Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
PRIVASI


__ADS_3

...Happy Reading...


Kini Kevin dan Eliza sudah kembali ke Apartment nya.


Mereka berdua hanya menghabiskan dua malam di Hotel. Karena saat ini Kevin belum bisa lama-lama meninggalkan pekerjaannya.


Kevin baru saja menjalin kerja sama dengan pengusaha dari Arab untuk membangun sebuah Hotel bintang lima di Kota Jakarta dan Bandung.


"Sayang.. maaf aku belum bisa mengajakmu untuk honeymoon.." ucap Kevin sambil memeluk pinggang ramping istrinya.


"Its Ok sayang...lagi pula aku juga harus menyelesaikan skripsi akhirku..." balas Eliza yang kini menyandarkan kepalanya di dada bidang Kevin.


"hmmm.. makasih sayang..!" ujar Kevin dan mengecup puncak kepala Eliza.


Drrzttt drzzzttt


"Ponsel kamu bunyi yank.." ucap Kevin.


"iyahhh..bentar ya kak..." Eliza melepaskan pelukannya di tubuh Kevin dan menuju meja ruang tamu.


Ternyata Angel melakukan panggilan video.


"Iyahhh... halo.." sapa Eliza.


"Eliiii... lihat di Instax Butik kamu sekarang juga..!!" seru Angel begitu Eliza menjawab telponnya.


"Hmm..ada apa..?"tanya Eliza penasaran.


"Cepetaannn...pakai ponsel Kak Kevin..!" seru Angel.


"Gakk ahhh... gak enak pakai ponsel Kak Kevin..!!" Tolak Eliza.


"Astagaaa Eliii..!!!" teriak Angel gemas kepada sahabat nya yang sekaligus kini berstatus kakak iparnya.


Kevin yang mendengar cicitan adek perempuannya segera keluar kamar.


"Ini sayang...!" sela Kevin menyerahkan ponselnya ke tangan Eliza.


"Ehh...yakin gak apa-apa Kak..?" tanya Eliza.


Kevin hanya mengangguk dan mengecup pipi istrinya sekilas.


"Thank you...!" ucap Eliza senang.


"Oii..oi... ehhmm ehmmm..urgent bosss..!!" sela Angel menyadarkan kedua pengantin baru itu yang sedang mengumbar kemesraan tak kenal waktu dan tempat.


"heheheh.. waittt...!"jawab Eliza cengengesan.


Kevin duduk di samping Eliza ingin mendengar percakapan Angel dan Eliza.


Karena dia merasa ada sesuatu yang terjadi.


Eliza mencari aplikasi Instax dan membukanya.


Lalu mencari akun butiknya. Dan betapa shocknya melihat komentar-komentar negatif tentang butiknya.


"Gimana Eli...??"tanya Angel penasaran.


"Ada apa yank..?" Kevin juga penasaran karna melihat raut wajah istrinya.

__ADS_1


"Banyak komentar negatif.. Katanya pakaian yang aku jual barang cacat..!" seru Eliza sambil melihat-lihat komentar.


"Hmmm... coba lu cek kotak pesan.. kayaknya gara - gara ada yang mention butik kamu..!" ucap Angel di seberang sana sambil ikut melihat akun Butik Eliza.


"hmm..ok..ok..!" jawab Eliza tenang.


Dia melihat satu per satu isi pesan masuk dan benar. Ternyata ada pembeli yang komplain dan kecewa dengan gaun yang dia beli.


"Benerrr Angel..Ada yang komplain ke butik gw..!!" seru Eliza.


"Nahh kann...Emangnya apa yang dia beli sampai bisa seheboh itu..!" tanya Angel.


"Itu loh.. Gaun yang di Manekin..Gaun yang gw design sendiri.. Katanya Gaun itu cacat dan sobek... !" ujar Eliza.


"hmmm.. apa nama akunnya Eli..?" tabya Angel penasaran.


"L underline K !" jawab Eliza.


Kevin hanya setia menjadi pendengar dan membaca apa yang sedang terjadi.


"Oke.. biar gw cek..! Eli..kamu coba telpon ke Ani. Tanya nama customer yang beli gaun itu biar minta kontaknya..!" ujar Angel.


"Hmm..ok..!!" jawab Eliza dengan tenang.


Setelah panggilan Angel dan Eliza terputus.


Eliza segera menghubungi Ani.


"Halo Ani..!"


"Iyah Nona..!" jawab Eliza.


"Iyah sudah Nona..Maafkan saya Nona tidak hati-hati. Tapi kemarin sebelum di vakum. Aku cek gaunnya dengan teliti dan tak ada kerusakan apapun..!" Ani memberikan penjelasan.


