
Pancaran fajar di pagi hari adalah pancaran semangat. Semangat baru di hari yang baru. Sambutlah pagi dengan senyuman dan suasana hati yang baik.” -Anonim-
Lisa bangun jam 04:00 setiap pagi dia dan Edo tidak lupa menjalankan kewajibannya sholat subuh.
Lisa turun ke bawah untuk membantu bibi masak, kemarin sore Lisa dan keluarga berkunjung ke rumah mertua.
tring ... ponsel Lisa berdering tanda pesan masuk..
Pesan masuk dari nomer yang tidak di kenal isinya sebuah foto laki-laki sedang berpelukan dengan wanita dan disitu tertulis waktu jam 18:00 .
tring... pesan ke dua..
Suami mu bersama Dian mantannya. Isi pesan kedua.
Lisa berfikir sambil berjalan ke kamar . Jam 18:00 mereka di rumah mertua dan sholat jamaah bersama kok bisa pelukan dengan orang lain.
Lisa masuk di dalam kamar ingin membangunkan suaminya "Mas bangun?" panggil Lisa.
Edo menguap dan segera bangun "Ada apa sayang".
"Lihat nih,?" ucap Lisa.
Edo menerima ponsel Lisa "Foto apa ini dia bilang ini aku kok bisa bukannya kemarin kita bersama seharian sayang" Edo menjelaskan kepada istrinya takut istrinya percaya dan salam faham.
Lisa hanya diam dan pergi ke kamar mandi. Edo segera menyusul istrinya.
"Sayang kamu marah ? " tanya Edo di balik pintu kamar mandi.
dor .. dor.. dor
Lisa membuka pintu "Siapa yang marah mas aku nahan pipis dari tadi " ucap Lisa.
Edo langsung memeluk istrinya dan mencium keningnya.
Edo akan menjelaskan semuanya biar tidak ada kesalahpahaman "Kemarin siang memang Dian menelfon ku, dia menangis dan meminta tolong dan aku tanya dia di mana dia jawab di hotel aneh banget kenapa harus di hotel pakek nangis-nangis ya aku suruh aja anak buah ku Leo yang postur tubuhnya seperti ku menemui Dia" Edo menjelaskan.
"Untuk apa dia ingin bertemu" tanya Lisa.
"Mungkin dia ingin menjebak ku dan menghancurkan rumah tangga kita , jelaskan aku ganteng plus punya bibit mentimun unggul" ucap PD Edo.
Lisa memukul pelan lengan suaminya "Isss ... PD banget ya .. ya .. suamiku ini tampan dan kaya raya siapa yang gak mau" ucap sewot Lisa.
Lisa sedikit cemburu membuat Edo senang kalau Lisa cemburu padanya. Kan cemburu tanda cinta .
Lisa membalas pesan misterius itu "Terimakasih atas informasinya" balas Lisa. Dia langsung memblokir nomer itu, walaupun itu bukan foto suaminya buat Lisa tidak nyaman karena ada rasa cemburu ketika matan tetap saja mengganggu.
.
.
__ADS_1
.
Hotel X
Dian sangat senang saat mengirim pesan itu , Dia merasa menang dan berharap sebentar lagi istri Edo meminta cerai dan Edo bisa kembali bersamanya,
"Tadi malam Edo HoT banget sangat gila sampai-sampai aku sulit jalan besar dan panjang banget pipa cerutunya" batin Dian, wajah pria yang bersamanya tadi malam memakai topeng sehingga Dian mengganggap itu Edo karena bau parfum dan postur tubuhnya mirip Edo. Tanpa Dian tahu itu adalah laki-laki bayaran yang di sewa Leo untuk memuaskan Dian.
Dian sangat bahagia karena kejadian tadi malam membuatnya mabuk kepayang Dian ingin mengulanginya lagi dan lagi.
.
.
Mension Rajasaka
Semua menikmati sarapan bersama tanpa adanya suara. Setelah selesai sarapan rencananya mereka akan ngobrol di taman belakang di gazebo dekat kolam.
Zafar dan Zafarani minta di temani berenang ya sambil piknik ala-ala di sana juga sambil mengawasi berenang.
"Lisa apa mama boleh tanya?" tanya mama Edo,
"Boleh ma" jawab Lisa.
"Apa bener Dian gangguan kamu, kata Edo di pesta , kecelakaan mobil tadi malam juga Dian tetap berusaha menghancurkan keluarga kecil mu, apa kamu tidak ada tindakan untuk dia?" ucap mama Edo dengan serius.
Lisa menghela nafas "Mbak Dian belum terima mas Edo menikah lagi ma , mungkin ini cobaan dalam rumah tangga kami tapi kalau sudah melampaui batas aku akan bertindak ma" jawab Lisa.
