
#Masih Flashback Kisah Rikki Jessy π₯π₯
#Yang nungguin Leon Angel Unboxing, Harap bersabar ππ Kirimin Bunga yang banyak biar Mama buat Empat Bab Edisi Unboxing Leon dan Angel yang bakal Super Hot π₯π₯ππ€£
....
"Iyahh.. karena kita akan menikah..!!"
"Whaaatttt...!!!"Jessy terkejut dengan perkataan Rikki.
"Kamu gila Rikk..?" seru Jessy masih mode shock.
"Serius..!!"
"Jalan..!" seru Rikki ke Asistent pribadinya.
"Rikk.. gak bisa gini dong..! Kita ini gak pacaran..masa tiba-tiba nikah sih..!"
"Bisa lah..!" jawab Rikki cuek.
"Ckk.. Masa nikah karna terpaksa sih..?" gumam Jessy.
"Siapa yang terpaksa ..?" tanya Rikki sambil menaikkan satu alisnya.
"Kamu..??" ujar Jessy sambil melihat Rikki.
"Gakk lah..!!"
"Truss..? Emang kamu suka gitu sama aku..??" celutuk Jessy sambil memainkan bola matanya.
"Gak..!"
"Lah Trusss ??"
"Tapi .... " Rikki mendekatkan dirinya ke wajah Jessy "I love you Jes..!" bisiknya dan mengecup pipi kiri Jessy.
Jessy membelalakkan matanya. Rikki tersenyum melihat wajah terkejut nya.
Bohong kalau Jessy tidak menyukai Rikki. Sebelum mengenal Markus. Jessy sudah jatuh cinta dengan Rikki. Namun, baginya Rikki terlalu jauh untuknya. Dan Jessy yang melihat Rikki sering bermain-main dengan perempuan. Jessy melepas perasaan nya terhadap Rikki.
__ADS_1
"Jess...?? Kamu kenapa..?" Rikki panik melihat Jessy yang tiba-tiba menangis tanpa suara.
"Rikki Bodohhhhh..!!!" seru Jessy tiba-tiba.
Rikki menaikkan alisnya kembali.
Jessy melirik ke dirinya sebentar dan membuang wajahnya kembali melihat ke arah jalan.
Rikki perlahan mendekat ke Jessy dan sedikit menunduk agar visa melihat wajah Jessy.
"Heyy.. ada apa..?" tanya Rikki dengan lembut.
"Jess..??"
Jessy menyembunyikan wajahnya di antara kedua lengannya.
"Menepi sebentar di depan sana..!" seru Rikki ke Asistentnya.
Setelah tiba Rikki memberikan kode agar Asistentnya keluar sebentar dari mobil.
"Jes....?" Rikki meraih tangan Jessy agar mereka berhadapan.
"Lupakan..!" tukas Jessy.
"I love you Jes..!" bisik Rikki lagi.
"Dasar playboy..!!"
Rikki hanya tersenyum. Mengerti kenapa Jessy mengatakan playboy kepada dirinya.
"Tuh kan.. senyum-senyumm GaJe..Gak Jelasss..!!" kesal Jessy.
"Aku serius Jes.. Jujur Aku sudah sayang sama kamu..!" jujur Rikki.
"Sejak kapan..? Barusan..?? Kalau baru sekarang itu namanya cuma kasihan sama aku..!!" seru Jessy.
"Sejak awal kita ketemu... " ujar Rikki.
"Ngelesss ajaa.!!" seru Jessy
__ADS_1
"Serius sayang..!"
"Trus kenapa gak.. bilang..?" tanya Jessy sedikit malu sambil membuang wajahnya dari tatapan Rikki.
"Emang kalau aku bilang kamu mau jadi pacar aku..?" ujar Rikki menggoda.
"Hmmm bisa jadi..!" ngeles Jessy.
"Trus siapa yang selalu curhat masalah gebetan..?" sindir Rikki.
"Lalu siapa yang selalu godain cewe-cewe kalau lagi di cafe ?" balas Jessy tidak mau kalah.
"Siapa yang godain mereka..? Mereka yang datang sendiri..!" balas Rikki.
"Tuh kan.. ngeselin emang..!!" seru Jessy.
"Ngeselin atau cemburu ..?" goda Rikki memancing Jessy.
"Ngeselin karena cemburu..!!" jawab spontan Jessy dan menutup mulutnya. Lalu dia menampar pipinya sendiri.
Bersama Rikki dia selalu menjadi dirinya sendiri. Tidak perlu bersikap jaim dan selalu apa adanya.
"pffttt..." Rikki menahan tawanya.
"Puass..??" seru Jessy dengan kesal.
"Belum..!" jawab Rikki dan meraih tengkuk le her Jessy lalu menatap bola mata indahnya.
Mereka berdua seakan berbicara lewat tatapan mata mereka. Saling mengungkapkan perasaan masing-masing yang selama ini mereka pendam.
Rikki perlahan mendekat ke wajah Jessy. Melihat tidak ada penolakan dari Jessy. Rikki dengan begitu lembut menge cup bi bir Jessy.
Dari ke cupan berubah menjadi lu ma tan yang panjang. Mu lut mereka terbuka dan saling menye sap. Bi bir atas dan bi bir bawah mereka menjadi begitu me merah.
Rikki me masukkan li dahnya yang disambut dengan li dah Jessy. Li dah mereka saling ber ta ut seakan melepas rasa kerinduan mereka selama ini. Meluapkan perasaan mereka yang tertahan.
πΉπΉπΉπΉπΉ
Terimakasih ~~~
__ADS_1
Jangan lupa selalu dukung Karya Mama dengan cara Like, Komentar dan Favorit