
β¨ Happy Reading ayang...
π Yang baca marathon jangan lupa rem untuk mampir Boom Like dan Tinggalkan komentar ya π
.....
Kevin membaca profil Rubi tanpa suara. Rubi dan Nita hanya menunggu. Sedang Eliza duduk di sofa sambil meminum minumannya.
Setelah kurang lebih sepuluh menit Kevin mempelajari profil Rubi. Dia hanya manggut-manggut dan memegang dagunya.
"Baik Nona Rubi.. "ucap Kevin dengan formal. Dia ingin menarik garis dengan Rubi. Dia tidak ingin istrinya merasa sedih atau berpikiran aneh-aneh.
"ya..?" jawab Rubi bingung karna dipanggil seperti itu.
"Sekretaris saya akan menghubungi Nona Rubi untuk keputusan finalnya. Karena saya harus mendiskusikan dahulu dengan teman saya dan istri saya..!" jelas Kevin.
"Cukup Rubi.. Kevin.. kenapa kamu menjadi sangat formal..!" ujar Rubi sambil tersenyum paksa di depan Kevin.
"Saya rasa itu audah cukup Nona Rubi..? Maaf saya harus pergi karena ada jadwal berikutnya..!" ujar Kevin yang melewati begitu saja pertanyaan Rubi.
"Baik Tuan Kevin..Terimakasih waktunya..!" jawab Nita sambil berdiri mewakili Rubi.
"Ayokk sayang..!" seru Kevin sambil menunggu uluran tangannya di ambil oleh Eliza.
"Yukk..!" Eliza berdiri dan menggenggam jemari Kevin.
"Permisi mba Rubi..!" seru Eliza.
"Bagaimana Andri..? Semua sudah beres ..?" tanya Kevin sebelum keluar ruangan.
"Sudah Tuan..!"
Drrzzzttt
Ponsel Eliza berdering.
"Ell.. kamu dimana ?" tanya Angel.
"Aku masih di kantor Kak Kevin..!" jawab Eliza.
"Ohhh.. aku sudah di lantai tiga ya..!"
"Ok ok.. ini mau turun juga..! wait me..!" jawab Eliza dan menutup telponnya.
"Angel..?" tabya Kevin.
"Hu um..katanya sudah ada di bawah..!" jawab Eliza.
"Ya udah ayok..!"
"Permisi Nona Rubi.. Nanti saya akan menghubungi Anda kembali paling lambat dua hari untuk keputusannya.." seru Andri ke Rubi.
Rubi hanya menatap Kepergian Kevin dan Eliza dengan tatapan yang sangat membenci.
Melihat Rubi tidak merespon. Nita berdiri dan bersalaman dengan Andri.
"Terimakasih Pak Andri. Ditunggu kabar baik nya..!" ujar Nita.
"Baik Nona..! Silahkan..!" jawab Andri dan membuka kan Rubi dan Nita pintu.
"Rubii..?" seru Nita dan menarik tangan Rubi.
"Ehh.. ayokk..!"
Setelah Rubi dan Nita keluar dari ruangan Kevin.
"Kalau begitu saya duluan..!" pamit Andri ke mereka berdua.
__ADS_1
Karena dia harus bergegas menyusul Tuannya.
Kini Eliza dan Kevin sudah berada di depan Butik. Namun Eliza tidak bisa melihat Butik barunya karna ditutup oleh kain berwarna putih yang sangat besar.
"Kenapa ramai banget yank..?" tanya Eliza.
"Hmm..??" gumam Kevin dan tersenyum.
Pasalnya Kevin menghubungi kedua orangtua mereka untuk turut datang di opening Butik milik Istri dan Adiknya.
Andri yang sudah menyusul langsung memberikan jalan untuk Kevin dan Eliza.
"Silahkan Tuan..Nyonya..!" serunya.
Eliza dan Kevin pun berjalan melewati kerumunan wartawan dan orang-orang yang tidak dia kenali.
"Mama ..Papa..??" seru Eliza kaget melihat kedua orang tuanya.
Keempat orang tua itu sedang duduk manis dan tersenyum melihatnya.
"Sayang..??" Eliza melihat Kevin yang tersenyum.
"Kejutan kecil sayang..karna kejutan utamanya masih menunggumu..!" jawab Kevin.
"Elliii.."Seru Angel menghampiri Eliza.
"Angeelll..!" balas Eliza dan memeluk sahabatnya itu
"Gimana..? Aku sudah siap memberikan pelajaran sama perempuan gila itu..!" bisik Angel.
"Hahahah..iya iyah..!"
__ADS_1
"Tuan ,, Nyonya silahkan..!" sela Andri dan mempersilahkan agar mereka memotong pita.
"Berikan guntingnya ke istri dan Adikku..!" seru Kevin. Lalu duduk di samping Leon.
"Ini Nyonya ..Nona Angel..!" ujar Andri sambil menyerahkan gunting.
"Terimakasih Pak Andri..!"
Eliza dan Angel saling menatap. Jantung mereka berdebar-debar.
Kini mereka berdua berada di depan Butik baru mereka yang masih tertutup kain putih. Dan ada terbentang pita kain berwarna cream muda.

Tiba-tiba terdengar sorakan..
Satu...Duaa....Tigaaa....
β¨β¨β¨β¨β¨
\#Pertama-tama Mama mau ucapan terimakasih buat yang selalu support karya Mama..ππ»
\#Dan Mama sedih ketika dapat notif dari pihak NT karna katanya Novel Mama yang berjudul Gadisku Im Falling in Love kena banyak Report.

\#rasanya pengen nangis.. Jadi buat yang tidak suka tolong skip saja novel ini. Jangan di report seperti itu. πͺ
\#mencari ide cerita itu gak gampang. Dan mengenai foto-foto yang Mama masukkan itu agar para pembaca karya mama bisa membayangkan karakter didalam novel ini. Belum lagi karya yang harus mama Up itu ada dua. Jari dan tangan ini keriting. Malah dapat notif seperti ini π₯²
\#Mama disini hanya mengais rejeki dari menulis. Jadi apabila ada yang tidak suka dengan alur cerita nya. Mohon di skip saja..ππ»ππ»ππ»
β¨ Bantu Like, tinggalkan komentar, Hadiah dan Votenya ya π₯°
__ADS_1
\#Semangatt πͺπ»πͺπ»πͺπ»