Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
BON CHAP 1 [ Bye Indonesia ]


__ADS_3

#Kita masuk di BonChap pertama ya beb πŸ₯°πŸ˜˜


#Semua yang belum selesai akan mama selesaikan di bagian BonChap ❀


...Happy Reading ~~~...


Bertepatan dengan kelahiran anak Eliza. Hari ini Rubi akan meninggalkan Indonesia.


Tepat usia kehamilan memasuki 6 bulan. Dimana kandungannya sudah kuat untuk melakukan perjalanan panjang. Karena kali ini Rubi bertekad untuk tinggal di London, Inggris melupakan semua kehidupan dan masa lalunya di Indonesia.


Di mana waktu tempuh dari Indonesia ke London memakan waktu kurang lebih 17 Jam. Untuk segala aspek keselamatan kandungan Rubi. Nita sepakat pada usia kehamilan Rubi menginjak 6 atau 7 bulan menurut Dokter Maharani.


Tapi bersyukur di usia kehamilan 6 bulan. Keadaan Rubi dan Janin semakin membaik.


"Rubi.. kamu yakin tidak menghubungi Aldi..?" ucap Nita kepada Rubi yang tengah larut dalam pikiran nya.


"Hmm..?" Rubi menoleh ke arah Nita.


Dia juga bingung mau mengabari Aldi atau tidak. Apalagi dua bulan yang lalu, Rubi nonton di siaran TV. Pernikahan antara Aldi dan Liliana. Dia takut menjadi perusak Rumah Tangga orang untuk kedua kalinya.


"Aku bingung Nit..!" ucap Rubi.


"Semua keputusan di tangan kamu. Paling tidak Aldi tahu kalau dia memiliki seorang anak. Dan anak kamu juga tahu kalau dia memiliki seorang Ayah..!" ujar Nita menasehati sahabatnya. Dia tidak ingin Rubi menyesal dengan keputusannya. Mungkin terdengar sedikit egois. Tapi itulah kenyataan yang harus Rubi dan Aldi hadapi.


Rubi hanya diam melihat ke arah ponselnya.

__ADS_1


"Masih ada satu jam sebelum kita berangkat...Aku ke Gerai Minuman Star....ok..!" seru Nita dan mengedipkan matanya memberikan semangat kepada sang sahabatnya itu.


Nita pun berdiri dan meninggalkan Rubi sendiri untuk berpikir.


Sepuluh menit...


Dua puluh menit...


"Hmm Baiklah..! Aldi juga berhak tahu...!" seru Rubi.


Dirinya pun mengambil ponselnya dan men-dial nomor ponsel Aldi.


Tuuttt...


Tuuttttt.....


Namun Aldi tidak juga mengangkat ponselnya.


Rubi mencoba sampai tiga kali tapi Aldi tetap tidak mengangkat panggilan telponnya.


"Hmmm.. mungkin dia tidak ingin berhubungan dengan masa lalunya.." batin Rubi ikhlas. Namun hatinya tetap terasa perih.


"Gimana..?" Tanya Nita sambil memberikan segelas Berry Milk untuk dirinya.


"Tidak di angkat...!" jawab Rubi dan mengulaskan senyuman lebar. Setidaknya dia sudah mencoba.

__ADS_1


"Ya sudah...Setidaknya kamu sudah mencoba menghubungi Aldi... !" seru Nita dan duduk di sisi Rubi.


Tak berselang dua puluh menit. Sudah terdengar panggilan untuk keberangkatan ke London. Rubi dan Nita pun bersiap-siap dan masuk ke dalam kabin pesawat. Tak banyak pakaian yang di bawa oleh Rubi. Karena semua pakaian-pakaian mewah dan tas - tas mewah nya. Serta Apartment nya sudah dia jual dan sebagian Rubi sumbangkan.


Nita mengambil Business Class untuk kenyamanan Rubi dan Calon Baby. Dia berharap sahabatnya itu bisa menjalani hari-hari nya di London dengan lembaran baru.



Sebelum take off Rubi kembali mengambil ponselnya dan menghubungi Aldi. Namun dengan tiga kali mencoba tetap tidak di angkat oleh Aldi.


"Hmm..." Rubi menutup matanya sesaat.


Kemudian terdengar pramugari berbicara menyampai kan info keselamatan dan ucapan selamat jalan. Rubi pun mematikan ponselnya. Karena pesawat akan segera terbang.


"Bye.. Indonesia..!" gumam Rubi.


🌼🌼🌼🌼


Selalu tetap dukung karya Mama , dengan selalu meninggalkan Like, Komentar, Vote, kirim hadiah dan Masukkan ke Favorit kamu ❀


Mampir juga di Karya Mama dengan judul ;


<< Tuan Alex Akulah Wanitamu >>


__ADS_1



__ADS_2