
#Yang Marathon Mohon luangkan waktunya untuk klik Like, dan tknggalkan komentar ya π
π€© Happy Reading π€©
....
Feeling Andri.. "Aku harus menjauh.. bisa bahaya untuk hati dan juni orku..!" Gumam Andri. π
"Pak Andri...!" seru seorang wanita yang membuat Andri kaget dari lamunannya.
"Iya Nona Rubi..Ada perlu apa..?" jawab Andri dengan ramah.
#Flashback On#
"Nit.. udah yukk.. ayok jalan-jalan.. pengen beli dalaman.." seru Rubibketika melihat Kevin dan istrinya keluar dari restauran.
Tidak mau kehilangan jejak Kevin. Rubi langsung berdiri dan menarik tangan Nita. Dan meninggalkan uang di atas nampan kecil struck nota yang dimeja.
"Tunggu..! gw minum dulu.." ujar Nita dan meneguk segelas teh ocha.
Rubi pura-pura melihat sekeliling outlet-outlet dan merangkul tangan Nita.
"Mau masuk kemana..?" tanya Nita karna sedari tadi Rubi tak masuk satu toko pun.
"Ehh bukannya itu Tuan Kevin ya..?" seru Rubi yang seolah-olah tak sengaja melihat Kevin.
"Mana..mana..??"
Akhirnya mata mereka mengikuti arah dan tujuan Kevin.
#Flashback Off #
"Hmm oh itu..Tadi tidak sengaja saya melihat Kevin menuju ke sini..! Apa Kevin ada di ruangannya ??" seru Rubi dengan mengulas senyum yang sangat manis.
Staff yang ada disitu merasa sedikit bingung dengan panggilan yang diberikan Model Cantik itu.
"Kenapa dia panggil bos dengan nama ?"
"Bos besar ada hubungan apa sama model Rubi..?"
"mentang-mentang model dan artis maunsok akrab sama bos kita..!"
__ADS_1
"Hahahha.. Istrinya Tuan besar jauh lebih cantikk say..!"
Begitulah obrolan - obrolan singkat ketika mereka mendengar Rubi memanggil Kevin dengan sok akrab.
Karna saat ini Rubi hanya menyebut nama Kevin tanpa embel-embel.
"Rubi...! Panggil Tuan Kevin...! Kenapa kamu jadi gak sopan gitu..?" bisik Nita yang mulai mendengar para karyawan menggosipi Rubi.
Dia takut akan berdampak buruk untuk pencitraan Rubi.
"Ohhh tenang aja Nit... Kevin itu teman dekat aku kok Nit.. Dulu kami satu kampus..dan ber.. sa.. haa. batt...!! " Seru Rubi yang suaranya sedikit dinaikkan agar para staff bisa mendengar suaranya.
"Ohhh..!" jawab Nita singkat dan berada dalam pikirannya sendiri.
"Ehmm permisi Nona Rubi..!" Sela Andri yang merasa Rubi sudah di luar batas.
Bukan hanya satu atau dua kali bagi Andri yang sering menghadapi wanita seperti ini untuk memaksa bertemu Kevin.
Walaupun Rubi adalah seorang aktris ternama atau model kelas atas. Dia tidak mentolerir kalau ada yang tidak menghargai Tuan Mudanya.
Dan walaupun dia mengaku sebagai sahabat Tuan Besarnya. Namun dia tidak akan percaya begitu saja.
Selama dia menjadi sekretaris Kevin. Tak pernah sekalipun dia mendengar nama Rubi di dalam circle Kevin.
"Maaf Tuan Kevin memang saat ini ada diruangannya. Tapi Tuan Kevin tidak mau diganggu..Untuk urusan pekerjaan silahkan Nona Rubi datang kembali besok seperti janji temu kita tadi siang.." ujar Andri dengan detail agar wanita didepannya ini paham.
"Pasti wanita itu yang menggoda Kevin dan melarangnya terima tamu..!" gumam Rubi dalam hati.
"Hmm... Atau begini saja.. kamu tanya saja ke Kevin. Bilang kalau Rubi .. temannya datang ingin menemuinya..!" ujar Rubi dengan pede dan sedikit besar. Berharap Kevin bisa mendengar suaranya.
(Yah tidak mungkin say.. π Babang Kevin dan Eliza lagi gulat di dalam π )
"Nih cewe pantang menyerah juga..!" gumam Andri.
"Maaf Nona.. Tuan Kevin tidak mau diganggu oleh siapapun itu tanpa terkecuali. Dan... saya tidak berani mengganggu Tuan Kevin saat ini.." Seru Andri.
Karena saat ini pun dia tidak berani menyentuh pintu untuk mengganggu waktu Tuan dan istri nya yang sedang menikmati waktu mereka berdua. Apalagi mengetuk pintu Tuannya.
Dan dia sangat tahu aktivitas apa yang Tuannya lakukan saat ini. Karena ini adalah pertama kali Tuannya melakukannya di ruangan kerjanya.
"Mengganggu..?" tanya Rubi penasaran.
__ADS_1
"Rubii.. sudahlah.. Kita bisa datang besok..!" sela Nita yang melihat tingkah Rubi tidak seperti biasanya.
"Iyah Nona Rubi.. Nona bisa datang besok.. Tuan Kevin sedang bersama Nyonya di dalam..!" Ucap Andri. Dia berharap wanita didepannya ini sadar.
"ckkk dasar wanita posesif...!!" gumam Rubi dalam hati dengan wajah kesal.
Namun tiba-tiba...
"Ahh....ah.. yankk..!" suara Eliza yang begitu berat terdengar.
"Enak sayang..?" suara Kevin terdengar.
"Iyah Enak banget..! Ahh.. lebih da-lam yank..! suara Eliza.
"Seperti ini sayang..!" suara Kevin.
Dan masih berlanjut dengan deru suara mereka.
Andri, Rubi dan Nita yang berada didekat pintu mendengar dengan jelas suara dari dalam ruangan.
Percakapan dua insan yang sudah sangat jelas sedang melakukan apa di dalam sana.
Spontan wajah mereka bertiga memerah.
"Rubi.. ayokk..!" Seru Nita dan menarik tangan Rubi untuk mengikutinya.
"permisi pak Andri..!" Pamit Nita ke Andri yang wajahnya juga sangat merah.
"Iyahh ...!" Jawab Andri singkat.
"Ehmm..ehmm..!" Andri kembali menenangkan diri dan hatinya.
π€£π€£π€£π€£π€£
#Nah Loh...!!! Nih Rubi atau Rubah sih ππ
#Andri yang sabar ya π
Mohon bantuan Like, Komentar, dan Kirim Hadiahnya ya ππ
Dan bantu dengan vote ya saayy.. biar karya ini bisa masuk ke Beranda ππ»ππ»
__ADS_1
...TERIMAKASIH...