Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda

Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda
episode 30


__ADS_3

Pada dasarnya, tujuan pernikahan bukan hanya menyatukan laki-laki dan perempuan untuk membangun rumah tangga yang harmonis agar bisa hidup bersama dan menua bersama, Tapi jika pernikahan tidak di landasi dengan pondasi yang kokoh makan akan hancur begitu saja .


Edo semakin frustasi karena Lisa menolak untuk rujuk kembali menurut Lisa Edo akan bahagia bukan dengannya .


Lisa sebenarnya kasian dengan anaknya hidup tanpa seorang figur papinya tapi apa boleh buat Edo yang telah melepaskan Lisa jadi dia enggan untuk kembali.


Edo akan berjuang untuk mendapatkan hati Lisa lagi , tapi perjuangan itu tidaklah mudah karena pintu hati Lisa sepertinya sudah tertutup rapat.


.


.


.


.


Kediaman Randi dan Denada


Setelah kejadian watu itu Denada sudah bertaubat , anak kedua mereka lahir dengan selamat dan Randi melakukan ijab Kabul ulang agar pernikahan mereka jelas menurut agama , mereka hidup bahagia tanpa gangguan dari siapapun .


Belajar saling mencintai dan menerima satu sama lain. membangun pondasi rumah tangga yang di dasari cinta dan kepercayaan.


Malang


Lisa sedang duduk-duduk di teras depan dengan ibu dan kedua anaknya. Mereka sangat mengemaskan, Zafar dan Zafarani saat ini berusia 7 bulan.


"Mbak apa kamu tidak ada niatan untuk rujuk dengan nak Edo, kasian anak-anak sudah semakin besar, di antara kalian cuma terjadi kesalahpahaman bukan gara-gara orang ketiga? " tanya Ibu Lisa dengan hati-hati


Lisa menghela nafas panjang "Entahlah buk saat ini Lisa ingin sendiri mengurus anak-anak, Lisa masih butuh banyak waktu".

__ADS_1


Bukannya Lisa tidak ingin rujuk tapi dia ingin melihat sejauh mana kesungguhan Edo untuk memintanya kembali. Bila memang bersungguh-sungguh Lisa akan mempertimbangkannya .


Tanpa di sangka Edo datang dengan membawa dua kantong belanjaan isinya mainan dan pakaian si kembar. Edo senang melihat Lisa sedang duduk di depan dengan kedua anaknya.


"Assalamualaikum Lisa" ucap salam Edo.


"Waalaikumsalam mas" jawab Lisa dengan senyum manisnya.


”Hallo anak-anak papi yang ganteng dan cantik" Edo memangku kedua anaknya yang di bantu Lisa.


Edo bermain dengan anaknya Lisa masuk ke dalam untuk membuat minum. Tiba-tiba ayah Lisa datang dan ingin berbicara dengan Lisa.


"Sini mbak ayah ingin berbicara" Ayah Lisa menepuk kursi sampingnya menyuruh Lisa duduk samping Ayahnya.


"iya yah" ..


Lisa masih memikirkan ucapan ayah ibunya tapi dia belum bisa membuat keputusan. Sejujurnya rasa kecewa itu masih ada. Tapi dia tidak boleh Egois dia juga harus memikirkan kedua anaknya.


Hari ini Edo pamit untuk pulang ke Jakarta karena ada beberapa pekerjaan yang mengharuskan dia ada di sana. Dengan berat hati dia meninggalkan anak-anaknya.


Lisa masih berfikir dari semalam dia menjalankan sholat istikharah dan meminta petunjuk dari Allah dan Lisa bermimpi Edo tersenyum dan mengulurkan tangan dari mimpi itulah Lisa membuat keputusan akan menerima kembali Edo.


"Bismillahirrahmanirrahim semoga ini jalan yang terbaik" batin Lisa.


Edo berpamitan kepada orang tua Lisa dan kedua adik Lisa.


"Buk yah dan adek-adek Edo pamit" ucap Edo.


"Hati-hati nak Edo salam untuk papa mama" ucap Ibu Lisa.

__ADS_1


"Baik buk" Edo pamitan juga dengan si kembar, Edi di sana tidak melihat keberadaan Lisa, pikir Edo mungkin memang Lisa belum bisa menerima dirinya


Edo berjalan menuju mobil , ternyata Lisa sedang menunggu Edo di depan .


"Mas aku tunggu mas , papa dan mama datang kemari untuk melaksanakan ijab Kabul kedua kita dan jangan lupa urus surat-surat kita juga ini semua data-datanya" ucap Lisa.


Edo tidak mampu berkata apa-apa dia hanya diam membisu . Lalu Edo di sentuh bahunya oleh Jo baru dia tersadar ini semua bukan mimpi dan usahakan kali ini tidak sia-sia.


"Benarkah ini Jo rasanya seperti mimpi coba cubit aku" ucap Edo.


Jo mencubit Edo dengan cukup kuat "Aw iss sakit Jo" ujar Edo sambil mengelus bagian yang di cubit.


Edo sangat bahagia hingga tidak bisa di gambarkan dengan kata-kata, akhirnya cintanya kembali Edo tidak akan menyia-nyiakan Lisa lagi.


Bila kita diberikan kesempatan maka pergunakanlah sebaik mungkin, sebaik-baiknya seorang wanita se'sholehah seorang perempuan pasti juga punya batas kesabaran,


Jika ada seorang perempuan yang masih sanggup memberikan maaf pada laki-laki dia adalah wanita yang begitu mencintai mu dan berharap kamu bisa berubah menjadi lebih baik.


Membangun bahtera rumah tangga yang selalu harmonis, romantis serta bahagia pastinya merupakan suatu kewajiban setiap keluarga dan bagi para pasangan suami istri.


Agar semuanya berjalan dengan lancar serta mendapatkan kebahagiaan, pastinya jalinan hubungan dari keduanya akan harus dilandasi dengan keterbukaan,kejujuran,kepercayaan, perhatian, pengertian, menerima kekurangan serta kelebihannya, dan saling mendukung satu sama lain.


Membina bahtera rumah tangga bukanlah seperti saat menjalin hubungan pacaran. Ketika janji suci pernikahan telah diucapkan, maka ada tanggung jawab dalam menjaga janji suci itu hingga akhir hayat.


Membina rumah tangga bukanlah seperti saat menjalin kita menjalin hubungan pacaran. Ketika janji suci pernikahan telah diucapkan, maka ada tanggung jawab dalam menjaga janji suci itu hingga akhir hayat jadi jangan pernah kamu permainkan janji suci itu. Bila semua itu hancur makan maaf dan kesempatan itu akan hilang.


bersambung


maaf BESTie qu banyak typo.

__ADS_1


__ADS_2