Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Rencana Rubi


__ADS_3

#happy reading ~~


.


.


.


Rubi yang tidak terima sudah dipermalukan seperti tadi segera menghubungi Aldi.


"Ada apa cantikk..!" sapa Aldi yang tidak mengetahui permasalahan.


"Aldi...!!! Bantu gw ..!!" seru Rubi dengan nada menggebu-gebu dan terisak.


"Hei hei... calm down..ada apa Rubi..??" tanya Aldi yang kini terduduk. Namun Liliana masih berada di atas tubuhnya.


"Hiksss.. Aldi...gw mau Kevin jadi milik gw...Hiksss..." ujar Rubi.


Aldi memberi kode untuk Liliana agar berhenti menggoyangkan pinggulnya. Dia jadi tidak konsentrasi untuk berbicara.


Liliana tidak mengindahkan kata Aldi. Namun dia semakin menggoda Aldi dengan mengisap titik di bagian dada Aldi.


"Uhmm.." des sah Aldi.


"Aldii...!!!" teriak Rubi karena merasa di abaikan.


"Wait Rubi... Gw bakal telpon balik sepuluh menit lagi..!" seru Aldi yang langsung memutuskan pnggilan dari Rubi.


"Ahhhhh Siiaallll...!!!" teriak Rubi.

__ADS_1


Aldi membuang sembarang ponselnya dan segera melemar tubuh Liliana di kasur dan melebarkan kedua kaki Liliana.


"Rasakan ini...!!!" seru Aldi sambil memasukkan timunnya dengan sekali hen takkan.


"Ah...More har der baby..!!" des sah Liliana.


Aldi meng hu jam li yang Liliana dengan begitu dalam. Suara teriakan Liliana menggema seisi ruangan.


Aldi me lu mat kedua gunung Liliana dan meng gigit pun cuknya.


"Ahh All...!!" Liliana mengunci tu buhnya karena desiran listrik menghantam tu buhnya hingga.."Alll.....!!" teriakan nya menandakan Liliana telah menum pahkan mi liknya.


Aldi tidak memberi Liliana istirahat dengan terus meng hu jam kan timunya.


Karena rasa geli Liliana belum hilang sedari tadi membuat dirinya lebih cepat mencapai pele pasan keduanya.


"wait... together Lili..!!" seru Aldi.


"im coming ..!" seru Aldi


"hmmm di dalam please..penuhi aku Aldi..!!" r cau Liliana.


"Ahh...." des sah mereka bersama mencapai puncak.


Setelah beristirahat lima menit. Aldi berdiri dan mengambil ponselnya untuk menghubungi Rubi.


"hmmm..!!" ketus Rubi.


"Heii..come on...!" ujar Aldi.

__ADS_1


"gw mau Kevin jadi milik gw...!!!" histeris Rubi. Dia tidak bisa mengendalikan emosinya saat ini.


"Rubi...kita tidak bisa berbicara kalau kau seperti ini..!!" seru Aldi mulai tidak sabaran. Karena dia merasa ada sesuatu yang tidak beres.


Rubi menarik nafas dalam-dalam mencoba lebih tenang.


"Sorry..!" ucap Rubi.


"Hmmm its ok..! Sudah bisa bicara ..?" seru Aldi.


Sedangkan Liliana hanya berbaring merangkul pinggang Aldi dengan manja. Dia benar-benar sudah tidak peduli dengan Kevin dan istrinya. Dia tidak mau lagi berhubungan dengan Kevin.


"Rubi pasti akan tamat...! Istri Kevin bukan wanita yang mudah..!" gumam Liliana dalam hati dan bergidik mengingat senyuman Eliza dan bagaimana tenangnya Eliza menghadapi dirinya. Dan bagaimana Kevin yang tidak berkutik apabila Istrinya sudah berbicara.


Tatapan penuh cinta dan perhatian serta nada bicara Kevin yang begitu rendah yang tidak pernah dia lihat sebelumnya pada saat berpacaran dengan Kevin.


Rubi pun menjelaskan bagaimana keakraban dirinya dengan kedua orang tua Kevin. Sudah selama seminggu hampir tiap hari dia mengunjungi kedua orang tua Kevin. Dan mereka pun menyambut dirinya begitu hangat.


Hingga dia merasa mendapatkan celah untuk menjatuhkan Eliza di depan kedua orang tua Kevin. Namun yang dia dapat ternyata diluar dugaan.


Orang tua Kevin sangat menyayangi Eliza dan memanjakan dirinya.


Sampai membuat dirinya merasa begitu cemburu. Kenapa seorang Eliza yang hanya gadis biasa bisa mendapatkan kasih sayang dan perhatian sebesar itu. Namun rasa cemburunya ini dia pendam tidak dia ceritakan kepada Aldi. Karena kalau Aldi sampai tahu, itu sama saja dia mengaku kalau dirinya di bawah Eliza.


"Hmmm baiklah..!! Aku mengerti.. Besok kita ketemu ! Aku akan memberikan lokasinya via chat..!" seru Aldi mengerti dengan masalah Rubi.


"Ok..!" ujar Rubi dan memutuskan sambungan telponnya.


#Boom Like dan Komentar ya β€πŸ™πŸ» Karna itu salah satu support kalian untuk karya Mama

__ADS_1


Terimakasih



__ADS_2