Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda

Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda
episode 42


__ADS_3

Hari pertemuan bisnis ...


Hari ini makan malam dan pesta yang diadakan setahun sekali untuk pertemuan bisnis.


Edo dan Lisa rencananya akan mengikuti pesta tersebut. Mereka bersiap-siap Lisa cantik dengan gaun berwarna ungu dan Edo dengan setelan hitam.




Mereka berangkat pukul 20:00 . Sampai di tempat pesta Lisa pamit ke toilet dahulu karena dia tiba-tiba sakit perut.


Dari kejauhan Dian tahu Lisa datang ke pesta memakai gaun ungu panjang hanya Lisa yang memakainya.


Di toilet Lisa melepaskan semua baju serta hijabnya karean takut basah dia hanya membawa tasnya saja. Tanpa sengaja ada OB datang dan melihat baju tergeletak di atas kursi di samping kamar mandi.


OB itu sangat senang melihat baju itu tanpa ba bi bu di bawa dan langsung saja masuk kamar mandi dan memakainya.


"Wah indah sekali baju ini, kalau aku masuk ke pesta dan mencari orang kayak pasti tidak akan ketahuan kalau aku OB" batin orang tersebut.


OB tersebut jalan ke dalam ruang pesta. Dian melihat seseorang yang berpakaian seperti Lisa Dian anggap itu Lisa . Jadi dia menyuruh Riki orang suruhan Dian untuk menjebak Lisa. Riki membawakan minuman yang sudah di beri obat tidur kepada OB yang di kira Lisa itu.


"Hai ini untuk kamu?" tawar Riki.


"Terimakasih kamu baik sekali" ucap OB yang bernama Nilam,


"Ih benar-benar baju pembawa berkah belum juga cari laki-laki tampan sudah datang sendiri" batin Nilam.


Nilam pun meminum minuman itu hingga tandas dan tiba-tiba dia merasa pusing dan tertidur,


"Bagus kamu masuk dalam jebakan ku, emmm selera tuan muda Edo jelek juga, tapi lumayanlah bisa dapat uang juga" batin Riki.


Riki membawa Nilam ke hotel untuk di ajaknya senang-senang. Nilam membuka baju Nilam dan meletakkan baju ungu tersebut di sampingnya. Lalu Riki berbaring disampingnya sambil memeluk Perempuan yang di sangka Lisa.


Ada seorang fotografer profesional yang memfoto mereka setelah selesai foto tersebut dikirim ke Dian.


Dian menyeringai merasa rencananya berhasil lalu foto itu dikirim ke Edo.

__ADS_1


Tring ... bunyi ponsel Edo tanda pesan masuk tapi di abaikan oleh Edo. Dia masih menunggu istrinya yang diare gara-gara makan rujak tadi pagi.


Tadi Lisa menelfon suaminya karena dia kehilangan bajunya yang di kursi kamar mandi. Jadi Edo menunggu di depan kamar mandi.



Baju kedua Lisa "Mas aku pulang saja , perutku tidak bisa di kondisikan " Ucap Lisa.


"Ya udah kita pulang saya" ajak Edo.


”Jangan kemarin-kemarin mas meninggalkan pesta masak sekarang juga aku pulang bersama pengawal saja mas" ucap Lisa.


"Baiklah sayang hati-hati ya, jangan lupa di minum obatnya" Edo mengecup kening suaminya dan Lisa salim suaminya.


Lisa pulang di antar pengawal suaminya dan Edo kembali ke pesta .


Edo ingat tadi ada pesan . Dia membuka ponselnya ternyata pesan dari Dian yang mengirimkan foto baju Lisa dan foto seorang perempuan yang tidur bersama laki-laki.


"Ini siapa yang pakai baju Lisa, bukanya baju ini hilang di kamar mandi dan kenapa bisa di pakai perempuan ini apa Dian berniat menjebak Lisa tapi dia salah sasaran pakaian ini di pakai orang lain" batin Edo.


"Apa aku pura-pura saja kalau aku marah biar Dian percaya dan tidak menggangu Lisa lagi, baiklah aku ikuti rencana mu" Ucap Edo dalam hati.


Pov Dian


Ha ha ha ...


Dian tertawa senang karena dia berhasil menjebak istri sok alim Edo.


Edo membalas pesan Dian "Terimakasih infonya , tak ku sangka " pesan dari Edo.


Dian merasa menang dia menyangka kalau rencananya itu berhasil "Wah ... semudah itu menggoyahkan mu Do" batin Dian menyeringai.


...................


Apartemen Edo..


Lisa sudah sampai dari 1jam yang lalu. Dia meminum teh tawar untuk meredakan diare nya.

__ADS_1


Lisa masuk ke kamar melaksanakan sholat dan beristirahat . Setelah minum teh tawar hangat perutnya lumayan enak'an.


Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 Edo segera pulang karena dia teringat istrinya yang sakit.


Edo menuju parkiran dan tiba-tiba tangannya di cekal Dian.


"Do apa kamu masih mau sama perempuan murahan itu , kembalilah pada ku Do" ucap Dian dengan gaya sok lemah lembut.


”Aku akan urus itu , aku pergi dulu" Edo melerai cekalan tangan Dian .


"Bagus aku tunggu kabar darimu" ucap Dian dengan berbinar-binar.


"Mimpi kamu Dian" batin Edo sambil berlalu meninggalkan Dian.


Edo sampai di apartemen tengah malam. Dia langsung ke kamar mandi bersih-bersih lalu sholat Isyak. Dia menyusul istrinya berbaring di tempat tidur .


Edo memeluk Lisa dari belakang dan mengelus perut rata Lisa .


Lisa bergerak bangun "Mas sudah pulang" ucap Lisa dengan suara parau khas orang baru bangun tidur.


"Barusan sayang, bagaimana sudah enak'an perutnya?" tanya Edo.


"Sudah mas aku buat tidur Sakit nya hilang," jawab Lisa "Oh ya apa mas sudah sholat?" tanya Lisa.


"Sudah sayang ku" Edo mengecup leher putih istrinya menyapu lehernya dengan bibir Edo , membuat Lisa kegelian.


”Mas " panggil Lisa.


"Aku menginginkan mu Istriku" Pinta Edo dengan suara serak yang di penuhi hasrat.


Lisa menggangguk , Edo segera memulai aksinya membelai Lisa dari ujung rambut sampai ujung kaki ******* bibir merah ceri istrinya dengan penuh cinta.


Edo memainkan semangka sintal milik istrinya menyesapnya seperti bayi kehausan. Edo menuju Goa surgawi dan bersiap meluncurkan timun lunaknya ke goa surgawi untuk bercocok tanam .


Terdengar suara melodi indah saling bersautan-sautan dengan penuh cinta membuat suasana malam menjadi lebih romantis dan syahdu ...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2