Lisa mengangguk tanda faham atas nasehat mama mertuanya. Lisa memandang kolam renang melihat betapa ceria anaknya , Dia bersyukur tepat dalam mengambil keputusan untuk kembali ke suaminya karena anak-anaknya sangatlah bahagia.
Mereka bercanda Ria bersama sangat bahagia dan mereka berharap kebahagiaan ini akan kekal selama-lamanya.
...
Keesokan harinya...
Dian berjalan ke lobby kantor Edo dengan angkuhnya. Di depan lobby dia di hadang satpam.
"Maaf anda cari siapa?" tanya satpam.
"Ihh ... menjijikkan kamu hanya satpam rendahan ,tidak pantas memegang ku, aku calon istri CEO kalian" ucap Dian dengan angkuhnya.
"Maaf nona tapi tuan muda sudah mempunyai istri dan istri beliau berhijab mungkin anda salah orang" satpam tersebut menjelaskan.
"ha ha ha .. Apa kamu buta aku wanita cantik dia wanita kampungan tidak selevel dengan ku maupun Edo" ucap Dian.
"Maaf nona anda tidak boleh masuk kecuali atas ijin tuan muda dan tuan muda saat ini tidak menerima tamu wanita" ucap pak satpam.
plak
__ADS_1
Dian menampar satpam dan banyak yang menyaksikan, kejadian tersebut di rekam oleh para karyawan yang sedang menyaksikan kejadian itu..
Dari kejauhan Edo berjalan ke arah lobby "Ada apa ini?" suara berat dan maskulin terdengar di telinga Dian.
Dian segera menghampiri Edo dia akan memeluk Edo tapi di cegah oleh Jo. Membuat Dian cemberut dan pura-pura merajuk kepada Edo tapi Edo tidak memperdulikan Dian.
Resepsionis menjawab pertanyaan Edo "Ini pak ibu ini membuat kekacauan ingin menemui bapak tanpa janji dan menampar satpam Nuri" ucap resepsionis tersebut.
Edo sangat bosan dengan tingkah laku Dian , dia sangat jenuh dengan semua perbuatan yang di lakukan Dian , Edo menoleh ke Dian "Apa kamu tidak lelah Dian terus mengusik ku, jadilah wanita terhormat jangan pernah kamu datang kemari aku tidak ingin bertemu dengan mu" .
"Ha ha ha ... tadi malam saja kit menghabiskan malam panjang berdua sekarang kamu bilang tidak sudah bertemu dengan ku" ujar Dian dengan senyuman yang menggoda.
"Apa maksudmu" ucap Edo pura-pura tidak tahu.
"Kalian semua pasti tidak percaya karena bos kalian yang pura-pura alim ini tadi malam bermalam dengan ku di hotel" ucap Dian dengan percaya diri.
Semua orang berbisik-bisik ada yang percaya ada yang tidak percaya .
Seseorang mengirimkan foto di WhatsApp grub kantor dan di situ ada foto Dian yang seksi dan seorang laki-laki tapi tidak jelas wajahnya karena cuma setengah wajahnya tapi dengan jelas si situ terlihat kemeja dan jas yang pernah di pakai Ceo-nya .
foto yang di kirim ke grub WhatsApp kantor
Semua orang terkejut dengan foto tersebut. Mereka merasa tidak percaya bawah Ceo-nya berbuat seperti itu.
Jo membuka suara "Tolong teliti lagi di foto tersebut tertera pukul 18:00 dan saat 18:00 Bos sedang di rumah, saya akan telfon istri tuan muda". Jo menelfon istri tuan mudanya dan Jo meloudspeaker nya.
tut ... tut ... tut.
"Assalamualaikum Jo ada apa?" ucap Lisa di balik telfon.
"Nyonya saya ingin tuan muda jam 18:00 tadi malam berada di mana?" tanya Jo.
"Mas Edo di rumah sedang jadi imam sholat jamaah magrib , aku ada fotonya tepat jam 18:00 bibi tidak sengaja mengabadikan momen tersebut saya akan mengirimkannya". ucap Lisa.
tut
Lisa memutuskan sambungan telfon Jo dan mengirimkan foto kepada Jo.
Tring pesan masuk dari Lisa isi foto tersebut
Jo langsung mengirimi foto tersebut ke grub WhatsApp kantor dan semua segera membubarkan diri mengganggap Dian hanya wanita gil"a yang terobsesi dengan bosnya.
"Tolong suruh pergi wanita ini" ucap Jo.
Edo sudah naik ke atas duluan karena dia malas mengahadapi Dian.
__ADS_1
bersambung..