Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda

Gadis Berhijab Perebut Hati Tuan Muda
60


__ADS_3

tap..


tap...


tap...


Nadira sedang berjalan menuju resepsionis kantor Edo "Selamat pagi saya mau bertemu dengan CEO Rajasaka" Tanya Nadira.


"Mohon maaf Bapak Edo sedang tidak di tempat " Jawab Resepsionis tersebut.


"Kalau boleh tahu ke mana ya?" tanya lagi Nadira , dia ingin bertemu Edo ada sesuatu yang sangat penting yang harus di bahasa Nadira dengan Edo.


"Maaf tadi asisten Jo menitipkan pesan kalau ada yang cari bapak beliau ada acara keluarga" Jawab Resepsionis dengan ramah dan sopan.


"Baiklah lain kali saja, Terimakasih" ucap Nadira.


"Sulit juga menemui Edo, apa aku tanya temen-temen alamat Edo, ih ... kenapa kangen banget sama dia" batin Nadira yang senyum-senyum membayangkan wajah Edo.


Nadira menghubungi salah satu sahabat Edo semasa SMA dulu .


tut .. tut ..


📞 "Ya Nadira ada apa?" tanya Riko sahabat Edo .


📞 "Rik aku minta alamat Edo, apa kamu tahu, kalau tahu tolong kirim alamat Edo sekarang" Jawab Nadira.


📞 "Oh .. ya Jl Sultan perumahan permata indah nomer 13 itu rumah orang tua Edo" ucap Riko.


📞 "thanks Rik" tut Nadira mematikan telfonnya setelah mendapatkan alamat rumah Edo.


Nadira segera pergi ke alamat yang di berikan oleh Riko tidak terlalu jauh dari kantor Rajasaka dan itu adalah salah satu perumahan elit di Jakarta pusat.



"Wahhh .... mewah sekali beta beruntungnya aku jika aku yang menjadi menantu keluarga Rajasaka , perusahaan Sampurna x perusahaan Rajasaka wah ... wah ... itu sangatlah cocok" ucap Nadira dengan girang.


Nadira di persilahkan masuk oleh penjaga gerbang karena Nadira bilang dia teman sekolah Edo dan Nadira menunjukkan foto mereka semasa SMA .


Nadira segera memencet bel rumah Edo dia tak lupa memarkirkan kendaraannya terlebih dahulu. Dia sungguh tidak sabar bertemu Edo.


ting tong ...

__ADS_1


cklek seorang wanita berhijab membukakan pintu ”Iya, ada yang bisa saya bantu"? tanya wanita tersebut.


"Saya ingin bertemu dengan Edo apa Edo ada?" tanya Nadira.


"Silahkan masuk?" wanita tersebut mempersilahkan masuk.


"Baiklah" Nadira masuk dan duduk di sofa ruang tamu.



"Wahh mewah dan unik dalam rumah ini , memang hanya aku yang pantas jadi menantu di rumah ini" batin Nadira.



Penampilan Nadira saat pergi ke rumah Edo .


"Silahkan minum nona" Ucap wanita berhijab tersebut.


"Terimakasih , maaf tolong panggilkan Edo sekarang , " Pinta Nadira.


"Baiklah saya akan segera panggilkan" jawab wanita tersebut, wanita tersebut adalah Lisa istri Edo.



Penampilan Lisa saat ini , dia jalan terburu-buru lupa kalau di mension ada lift "Papi " panggil Lisa "Ada yang cari papi di bawah" Lisa mendekat dan berbisik "Dicari wanita seksi dan bohay " .


Edo mengerutkan alisnya "Siapa mi?" Edo sejenak berfikir "Perasaan nggak janjian sama siapa-siapa" Edo menatap istrinya meminta penjelasan sedangkan Lisa hanya mengangkat bahunya tanda dia tidak tahu.


Edo langsung mengajak istrinya menemui wanita tersebut , Edo tidak ingin menimbulkan fitnah karena berduaan dengan seorang yang bukan muhrimnya.


