Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Bon Chap 22 [Maaf bukan yang Pertama]


__ADS_3

#Ingat ya !! Part ini bisa mengakibatkan kepanasan 🀣🀣🀣πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


#Jangan lupa Like, Komentar dan VOTE karya ini ini ya ❀


------


"Maaf....bukan kamu menjadi yang pertama..." lirih Rubi dengan perasaan bersalah dan menitikkan air mata.


"Berhenti mengatakan hal seperti itu Rubi..." ujar Ken yang kini sudah mengukung tubuh Rubi.


Wajah mereka begitu dekat. "Aku mencintaimu, dan kamu mencintaiku itu jauh lebih berharga.... Kita semua punya masa lalu... Jadi, mulai detik ini... Aku akan menghapus semua masa lalu kamu sayang...."ujar Ken penuh ketulusan membuat Rubi terisak tid tahan menjatuhkan bulir air mata.


Cup cup cup


Ciu mana Ken terus-menerus di wajah Rubi. Di ciumi nya kedua mata Rubi.


"Aku tidak akan pernah membiarkan mata ini terlihat sedih dan menangis...I Love you..." ucap Ken dan me lu mat bibir Rubi dengan begitu lembut.


Di se sap nya bi bir atas dan bawah Rubi dengan begitu lembut dan perlahan. Rubi pun membalas ciu man suami nya dengan penuh cinta. Mulut nya terus terbuka menyambut uluran li dah Ken. Membuat lidah mereka saling menari dan ber tautan. Menukar sali va mereka, ciu man yang semakin menggebu dan berga*irah.


"I love you too..." ucap Rubi di sela ci uman Ken.


Ken tersenyum bahagia mendengar perkataan Rubi. Wanita pelabuhan terakhir nya. Wanita yang pertama kali membuat nya merasakan cinta dan perjuangan untuk mendapatkan seorang wanita.


Ciu man Ken semakin menuntut dan semakin dalam masuk ke dalam rongga mulut Rubi membuat Rubi mengankat kepala nya karena merasakan ga*irah yang selama ini terpendam keluar bersamaan. Sangat lama Rubi tidak merasakan sensasi seperti ini.

__ADS_1


"UHmm Ken..." gumam Rubi ketika ciuman Ken mulai turun ke leher dan semakin tun ke kedua Jelly Rubi yang sangat indah.


Di jilat nya dengan perlahan, gerakan memutar di sekitar pu*ting nya membuat Rubi menaikkan mata hitam nya karena sensasi nik mat luar biasa.


Hap... uhmmm


Ken me lu mat pu ting Rubi secara bergantian dan di re mas nya dengan lembut. digigitnya sedikit untuk memberikan Rubi sensasi yang berbeda. Dan benar saja, Rubi tidak berhenti mendes sah dan meliukkan badan nya karena sen sasi daripermainan li dah Ken di sekitar Jelly nya.


"Ah Ken...Enak banget...more please..." r cau Rubi yang membuat Ken tersenyum bahagia karena berhasil membuat Rubi merasa enak.


Ken berhenti dan melepaskan semua pakaian nya tanpa sisa. Kini mereka berdua saling menatap kagum dengan tubuh masing-masing.


Timun Ken yang sudah tegap ber diri begitu besar. Membuat Rubi meneguk kasar saliva nya. Baru kali ini dia melihat milik pria sebesar itu.


"Can i have you now...My wife...? (Bisakah aku memilikimu sekarang, istriku..?) " suara berat Ken yang kini berada tepat di atas tubuh Rubi.


Ciu man dan jilatan tiada henti di seluruh sudut tubuh Rubi. Begitu banyak tanda cinta yang di berikan Ken di tubuh Rubi. Tangan Ken mulai turun ke area sen sit ip Rubi.


"Ah.. Ken..." des sah Rubi sambil menggigit bibir nya ketika telunjuk Ken berusaha masuk ke dalam li yang miliknya.


Ken duduk dan mensejajarkan dirinya tepat di depan M.V Rubi. Di tekuk ya kaki Rubi dan Rubi pun membantu Ken dengan membuka milik nya dengan lebar.


"Sangat indah sayang..." kagum Ken melihat milik istri nya yang begitu bersih. Membuat Rubi tersenyum malu dengan ucapan nya.


Dengan sedikit menundukkan wajah nya. Ken mendekatkan waahnya ke M.V Rubi dan menghirup nya dengan dalam. " Wangi sayang..." ucap Ken dan menghembuskan nafas nya.

__ADS_1


"Ahhh..." des sah Rubi mendapatkan geli karena hembusan nafas Ken.


"Ahhh Keenn.....Ummhhh..." gumam Rubi yang tidak dapat dia tahan ketika Ken menjilati kli t0ris nya dan menyesap kan li dah nya ke dalam li yang M.v nya.


"Ohh Kennn... I want...!!" seru Rubi yang siap-siap mencapai puncak nya.


Ken memperceat gerakan li dah nya hingga.. Byuurrr...


Rubi mendapatkan pelepasan yang begitu dahsyat untuk pertama kali.


"Aku mulai sayang..." ucap Ken lembut ketika elihat Rubi mulai mengatur nafas nya. Dan Rubi pun hanya mengangguk dengan sayu.


Ken men sejajarkan timun nya dan menyentuh bibir bawah Rubi. Ken bertumpu dengan ke dua tangan nya tepat menatap wajah sang istri dan men ciumi bibir Rubi sambil berusaha mema sukkan milik nya.


"Ahhh... Ken..."rin tih Rubi kesakitan.


"Kenapa begitu sulit..?" batin Ken karen memasukkan dengan pelan.


Akhirnya Ken mengambil posisi dan memegang timun nya danmengarahkan kembali miliknya. Ketika tepat bagian kepala nya sudah masuk. Ken kembali men ciumi Rubi.


"Aku akan sedikit keras kali in sayang.." bisik Ken.


Dan dengan satu kali hentakan keras.. Blesshh


"Ahhhh Kennn....Sakitt...!!"

__ADS_1


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯⭐⭐⭐


Lanjut Gak nih ..??


__ADS_2