
Kebahagiaan hanya kita yang mampu menciptakan sekecil apapun yang kita dapat bila kita bersyukur makan kita akan merasakan bahagia.
Lisa bangun seperti biasanya, hari ini Lisa sudah suci dia bergegas mandi dan bersiap-siap sholat tidak lupa dia juga membangunkan suaminya untuk mandi dan sholat berjamaah bersama.
"Mas" panggil Lisa yang berjalan menghampiri suaminya.
"Iya sayang ku" jawab Edo .
"Kalau seandainya Mbak Dian tetap nekat bagaimana, sepertinya tidak mudah untuk memintanya melupakan mas begitu saja" cemas Lisa , dia merasa was-was kepada Dian yang dendam pada dirinya.
"Tenang saja sayang aku akan melindungi mu dan kedua anak kita tidak akan aku biarkan siapapun menyakiti kalian" Ucap Edo .
Lisa merasa lega karena suaminya mau mendengarkan keluh kesahnya. Lisa takut terjadi sesuatu kepada keluarga kecilnya.
Lisa segera turun kebawah untuk membantu bibi Ina masak dan hari ini papa mama Edo akan pulang ke Indonesia jadi Lisa masak masakan spesial untuk mertuanya.
Setelah selesai masak Lisa memandikan kembar lanjut menyuapi kembar terlebih dahulu karena mereka sudah menangis kerena lapar.
Setelah selesai semuanya dan suster sudah sarapan juga Lisa meminta tolong untuk para suster menjaga anak-anak,semua sudah beres Lisa segera mengurus bayi besar yang belum bangun karena habis subuh Edo tidur lagi.
Lisa mengusap lembut pipi suaminya dan mencium keningnya . Membangunkan dengan suara lembut dan sedikit menggoda. Membuat timun lunak mengeras sekeras batu.
Lisa berbisik di telinga suaminya "Mas bangunlah sudah siang".
Edo menggeliat dan memeluk mencium istrinya. Mulai menciumi sekujur tubuhnya. Tidak melewatkan bagian sedikit pun. Lisa mengeluarkan melodi yang indah dan syahdu.
__ADS_1
Edo bangun dan mengangkat Lisa menuju kamar mandi ingin bercocok tanam sekalian mandi juga. Edo meremas memutar semangka bulatnya , Edo segera memberikan servis kepada goa surgawi agar siap untuk di buat bercocok tanam . Setelah itu Edo memasukkan timun lunak ke dalam goa surgawi. bluss... nikmat mana yang kau dusta kan. Edo segera membajak goa surgawi memaju mundurkan timun lunak di dalam goa surgawi yang sangat hangat. Mereka mengeluarkan melodi yang indah , Melodi cinta yang saling bersautan-sautan . Setelah 20 menit bibit mentimun berhasil keluar dari timun lunak tertanam sangat dalam di goa surgawi yang subur.
Setelah selesai bercocok tanam mereka segera mandi tidak lupa mandi junub juga.
Mereka turun ke bawah untuk sarapan bersama dan rencananya setelah makan Edo dan Lisa mau mengantar papa mama Edo ke bandara.
Makan hari ini cukup tenang karena kembar makan duluan dan sedang bermain di kamar mereka.
”Pa habis ini kita antar papa mama ke bandara lebih awal takutnya ketinggalan pesawat" ucap Edo di sela-sela makan bersama.
"Iya papa terserah kamu saja" balas papa Edo.
Mereka berangkat ke bandara lebih awal jadi lebih santai dan tidak terburu-buru.
Papa mama Edo pamit kepada Lisa dan Edo . Mereka berpelukan tanda perpisahan .
Jarak dari bandara ke supermarket lumayan jauh menempuh waktu 1jam . Setelah sampai mereka segera belanja di bagian buah dan sayuran-sayuran . Dari kejauhan Lisa tidak sengaja melihat Dian yang berjalan dengan seorang laki-laki menuju restoran Jepang.
Lisa berinisiatif mengikuti Dian. Langsung saja Lisa menarik tangan Edo yang tidak tahu apa-apa.
Lisa duduk di samping meja Dian , Dian tidak mengetahui ada Lisa dan Edo di situ karena ada pembatas di situ. Lisa mengeluarkan ponsel untuk merekam suara Dian dan laki-laki itu .
Daniel : "Apa kamu tidak ingin kembali padaku Dian?"
Dian ; ”Daniel seandainya kamu tidak selingkuh pasti aku masih bersama mu, tapi sekarang jangan mimpi".
__ADS_1
Daniel : "Dasar perempuan banyak maunya dan merepotkan".
Dian : " Baiklah aku mau kembali padamu asal kamu mau membantu aku menyingkirkan istri Edo dan aku mau menjadi istri Edo lagi untuk menguasai kekayaannya, Setelah semua tercapai kita akan hidup bahagia bersama, bagaimana?".
Daniel : "Cukup menarik , Baiklah, Kamu jebak saja istri Edo itu tidur dengan ku, ku pastikan Edo akan langsung menceraikan istrinya".
Dian : "Ide bagus".
Daniel dan Dian tertawa terbahak-bahak bersama, mengira rencananya akan berjalan mulus karena menurut Dian istri Edo lemah dan sok polos serta bod*h.
Edo mengepalkan tangannya sungguh dia ingin menghajar Daniel, tapi di cegah Lisa , Lisa segera mengajak Edo pergi dari restauran itu sebelum ketahuan.
"Kenapa kamu mengajak ku pergi dek"? tanya Edo.
Lisa terus berjalan ke mobil memasukkan belanjaannya Lisa menoleh dan membelai pipi suaminya "Mas jangan gegabah kita ikuti permainan dia pasti seru " Lisa tersenyum.
Edo bergidik ngeri melihat senyum istrinya sekarang.
Edo menjalankan mobilnya menuju apartemen. Perjalanan dari supermarket ke apartemen memakan waktu 25 menit . Edo berencana meminta bantuan Jo agar mengenai masalah ini.
Edo akan meminta Jo mengirimkan anak buahnya untuk menjaga apartemen dan menjaga dia dan keluarganya agar para penjahat itu tidak bisa macam-macam.
Memperketat penjagaan agar tidak kecolongan. Edo mewanti-wanti agar istrinya berhati-hati dia takut Dian dan Daniel berbuat nekat .
Karena jika di perhatikan Dian seperti sangat menggebu ingin memilikinya. Karena Edo dulu teringat saat Dian melabrak perempuan yang dulu suku kepada Edo. Dian menampar menjambak perempuan itu dengan membabi buta .
__ADS_1
Jadi Edo sekarang harus extra hati-hati .
bersambung.