Di ruang tamu Nadira di temani mama Edo dan kakak Edo "Kalau boleh tahu kamu siapa?" tanya mama Edo.


"Saya Nadira Tante teman Edo waktu SMA lebih tepatnya cinta pertama Edo" Jawab Nadira dengan penuh percaya diri.


"Oh mantan toh, apa kamu tidak dingin dengan pakaian seperti itu" sindir Kakak Edo, kakak Edo memang sedikit urakan dan brutal, setiap perkataan yang keluar dari mulutnya tanpa ada saringannya.


"Ini cukup nyaman kak" Jawab Nadira dengan senyum yang sedikit dipaksakan.


"Itu Edo , kamu mau cari dia untuk menggatal ya? " tanya kakak Edo dengan cuwek.


Nadira diam saja tak menjawab pertanyaan kakak Edo "Awas kamu ya ,aku jadi istri Edo ,kamu pertama yang aku tendang dari sini" batin Nadira .

__ADS_1


"Nadira , untuk apa kamu kesini" tanya Edo dari kejauhan.


"Ah ... aku hanya main dan kangen saja sama kamu , kamu kan cinta pertama ku " Jawab Nadira dengan percaya diri.


Lisa mencubit Edo dari belakang , "Awas Pi matanya" ancam Lisa.


"Aw .. galak amat, aku kan cuma tanya" bisik Edo .


Lisa berada di belakang Edo badannya yang kecil dan tinggi tidak terlihat karena tertutup badan Edo yang besar.


Edo berjalan ke sofa menghampiri mama dan kakaknya Lisa pun ikut duduk di samping mereka.


"Eh ... maaf kamu kan pembantu ngapain duduk di sini?" ucap sombong Nadira.


Lisa memandang apron yang dia pakai dan melepaskan apron tersebut. Semua orang pun menoleh ke arah Lisa .


"Hei wanita kurang garam dia adik ku bukan pembantu dasar wanita yang pakai baju tapi seperti telanja*g" ucap kakak Edo yang menggebu-gebu.


"Mbak perkenalkan saya Lisa istri mas Edo" Lisa mengulurkan tangannya tapi tidak di respon Nadira .


"Hahahaha ... istri , kamu bukan tipe Edo dah wanita berjilbab dan lemah bukanlah tipe Edo" Nadira tertawa menghina Lisa.


"Maaf ya mbak yang di bungkus lebih nikmat daripada yang di buka, ibarat nasi yang tidak di bungkus pasti dihampiri lalat cobak kalau di bungkus rapi lalat pun ogah mampir dan pastinya terjamin kebersihannya, ya istilahnya kita berbusana tapi telanjang" Sindir Lisa


" Lewat hadis yang bersumber dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Di antara yang termasuk ahli neraka ialah wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Yang berjalan dengan lenggak-lenggok untuk merayu dan untuk dikagumi. Mereka ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya." (HR Muslim)."


Ucapan Lisa membuat Nadira tambah jengkel "Jangan sok alim kamu" .


"Wah kamu memang hebat istriku, kamu dengarkan Nadira , dia itu Istriku wanita Sholehah ku" Edo memegang tangan Lisa lalu menciumnya.


"Aku permisi" pamit Nadira "Awas kamu akan ku rebut Edo nanti "Bisik Nadira saat berada di samping Lisa.


Lisa tidak menanggapi ucapan Nadira , Lisa hanya tersenyum dan mempersilahkan Nadira pergi.


"Dasar ulat gatel banget minta digaruk" ucap frontal kakak Edo.


"Hahah ... digaruk pakek sikat kuda kak biar terasa " sambung Lisa yang sedikit geserek tertular kakak Edo.


semua orang tertawa karena kekonyolan kakak Edo yang sedikit urakan , dia lupa kalau dia seorang ibu dari dua anak . Tapi semua menjadi hiburan untuk Lisa , Edo dan mama Edo.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2