
#bocil skip π
. Happy Reading ...
.... Ingattt Jangan ketinggalan Like, Komentar dan Hadiahnya untuk Mama ya π₯° ....
....
Padahal Liliana memiliki kamar sendiri yang disiapkan oleh Aldi.
Karena memang malam ini niatnya ingin menggoda Aldi.
Dia merasa kesal mengingat kalau malam ini adalah malam pengantin Kevin dan istrinya.
Ingin mengalihkan pikirannya sendiri. Dia memutuskan untuk berpesta bersama Aldi di atasΒ ranjang.
Liliana yang baru saja mendengar suara langkah Aldi. Segera mengambil posisi di atas ranjang.
Aldi yang tidak tahu menahu rencana Liliana. Ingin segera beristirahat dan menuju kamarnya.
Ceklek... betapa terkejutnya dia melihat Liliana yang begitu seksih di atas ranjang dengan balutan gaun tidurnya yang berwarna hitam.
Aldi menelan kasar sa livanya melihat tu buh sin tal Liliana yang membelakanginya.
Liliana yang merasa Aldi mulai terbakar. Memutar tubuhnya menghadap ke Aldi. Sehingga tu buh depannya bisa terlihat jelas oleh Aldi.
"Kau memang sangat bi nal Liliana..!!" Gumam Aldi dalam hati melihat si kem bar padat yang begitu menggo danya.
"Tunggulah..!!"Seru Aldi dan menuju kamar mandi untuk membasuh badannya.
Karena keluar seharian tubuhnya terasa lengket. Dia tidak mau itu mengganggu aktivitas panasnya bersama Liliana.
Aldi keluar hanya menggunakan handuk putih yang menutupi bagian bawahnya.
"Hmmm.. kau begitu seksih tampan...!" Seru Liliana melihat tubuh Aldi.
Perut six pack dan dada bidang Aldi serta efek butiran air yang masih ada di badannya membuat Liliana tak tahan.
Liliana mendatangi Aldi dan mengusap lembut seluruh kulit Aldi.
"Mari kita menari Aldi...!!" gumamnya dengan suara yang menggoda.
Aldi meraih pinggang Liliana untuk rapat ke tubuhnya dan merobek gaun transparant yang dipakai Liliana.
"Woww...! Kau begitu sangarr sayangg..!!" seru Liliana.
"Tentu saja Liliana...Tu buhmu begitu menggo da..!! Kenapa malam ini kau begitu liar..!" seru Aldi sambil menji lati telinga Liliana.
"Ah...Karna ini malam pertama Kevin...!! Aku ingin merasakan hal yang sama darimu..!!" ucap Liliana dengan des sahan akibat geli di da-danya yang telah di lu mat oleh Aldi.
__ADS_1
Mendengar perkataan Liliana. Aldi bertambah liar dan kasar.
Dia membayangkan tu buh Eliza.
"Ckkk...!!! Kevin yang berhasil menikmati tu buh indah Eliza..!!" Gumam Aldi.
Dengan kasar Aldi me masukkan ti mun nya ke dalam li yang Liliana.
"Ah...!" seru Liliana.
"Tu buh Eliza pasti sangat nik mat..!!" Sela Aldi di te ngah go yangannya.
"ckkk..!! Ka..u me..mikirkan dia saat i..ni.. ahh..ah..??!" seru Liliana dengan suara yang ter sendat-sen dat akibat han taman dari Aldi.
"Tentu saja..!!" jawab Aldi santai. Karena baginya Liliana hanya pemuas naf sunya.
Dan hubungan mereka saat ini hanya se kedar saling me muaskan.
"Kalau gitu ambil dia kembali brengsek..!!" Seru Liliana.
"Hahahaha... tentu sajaaa...!!! Ah..ahhh..!! Berbaliklah..!!" seru Aldi dan Liliana mengikuti mau Aldi.
"angkat kakimu dan buat ini lebih rapat..!!" Seru Aldi sambil menampar bow kong Liliana.
"Brengsekk..!!Ah..ahh..ahh..!!" Seru Liliana yang ikut terbakar permai nan kasar Aldi.
Aldi yang memikirkan saat ini sedang menye tu buhi Eliza merasa sangat bersemangat..
"Di da..lam.. ini hari aman.ku..!!" jawab Liliana yang juga sudah tidak ta han.
"Ah...!" seru mereka bersama.
Aldi men cabut mi liknya dan beristirahat sepuluh menit. Lalu dia menghajar lagi tu buh Liliana.
