
#Lanjut say ~~~
Dukung trus karya Mama biar bisa masuk rekomendasi lagi ya π₯°ππ»
....
"Rikkii.....!!!" teriak seorang wanita paruh baya yang terlihat masih begitu cantik dan modis.
"Mama..!" balas Rikki dan menyambut Mamanya dengan sebuah pelukan.
"Ya udah yukk masuk dulu..!" seru Mama Rikki tanpa menegur Jessy.
Begitu Jessy masuk ke dalam rumah. Semua pelayan menyapa Rikki dengan hormat.
"Selamat sore Tuan Rikki .. Selamat sore Nona..!"
"Ehh ini gw yang di sapa..?" gumam Jessy.
"Sini duduk sayang..!" seru Rikki sambil menuntun Jessy agar duduk disampingnya.
Mama Rikki juga ikut duduk dengan tenang. Mama Rikki adalah salah satu Pebisnis handal dan terkenal di Indonesia. Irene Kusuma berada di peringkat nomor empat tatanan kerajaan bisnis di Indonesia saat ini.
"Jadi siapa yang kamu bawa..?" seru Mama dengan nada datar.
"Ini Jessy ma.. !"
"Ohhh jadi ini yang namanya Jessy..!" seru Mama Irene.
"Perkenalkan tante.. Nama saya Jessy..!" Seru Jessy yang berdiri kemudian sedikit membungkukan badan menunjukkan sopan santun ke orang tua.
"Iya .. panggil saja Tante Irene..!"
"Baik Tante.." jawab Jessy dan kembali duduk.
"Sebenarnya ada yang aku mau katakan ma.." seru Rikki sambil menggenggam erat tangan Jessy.
"Apa itu..?"
"Sebenarnya Rikki dan Jessy sudah menikah ma.."
Mama Irene sangat Shock..Jessy yang melihat raut wajah Mama Irene sudah yakin 100% kalau beliau pasti sangat terkejut dan tidak merestui hubungan mereka.
"Rikkiiiii...!!!!!!!" Teriak Mama Irene dengan begitu keras menggema se isi ruangan.
Raut Wajah Irene begitu penuh amarah.
Dengan berjalan mendekati Rikki
dan memukul bahu, pundak dan apapun yang mengenai tubuh anak lelaki satu-satunya itu.
Plakk...
"Anakk kurang ajar..!!"
__ADS_1
Plaakkk
"Maaf Ma..!"
"Kapan kamu menikah..Hahhhh??!!!"
"Dua hari lalu Ma..!"
Plaakkk
"Apaaaa...!!!"
Plaakkk
"Tanteee...Maaf...!" sela Jessy dan ingin melindungi tubuh Rikki. Dia tidak menyangka kalau Mamanya Rikki akan sangat marah seperti ini.
"Kamu jangan ikut campur...!! Kembali dudukk..!!" seru Mama Irene.
Plaakkkk
Kembali memukul Rikki.
"Ma ... Sakittt...!" Rikki meringing ingin membujuk Mamanya.
"Biarin...!!! Dimana kamu menikah..?"
"Diii.. jepang ma..!" jawab Rikki gugup.
"Rikkkiiii...!!!" jerit Mama Irene lagi.
Plaakkk
"Bisa-bisanyaaa kamu menikah gak kabarin Mama ..Hahh..!!!"
Plaakkk
"Ampun Ma..!"
"Memangnya Mama kamu sudah mati..Hahhh...!!"
Plaaakkk
"Tanteee... Maafff... Kasiann Rikki..!" seru Jessy yang berlutut di depan Mama Irene.
"Kamuuu jugaaa..!!! Kenapa mau ngikutin nih anak bandell..!!!" Seru Mama Irene ke Jessy.
"Maaf Tantee... Jessy mencintai Rikki.." ucap Jessy dengan lirih.
Namun Rikki tersenyum mendengar perkataan Jessy.
"Apa kamu senyum-senyum..!" plakkkkk
"Hoshhh hossshh..!" Mama Irene kelelahan kejar-kejaran dengan Rikki.
__ADS_1
"Kamuu juga.. Tante .. tanteee...Panggil Mama..!! Kamu sekarang istri anak bandel ini..!" seru Mama Irene ke Jessy
"Ehhh...Maksud Tante..?" ujar Jessy dengan kebingungan. Rikki sudah selonjoran di lantai. Sedangkan Mama Irene sudah kembali duduk di sofa dan didekat Jessy.
"Mamaa..!!" sela Mama Irene.
"Iiyyaa Maksud Mama..?" gugup Jessy. Takut dia salah dengar.
"Tunggu dulu.. mama kecapean..!" seru Mama Irene dan bersandar.
"Minum dulu ma..!" Rikki menyodorkan Air mineral ke Mamanya.
Mama Irene mengambil gelas dari Rikki sambil menatapnya tajam.
Setelah merasa tenang Mama Irene akhirnya bicara.
"Kenapa kalian menikah tidak bilang-bilang ke Mama..?"
"Maaf Ma.. Semuanya tiba-tiba..Jessy tidak mau ikut aku pulang ke Indonesia.. Jadi Rikki terpaksa menikah di Jepang.." ucap Rikki dengan jujur.
"Maaf tant..eh Ma.. semua salah Jessy.. !" sela Jessy.
"Hmm.. ya sudah..! Mumpung kakian baru menikah dua hari lalu.. Mama tetap mau adakan pesta..!!" seru Mama Irene.
"Tapi Ma.."Sela Rikki.
"Tidak ada Tapi-tapian..!!" titah Mama Irene.
"Maaf sebelumnya Ma..Jessy tidak punya siapa-siapa lagi..Dan Jessy takut merusak nama Mama dan Rikki..!" ucap Jessy tertunduk. Rikki langsung menghampiri Jessy dan menenangkan Istrinya.
"Terus kenapa..?? Siapa yang berani menghina anak mantu Mama..! Kamu punya Mama..! Jadi jangan pernah bilang kalau kamu tidak punya siapa-siapa !" seru Mama Irene dengan nada bicara yang awalnha ketus kemudian melembut di akhir.
"Tapi Ma... Aku cuma pegawai kafe dan sekarang pengangguran.." ujar Jessy pelan dan malu.
"Mama tidak butuh menantu kaya. Karena Mama sudah punya segalanya. Mama cuma mau menantu yang sayang dan tulus mencintai anak mama...! Itu jauh lebih penting..! Dan cuma kamu yang membuat anak bandel ini sadar..!" ujar Mama dan tersenyum manis.
Jessy mengangkat wajahnya melihat Irene.
"Sini sayang..!" seru Mama Irene dan melebarkan tangannya. Jessy masuk ke pelukan Mama Irene
"Hikss.. Terima Kasih Ma..!" ucap Jessy.
"Sama-sama sayang..!"
"Truss kenapa tadi marah-marah dan mukul Rikki..?" protes Rikki yang tidak terima. Karena dia tadi berpikir bahwa mamanya benar-benar tidak merestui dirinya dan Jessy.
"Karna kamu Bandelll..!!" seru Mama Irene dan Tertawa disusul Jessy yang ikut tertawa.
Rikki hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
ππ
#Senangnyaa ππ
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komentar dan Favorit β€
TERIMAKASIH