita di Jakarta dulu untuk mengurus perusahaan utama, " ucap Edo memberikan penjelasan kepada Lisa.
"Lisa nurut mas Edo saja" ucap Lisa dengan senyum manisnya.
__ADS_1
Mereka jalan beriringan menuju basement apartemen. Lisa salim suaminya mencium punggung dan telapak tangan suaminya . Mereka meninggalkan parkiran apartemen dengan mobil masing-masing.
tring .. ada notifikasi WhatsApp masuk .
"Lisa apa kita bisa bertemu" isi pesan tersebut. Lisa mengabaikan pesan itu karena dia tidak mengenal itu nomer siapa .
Setelah 30 menit Lisa sampai di kos . Lisa mengemasi baju-bajunya , barang-barang di kos di biarkan di situ karena dua hari lagi mau di tempati sahabatnya Lili.
Lisa menghubungi suaminya, setelah panggilan kedua baru di angkat.
"Assalamualaikum mas " ucap
"Iya dek , kamu sudah selesai beres-beresnya , ? oh ya kamu ke kantor ya, tadi mas sudah telfon Niko (sopir Lisa) untuk mengantarkan kamu ke kantor" tanya Edo.
"Sudah mas, iya mas" jawab Lisa.
Setelah 45 menit Lisa sampai di kantor Edo, di sana dia di sambut oleh asisten Jo. asisten Jo akan mengantar Lisa ke ruangan Tuan mudanya.
"itu ibu Lisa istri Bos kita cantik banget pantas saja bisa jadi istri bos , kalau kita mah apa cuma remahan rengginang kenak kuah soto jadi mlempem dah" itu salah satu bisik-bisik para karyawan di sana.
Lisa di antar Jo dan sekertaris Jo naik ke atas ke ruangan Edo,
tok .. tok ... tok ...
"Silahkan masuk " Jo dan Lisa masuk serta sekertaris Jo.
"Saya tinggal dulu Tuan muda dan nona muda" ucap Jo,
Lisa mengganggukan kepalanya "Terimakasih Jo" ucap Lisa dengan senyum manisnya.
"Lisa jangan senyum-senyum ke Jo nanti di GR ,kamu terlalu cantik hari ini" ucap Edo.
__ADS_1
"Mas bisa aja , masak Lisa di suruh cemberut aja tar di kira Lisa jahat" Lisa berucap sambil duduk di sofa.
"Aku selesaikan ini dulu habis itu kita makan siang bersama" Ucap Edo sambil tersenyum.
"Siap BOS " Lisa menjawab sambil memberikan hormat.
Edo geleng-geleng saja melihat tingkah lucu istrinya, sangat unik kadang bersikap dewasa kadang bersikap lucu dan polos tapi Edo sangat menyukai itu semua sifatnya membuatnya semakin hari semakin mencintai istrinya.
Mereka berdua makan siang di salah satu restauran dekat kantor. Makan siang dengan menu Indonesia tentunya. Karena Edo sangat menyukai menu Indonesia dibandingkan menu western padahal Edo lama tinggal di Inggris tapi makan Indonesia tetap di hati , Edo 6 tahun di Inggris untuk melanjutkan studinya.
Selesai makan siang Lisa mengajak Edo sholat di Mushola kantor. Semua melihat pasangan suami istri yang terlihat mesra itu ada yang iri , ada yang mencibir sok alim ada yang mendoakan mereka agar langgeng dunia akhirat. Itulah manusia kita tidak bisa mengatur mulut manusia karena manusia di ciptakan beragam sifat dan karakter.
Hari ini rencananya Lisa mau masak makan malam spesial di apartemen jadi setelah selesai sholat Edo mengajak Lisa pulang ke apartemen. Karena pekerjaan Edo pun sudah selesai.
"Mas apa tidak apa-apa jam segini pulang?" tanya Lisa ,dia tidak enak dengan karyawan lain.
Edo berjalan sambil menggenggam tangan Lisa "Pekerjaan ku sudah selesai istri ku, di kantor juga sudah ada Jo".
"Ya ya Bos mah bebas " Lisa tertawa cekikikan.
"Kamu ya minta di cium" bisik Edo.
Setelah 30 menit mereka sampai di apartemen lanjut bersih-bersih ganti baju. Lisa langsung ke dapur untuk siap-siap masak. Menyiapkan sayur daging dan jus untuk mereka berdua.
"Masak apa ?" Edo datang memeluk Lisa dari belakang menciumi tengkuk Lisa.
Lisa tertawa kegelian "Mas hentikan ini sangat geli, ini masak rendang kesukaan mas, Ada ayam sambel hijau, oseng sayur dan jus Jeruk, apa mas suka?" tanya Lisa.
"Apapun yang di masak istri mas , mas suka" jawab Edo yang tetap memeluk Lisa dari belakang.
ilustrasinya semacam ini lah ya para BESTie.
__ADS_1
Bersambung.