Semalaman dia me nye tubu hi Liliana hingga Liliana sulit untuk bangun dari ran jang.
Aldi tidak perduli dan te tap me luapkan naf sunya ketika memikirkan malam pertama Eliza dan Kevin.
"Sudahhh Aldi..Aku sudah tidak sanggup..!!" seru Liliana saat Aldi membuka kakinya kembali.
"Kau hanya perlu ber baring..!! sisanya serahkan padaku ..!" ucap Aldi tak perduli dan kembali menik mati permainan nya.
πΊπΊπΊ
Sedangkan Rubi yang saat ini berada di apartmentnya menghubungi penata busananya untuk menyediakan pakaian untuk dia pakai bertemu Kevin.
"Bagaimana Nita..? Semua profilku sudah beres..?" tanya Rubi ke manajernya.
"Sudah Rubi..ini semua profil terbaik kamu.. !!" jawab Nita.
"Hmmm.. baiklah.. kenapa aku sangat gugup..?!!" Seru Rubi dan memegang dadanya.
"Come on Rubi..!! Jadilah dirimu ....! Kau adalah supermodel, artist populer..Tak ada satupun yang akan menolak bekerja sama denganmu..!" ujar Nita meyakinkan Rubi.
__ADS_1
"hmmm tap Nita.. besok yang akan kita temui adalah seorang Kevin Wijaya..!!" seru Rubi.
"Iyahh.. by the way dari mana kamu mendapatkan informasi ini..?" tanya Nita penasaran.
"Dari seorang teman lama..!" jawab Rubi seadanya.
"hmm... dan kenapa kamu berminat untuk repot-repot mengikuti Audisi ini..?!" lanjut Nita. Karena baginya ini sangat aneh.
Seorang Rubi. Model dan artist cantik yang sedang naik daun dan berprestasi mau repot-repot mengikuti audisi hanya untuk menjadi model sebuah hotel.
Selama ini Rubi lah yang dikejar-kejar oleh berbagai brand dan para pebisnis handal untuk menjadikannya Brand Ambasador. Dan tak sedikit pula Rubi menolak mereka dengan cara yang halus.
"Hanya... ingin ... melihat seberapa pengaruhnya diriku di dunia ini..!" jawab Rubi sambil mencari alasan yang bagus agar Nita tidak curiga maksud dirinya.
"Benarkah..??" tanya Rubi memicingkan matanya ke arah Rubi.
"Hmm..tentu saja..!!" jawab Rubi dan mengalihkan pandangan dari Nita.
Nita adalah manajer sekaligus sahabatnya sejak mereka duduk di bangku SMA.
Profesi Nita menjadi manajer Rubi bukan karena dia tergiur dengan gaji yang ditawari Rubi.
Melainkan agar mereka bisa selalu bersama. Nita juga bukan orang yang kekurangan uang. Kedua orang tuanya berada di Inggris.
Nita yang sempat kembali ke Inggris untuk membantu bisnis kedua orang tuanya terpaksa pulang ke Indonesia ketika mendengar keadaan Rubi.
Rubi yang saat itu terseok-seok masuk ke dunia entertainment harus masuk ke dunia gelap untuk mencapai tujuannya.
Nita yang mendengar Rubi seperti itu sangat geram. Dan berjanji akan menjadikan Rubi seorang Artist papan atas.
Maka dari itu Nita dan Rubi sangat mengenal satu sama lain.
Nita yang memiliki firasat tidak enak berusaha menepisnya.
"hmm Baiklah..Aku percaya padamu..Kamu istirahat saja..Siapkan dirimu untuk besok..!" ujar Nita dan membuka pintu.
"Ok Nit...Bye..!" balas Rubi cepat agar Nita segera pulang dan berhenti bertanya.
Cukup dirinya yangbtahu perasaannya ke Kevin dan niatnya untuk mengambil job ini.
Karena kalau sampai Nita tahu. Dia pasti akan sangat marah.
Rubi kembali duduk di sofa dan mengambil ponselnya.
"Hmmm...Sudah berapa tahun aku tak bertemu Kevin..??" gumamnya sendiri.
"Selama ini aku hanya melihatnya di berita dan majalah..Sungguh dia tambah tampan dan dewasa..!" lanjutnya sambil mengusap-usap foto Kevin di ponselnya.
ππππ
#Nita baik banget ya sama Rubi. Rubibjangan aneh-aneh ...
#Aldi dan Liliana emang pasangan Gila..!
__ADS_1