
#Lanjut tsayy π
#Jangan lupa like, komentar, hadiah dan Vote ya β€
....Happy Reading....
.
.
"Sayang..." panggil Kevin ragu.
Pasalnya tadi dia baru saja bertemu Rubi dan Investornya dari Arab. Dan sudah ditentukan Model untuk Hotel terbaru mereka adalah Rubi.
"iyaa..?" tanya Eliza dan melihat suaminya yang lagi menyetir.
"hmmm..Gini sayang.. Sebelumnya janji jangan marah ya..?" Kevin takut kalau Eliza akan kecewa. Karena Kevin tahu Eliza tidak suka kalau dirinya berada dekat dengan Rubi.
"Tergantung..?!" jawab Eliza ringan.
"Ada apa sayang..?" lanjut Eliza melihat wajah gelisah suaminya.
"Rubi terpilih jadi model untuk Hotel terbaru sayang..Tadi investor dari Arab mengadakan meeting dan mengundang Rubi secara langsung.. Dan Investor yang memilih Rubi..." ujar Kevin dengan hati-hati.
"Ohhhh... ok..!" jawab Eliza singkat dan kembali melihat ponselnya.
"Kamu marah gak sayang..?"
"Gak.." jawab Eliza tanpa ekspresi.
Eliza merasa sedikit kecewa. Karena dia tidak suka suaminya berada dekat silu man ru bah itu.
Kevin bisa melihat raut wajah istrinya.. Datar..Itulah yang dia pikirkan saat ini.
"sayang.." panggil Kevin.
"ya..?"
"kamu kecewa..?"
"Gak.. gak ada yang perlu di kecewakan kok .." jawab Eliza tanpa melihat Kevin.
"Sayang.. kalau kamu gak suka aku batalin kontrak dengan Rubi..!"
__ADS_1
"Its Ok..Aku ngantuk...pengen istirahat..." jawab Eliza dan memejamkan matanya tidak mau berdebat.
"ckk.. kenapa gw kekanakan begini sih..!!" gumam Eliza dalam hati.
Kevin yang melihat istrinya hanya bisa diam. Dia tahu dengan kesalahannya.
Perjalanan mereka hanya terdengar alunan musik tanpa percakapan yang ceria atau gombalan romantis seperti biasa.
Setiba mereka di rumah. Tanpa sepatah kata pun Eliza berlalu dan membersihkan ba dannya.
Setelah memakai piyama Eliza mengambil laptopnya untuk menyusun skripsinya.
Kevin juga sudah membersihkan dirinya dan memakai pakaian tidurnya lalumenyusul Eliza yang kini sedang sibuk berkutat di depan laptop.
"Sibuk sayang ..?" ujar Kevin sambil memeluk pinggang Eliza.
"Iyah.."
"Masih marah..?"
"gak...kok..!"
"seriuss..?"
"sayang...kangenn.." bujuk Kevin dengan nada manja.
Seorang Kevin yang sangat Dingin dan Angkuh bisa bergelayut manja seperti ini.
"hmmm..." jawab Eliza cuek ingin menggoda suaminya.
Rasa marahnya menghilang begitu saja. Mengerjakan skripsinya sebenarnya masih bisa dia tunda untuk beberapa hari.
Tapi karena kesal dengan Kevin dia sengaja menyibukkan dirinya.
"sayanggg... kangennn...." Kevin tambah bergelayut manja dan kini sudah tiduran diatas paha Eliza.
"aku sibuk kevin..!" seru Eliza.
Kevin yang mendengar namanya disebut oleh Eliza menjadi yakin kalau istrinya benar-benar marah dengannya.
Kevin bangun dari tidurnya lalu dengan cepat dia memindahkan meja laptop dari atas kasur. Ke meja sudut.
Eliza yang melihat suaminya ingin sekali tertawa tapi dia berusaha menahannya.
__ADS_1
Eliza yang melihat Kevin hampir tiba di ranjang. Segera bangun dari duduknya dan berdiri.
"Mau kemana ..?"suara berat Kevin.
"Mau minum..!" jawab Eliza tanpa melihat Kevin.
"Sayangg... pleaseee...jangan cuekin aku kayak gini...!" ujar Kevin dengan suara lirih dan memeluk tubuh Eliza dari belakang.
"Lebih baik kamu marah-marah, pukul aku, atau memaki ku sekalian kalau memang aku salah sayang..!!" lanjut Kevin yang menyandarkan keningnya di pundak Eliza.
Eliza berbalik dan memegang wajah suaminya dan menatap mata sendu itu.
"Tidak mungkin aku bisa marah, memaki apalagi memukul suamiku yang ganteng ini..!" goda Eliza.
"Sayang..." lirih Kevin terharu memdengar ucapan Eliza.
"Iyahh...ada apa sayangku..?"
"aaaaa...!" Eliza terkejut karena Kevin sudah meraih pinggang dan kakinya.
Kevin membaringkan istrinya diatas kasur. Dan posisinya sudah berada diatas Eliza.
Kevin me lu mat bi bir istrinya dengan perasaan rindu yang sangat teramat dalam.
Hanya karena Eliza tidak meladeninya beberapa jam. Hidupnya serasa kosong.
Kevin tidak bisa membayangkan jika hidupnya tanpa Eliza.
"I Love you so much my wife.. you the only one for me..i'm yours..!" bisik Kevin dengan suara beratnya. Matanya tersirat ga irah yang sudah menggebu-gebu.
"I love you too my everything..!!" balas Eliza dan me lu mat bi bir suaminya dengan sangat lembut.
Kevin membalas lu ma tan istrinya. Tangannya menahan teng kuk leher istrinya. Menekannya agar ci uman mereka semakin dalam.
Ci uman yang begitu lama dan intens. Li dah yang saling meli lit. Saling menukar sa liva. Bi bir yang saling me nye sap satu sama lain.
Seperti sepasang kekasih yang begitu lama tak bertemu melepas kerinduan.
"Ahh..Sayang..!"
πΌπΌπΌ
#Happy Monday ~~ Ditunggu ya Votenya say ππ
__ADS_1
#Mohon Like, Komentar dan Kirimin mama sekuntum bunga π Apalagi kalau secangkir kopi π
...Terimakasih ...