"Hmm.. aku percaya.. yang penting selama kamu melakukanya sesuai yang aku bilang. Semua nya pasti aman..!" jawab Eliza santai.


"Iyah Nona.. !"


"Oh iya.. siapa nama customernya ?" tanya Eliza.


"Dia hanya menuliskan inisial L_K..!" ujar Ani.


"Dan maaf Nona.. Yang kemarin beli gaun, memang sangat angkuh.. !" ucap Ani mengingat bagaimana angkuhnya wanita yang dia layani kemarin.


"Hmm ok Ani... cctv aman ..?" tanya Eliza.


"Aman Nona.. selalu aktif..!" jawab Ani dengan mantap.


"Oke.. jadi tak ada masalah.. besok aku ke Butik..!" seru Eliza.


"Ok Nona.. !"


Eliza menutup sambungan telponnya dan menyandarkan dirinya di sofa. Belum sedetik punggung bersandar.


Kevin sudah menarik tubuhnya masuk ke dalam pelukannya.


"Ada apa sayang..?" tanya Kevin lembut.


"Hehhehe...hanya masalah kecil suamiku sayang...!!" jawab Eliza manja.

__ADS_1


Eliza tidak mau membuat suaminya banyak berpikir untuk masalah sepele seperti ini. Masalah butiknya itu akan dia selesaikan sendiri dan pastinya ada Angel yang selalu membantunya.


"hmmm...baiklah..Dannn...satu hal lagi..!!" Seru Kevin.


"Apa itu yank..?" tanya Eliza mendongakkan kepala melihat Kevin.


"Jangan pernah ragu meminta apapun..dan semua barang-barang pribadi ku itu adalah milik kamu juga.. Seperti ponsel ini.. kamu bebas memakainya kapan pun.. hmm..?" lanjut Kevin.


"Tapi tidak enak dengan privasi kamu sayang..!" ucap Eliza.


"Jadi.. kalau suamimu ini meminjam ponselmu apa kamu keberatan..??"tanya balik Kevin ke diri Eliza.


"Tentu saja tidak.. !!"jawab Eliza langsung tanpa ragu.


Kevin tersenyum mendengar perkataan istrinya.


"Jadi.. aku juga seperti itu. Aku tidak keberatan kamu mengetahui semua privasiku. Karena bagiku tak ada kata privasi yang harus dijaga untuk seorang istri. Suami Istri harus saling terbuka dan percaya kepada pasangannya. Jadi, ketika suatu saat menghadapi sebuah masalah dan cobaan. Kita tidak akan pernah ragu ke pasangan kita. Karena kita sendirilah yang paling tahu tentang pasangan kita. Bukan orang lain..!" ucap Kevin.


Eliza tersenyum mendengar perkataan suaminya.


"Jadi jangan pernah ragu untuk bertanya apabila ada yang mengganjal di hati kamu..hmm..?" lanjut Kevin.


"Iyahh....Maaf untuk yang tadi..!"ucap Eliza.


"hmmm.. perkataan maaf saja tidak cukup...!" Ucap Kevin menggoda istrinya.


Mendengar perkataan suami genitnya.


Eliza naik ke atas pangkuan Kevin.


"Kalau seperti ini..?" tanya Eliza sambil perlahan mendekatkan wajahnya dengan wajah Kevin.


Eliza mengalungkan tangannya di belakang leher Kevin.



"Belum...!" jawab Kevin yang menatap dalam bola mata indah istrinya.


"Kalau seperti ini..??" tanya Eliza lagi yang kini bi bir hanya berjarak satu centimeter dengan bi bir Kevin.


"Belum..!" seru Kevin dengan suara berat dan langsung memegang tengkuk leher Eliza yang begitu mulus.


Lehernya terlihat sangat indah dan menggairahkan karena model ikatan rambut Eliza saat ini.


Kevin dengan cepat merapatkan bi birnya dengan bi bir Eliza.


Eliza membuka mu lutnya dan me lu mat bi bir Kevin.


Kevin juga dengan lahap mengulum bi bir Eliza. Kevin memasukkan li dahnya dan di balas Eliza. Li dah mereka saling ber taut dan me lilit.


Deru nafas mereka berdua semakin berat. Hanya karena sebuah ci uman. Kini Eliza harus mengikuti permainan Kevin.


Entah sejak kapan kemeja putih Eliza dan Kemeja kotak-kotak yang dipakai Kevin telah berada di lantai.


🌼🌼🌼🌼


#Kira-kira Kevin dan Eliza mau ngapain ya ?? πŸ˜‚


√ Ingat Like, Tinggalkan Komentar, Kirim Bunga Mawar, dan Klik Tombol Favorit ya πŸ’‹

__ADS_1


I Love You semuaaa...


__ADS_2