
Terimakasih banyak Lisa kenapa repot-repot pasti sangat enak masakan kamu, saya tidak sungkan-sungkan" ucap Rendi.
Lalu Randi segera menyantap makanan yang di bawa Lisa , sungguh pas di Lidah Rendi , masak rumahan yang dia rindukan. Wah pas ini di jadikan istri sudah cantik , baik , sopan , pintar masak tapi apa mau sama saya yang begajulan gini ..ucap Rendi dalam hati,
keesokan harinya ..
Lisa sudah aktif bekerja seperti biasanya, setelah kejadian menolong atasannya itu Lisa sama sekali tidak bertemu dengan atasannya, Lisa sangat rajin dalam bekerja oleh sebab itu dia sangat di sukai oleh rekan kerjanya. Lisa ya baik, sopan dan sedikit konyol membuat rekan kerjanya nyaman berteman dengan Lisa. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 waktunya pulang Lisa segera beres-beres dan bergegas pulang kerena hari ini ayah dan Ibu Lisa serta adiknya akan ke Jakarta mengunjungi mbak Mitha yang lahiran.
Sesampainya di lobby Lisa segera jalan ke depan untuk mencari Abang ojol . Lisa menunggu di depan gedung , ada mobil mewah melintasi dan berhenti depan Lisa dan penumpang mobil tersebut menurunkan kaca mobilnya .
"Lisa kamu mau ke mana? tanya Randi ternyata itu Randi atasan Lisa di kantor.
"saya mau pulang pak ", Lisa menjawab sambil menunduk tidak berani menatap Randi.
”kalau tidak keberatan saya boleh antar kamu pulang? Rendi bertanya sambil memandang Lisa.
"Maaf Pak Randi saya sudah memesan ojek dan itu ojek saya sudah datang, Terimakasih kasih atas tawaran bapak saya pergi dulu pak , Assalamu'alaikum.
”Waalaikumsalam" jawab Randi.
Randi memandang ke depan melihat Lisa pergi menggunakan ojek, kenapa dia menghindar apa aku kurang ganteng, gak deh kayaknya dia aja yang gak tertarik Randi berbicara dalam hati.
__ADS_1
"jalan Pak" . Randi memberikan perintah kepada sopir pribadinya.
"Baik Tuan , Jawab sopir Randi.
----
Kos Lisa ..
Setelah sampai di kos Lisa segera mandi, sholat dan bersiap-siap untuk jalan ke rumah mbak Mitha , perjalanan memakan waktu 1jam karena macet jadi membutuhkan waktu yang cukup lama.
”Assalamualaikum ” ucap Lisa
"Waalaikumsalam" jawab Ibu Lisa berjalan ke depan untuk menyambut anak tercinta.
"Ayah sama adek mana buk? tanya Lisa kepada Ibunya.
" Ayah di belakang sama pak de mu sama budhe juga, kalau ada lagi tidur , adek mu mabuk udara jadi teler, ayo nduk masuk kita ke dalem lihat anak mbak Mitha " Ibu Lisa menuntun Lisa untuk masuk dan bertemu dengan keponakan baru.
Setelah berbincang ngalor-ngidul akhirnya terdengar suara azan magrib semua berkumpul di ruang tengah untuk menunaikan sholat berjamaah setelah itu di lanjutkan makan malam bersama. Suasananya saat ini sangat ramai suasana yang selalu di rindukan Lisa berkumpul dengan keluarga, tapi Lisa sadar bawah dia harus membanggakan kedua orang tuanya menjunjung harkat martabat kedua orang tuanya.
Karena sudah larut malam akhirnya Lisa memutuskan untuk menginap di rumah mbak Mitha dan besok Lisa berangkat kerja dari rumah Mitha.
__ADS_1
Pukul 04.00
Lisa terbangun Lisa bergegas mandi dan berpakaian setelah selesai Lisa langsung melaksanakan sholat subuh di lanjutkan mengaji sebentar. setelah itu Lisa membantu budhe dan ibunya di dapur membuat sarapan. setelah selesai semua sarapan Lisa berpamitan untuk berangkat kerja.
jam 06.30
Lisa sudah sampai di kantor. setelah Lisa absen , Lisa bergegas menuju Lift dan tak sengaja berpapasan dengan Randi.
"Selamat pagi Pak Randi , Lisa menunduk sambil menyapa Rendi,
"Selamat pagi Lisa, rajin sekali kamu jam segini sudah sampai kantor? tanya Randi
"ehh.. iya Pak saya biasa datang kantor jam segini, jawab Lisa .
"Lisa kenapa kamu selalu menunduk saat saya bertanya apa saya jelek sampai kamu tidak mau memandang saya? Randi penasaran kenapa Lisa selalu menundukkan wajahnya saat berbicara dengannya.
"Maaf Pak bukannya saya tidak menghormati bapak sebagai atasan saya, tapi saya menjaga pandangan saya terhadap bapak selepas bapak atasan saya yang patut saya hormati,”Jawab Lisa
"oh.. Randi hanya ber-Oh ria menanggapi jawaban Lisa
"Saya permisi dulu Pak, selamat bekerja ” Lisa berpamitan kepada Randi.
__ADS_1
jadi tambah penasaran aku sama kamu Lisa , semakin kamu menghindari aku semakin aku ingin mengenalmu.
bersambung