
ting ... tanda pesan masuk..
📩 "Hai cupu aku hamil anak suami mu Dian" isi pesan tersebut.
 📩 satu pesan lagi masuk..
"Ini bonus buat kamu dan kemarin Edo juga menemaniku priksa kehamilan" isi pesan ke dua Dian , tiga foto masuk ke pesan singkat Lisa.
Apa-apaan ni cewek nggak bosan-bosannya mengganggu ku. Pesan kedua di buka dan Lisa sedikit terkejut.
"Astaghfirullah Astaghfirullah Astaghfirullah" ucap Lisa dalam hati.
Lisa langsung ke kamar mandi untuk mengambil wudhu . Lebih baik Lisa sholat Magrib daripada meladeni pesan gak penting
Lisa turun ke bawah melihat makan malam sudah siap apa belum "Bibi apa sudah siap makan malamnya?" tanya Lisa kepada Bik Ina.
"Sudah Buk Lisa" Ucap Bibi Ina.
"Bik boleh minta tolong panggilan anak-anak untuk makan malam" Lisa meminta tolong,
Bibi naik ke lantai dua untuk memanggil anak-anak.
Lisa membuat susu hamilnya sendiri sambil menunggu anak-anaknya turun.
Rani lari dari tangga "Mami anak mu yang cantik datang" ucap suara cempreng Zafarani . Zafar dengan santai dan cool jalan di belakang Rani.
Lisa menoleh dan tersenyum "Jangan lari-lari sayang" ucap lembut Lisa kepada anaknya.
Rani cengengesan menanggapi teguran maminya "Hai adik-adik kakak " Rani mengelus dan mencium perut maminya yang buncit.
"Hai jagoan kakak Zafa, sehat-sehat kalian di perut mami" ucap Zafar mencium perut maminya.
"Baik kakak dan Abang" ucap Lisa dengan menirukan suara anak kecil.
Anak-anak duduk di bangku masing-masing. Hari ini Edo mengabari kalau pulang malam karena banyak pekerjaan yang harus rampung sebelum akhir tahun
Makan malam hari ini tanpa suara hanya dentingan sendok yang terdengar, Malam makan dengan tenang .
__ADS_1
"Mami Rani langsung ke atas ada PR yang belum selesai " Rani mecium pipi Lisa.
"Mami aku nemenin mami nonton Televisi " ucap Zafar.
"Baiklah jagoan mami" Lisa dan Zafar jalan menuju ruang televisi . Bibi Ina membawakan minuman dan camilan ringan.
Mereka menonton kartun Shinchan , anak dan ibunya itu sama-sama tertawa terbahak-bahak.
Edo datang dengan gagahnya dia membuka pintu terdengar suara tawa istri dan anak laki-lakinya. Edo penasaran apa yang lucu sehingga mereka tertawa tanpa melihat Edo datang.
"Hemmm ... "Edo berdehem tapi tetap tidak ada respon. Edo berjalan ke belakang sofa melihat film kartun Edo menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya.
Edo naik ke atas dia ingin segera mandi dan ganti pakaian karena badannya terasa lengket .
Setelah selesai mandi Edo ingin segera turun ke bawah tapi tidak jadi dia mendengar satu pesan masuk di ponsel istrinya Edo penasaran siapa yang mengirim berkali-kali seperti spam pesan.
Ting ... ting ... ting...
 📩 "Hai wanita "
 📩 "Dasar jala*ng lepaskan Edo "
 📩 "Hai wanita sok suci lepaskan Edo dari jeratan mu, Kami mau menikah"
"Apa maksudnya Dian, Dia hamil dan minta tanggung jawab ku, menyentuhnya saja tidak" Edo mulai geram dengan semua tingkah Dian padahal dia sudah sedikit lunak memberi ampun dengan semua kejadian yang sengaja dia buat, Edo kira Dian akan introspeksi diri ternyata dia tambah menggila.
"tut .. tut . tut
📱"Assalamu'alaikum Jo tolong kau cari tahu siapa yang menghamili Dian, dia hamil dan meminta pertanggungjawaban ku dia juga meneror Istriku" perintah Edo.
 📱"Waalaikumsalam Baiklah tuan muda secepatnya saya akan memberikan kabar baik" jawab Jo.
Tut...
Edo langsung mematikan telfonnya. Dia sangat jengkel dan muak dengan semua tingkah Dian. Dia heran kenapa dulu bisa mencintainya , pantas saja papa mama Edo tidak menyetujui hubungan dia dulu .
Edo baru faham semuanya setelah dia mengetahui sifat busuk wanita itu . Edo segera turun ke bawah , dia pusing dengan masalah yang di timbulkan satu orang , dia lagi dia lagi, lebih baik Edo melihat istrinya dan anak-anaknya di ruang televisi daripada memikirkan orang yang tidak penting.
"Kalian seru sekali " ucap Edo duduk di samping istrinya , Rani juga sudah ikut bergabung di sana.
"Iya Pi, ini lucu dan menggemaskan" Ucap Rani dan menoleh ke papanya.
__ADS_1
Lisa tertawa terbahak-bahak dan semua ikut tertawa para pengasuh kembar pun ikut tertawa bersama bila adegannya lucu.
"Anak-anak sudah jam sembilan waktunya tidur" ucap Lisa dengan lembut.
Mereka beranjak mencium dan memeluk papi dan maminya tidak lupa Mencium ada dalam perut secara bergantian.
Edo mengajak istrinya ke kamar dan mendudukkannya di tepi ranjang , Dia berjongkok di depan istrinya.
"Sayang apa kamu marah?" ucap Edo pada wanita hamil itu dengan lembut.
Lisa hanya menggeleng saja . Edo menggenggam tangan Lisa dengan erat "Jangan mikir yang aneh-aneh mana mungkin aku menghianati mu sayang" .
Lisa menatap dalam-dalam manik coklat suaminya tersirat kejujuran di sana dan dia percaya itu.
Lisa menghela nafas panjang "Aku 100 persen percaya padamu mas, tapi aku sedikit lelah mbak Dian selalu mengganggu kita" ucap Lisa.
Edo memeluk istrinya "Aku akan membereskan semuanya sayang , mungkin ini cobaan bagi rumah tangga kita, kita harus sabar .
Lisa membalas pelukan suaminya "Baiknya kita sholat Isyak dulu mas" . Edo menggangguk dan berjalan ke kamar mandi untuk wudhu dan mereka bergantian untuk mengambil wudhu.
Mereka melaksanakan sholat jamaah bersama dengan khusyuk. Berdoa bersama meminta perlindungan dari Sang Maha pencipta semesta.
Mencintai-Nya Penuh romantis, Rumah Tangga Pun Harmonis
Dengan itu, hendaklah terlebih dahulu mencintai-Nya Sang pencipta alam semesta dan terimalah apa adanya pasangan mu (suami/istri) yang kita punya agar apa yang kita rasakan tumbuh secara alami, agar suatu saat bila terjadi masalah yang mendera cinta tidak akan hancur begitu saja melainkan menjadi harmonisasi kehidupan yang indah dan akan mendapatkan ketakwaan terhadap Allah SWT.
Bersambung....
Maaf banyak typo mohon kritik dan saran jangan lupa Like dan dukungannya para BESTie aqu
Zafarani dan Zafar
Mami Lisa
Papi Edo
__ADS_1