
πΌπΌπΌ HAPPY READING πΌπΌπΌ
Deru nafas mereka berdua semakin berat. Hanya karena sebuah ci uman. Kini Eliza harus mengikuti permainan Kevin.
Entah sejak kapan kemeja putih Eliza dan Kemeja kotak-kotak yang dipakai Kevin telah berada di lantai.
Kevin tak berhenti memberikan tanda cinta nya di leher Eliza.
"Ah..sayang..!" des sah Eliza akibat geli dari i sapan Kevin di sekitar tengkuk lehernya dan rema san di kedua bu kit nya.
Eliza yang tadi nya ingin memberikan hadiah untuk suaminya. Tapi dia yang mendapatkan hadiah bertubi-tubi dari sang suami.
Setelah Eliza selesai memberikan hak suaminya. Mereka berdua mandi bersama. Karena ingin makan malam di luar.
"Cantiknyaa istriku...!" Seru Kevin melihat Eliza yang selesai berpakaian.
"Suamiku juga sangat tampan.."balas Eliza lalu merangkul lengan Kevin.
Kevin mengecup pipi Eliza sekilas... "Yukk..!!" ajaknya.
Mereka berdua pun berjalan sambil bergandengan tangan.
"Eliii....!!" teriak seseorang.
Eliza menengok ke asal suara.
"Dinaaa...!!" balas Eliza.
"Mau jalan ya beb..? Hai.. Kevin...!" tanya Dina dan menyapa Kevin
"Hai Dina.." balas Kevin.
"Iyah beb.. mana Kak Reno..?" tanya Eliza yang tak melihat Reno.
"Nih aku baru mau jemput .. duluan ya..!" seru Dina.
"Okeehh.. bye..!"
Dina masuk duluan ke mobilnya dan keluar dari basement.
Kevin membuka pintu untuk Eliza.
"Makasih suamikuu...!" ujar Eliza menggoda Kevin.
"Your welcome istriku..!" balas Kevin.
Mereka berdua menuju ke Mall Xxx.
Pada saat mereka berdua masuk ke dalam Mall. Kontan para satpam dan petugas Mall menyapa sambil membungkukkan badan mereka ke Kevin dan Eliza.
"Selamat sore Tuan Kevin .. Selamat Sore Nyonya Eliza...!" Sapa mereka serempak yang berjaga di pintu masuk.
"Sore jugaa...!!" balas Eliza dengan semangat tersenyum ramah ke para petugas.
"Sore...!" jawab Kevin singkat tapi tidak bisa menyembunyikan senyuman di wajahnya.
Sekarang dia sudah tidak sendiri. Ada seorang wanita yang begitu dia cinta jalan mendampingi dirinya.
__ADS_1
Kevin tak pernah sekalipun melepskan tangan Eliza.
Mereka berdua menjadi pusat perhatian.
Bagaimana tidak. Pakaian yang mereka kenakan sekarang seperti baju couple. Padahal mereka berdua tak pernah berdiskusi masalah pakaian yang akan mereka kenakan.
Eliza yang melihat perempuan-perempuan menatap suaminya seperti hyena yang siap menerkam memperat rangkulan tangannya ke Kevin.
Kevin tersenyum melihat tingkah imut istrinya.
Saat mereka berdua jalan-jalan.
"Kevin..?" sapa seorang wanita.
Kevin dan Eliza berhenti mendengar ada seseorang yang menyapa Kevin.
"Benar..Kevin...!" seru wanita tersebut dengan sumringah pada saat Kevin menoleh melihatnya.
"Ya..??" respon Kevin melihat wanita yang menyapanya.
Kevin melihat ekspresi Eliza. Dia tidak mau sampai Eliza terganggu dengan hal-hal seperti ini.
Ternyata Eliza sangat tenang dan mengembangkan senyuman yang bersahabat.
Kevin meraih pinggang Eliza dan merangkulnya.
Eliza tersenyum dan melihat suaminya yang tiba-tiba menjadi posesif.
"Haii Kevin.. Aku Rubi..!" ucap Rubi dan mengangkat tangannya ingin bersalaman dengan Kevin.
"Ohhh Hai Rubi.. Maaf aku tidak mengenalimu..!" jawab Kevin dan menyambut uluran tangan Rubi.
Eliza yang mendengar Wanita di depan nya ini mulai sok akrab ke suaminya mengerti dengan pasti maksud dan tujuan nya.
"Kenalkan.. Ini istriku.."sela Kevin yang tahu maksud Rubi. Dan segera memberikan batasan.
Kevin ingat kalau Rubi adalah salah satu wanita yang mengatakan cinta padanya pada saat kuliah.
"Haii.. Eliza..!" sapa Eliza pertama dan mengulurkan tangannya.
"Haii Eliza.. Salam kenal.. saya Rubi.. teman Kevin pada saat di kampus..!" jawab Rubi yang sengaja menjelaskan kepada Eliza. Kalau dia yang pertama bertemu dengan Kevin daripada dia.
"Wooww..Ternyata teman satu kampus..! Kenapa gak bilang sa..ya...nk..?" seru Eliza dengan semangat yang di buat-buat. Dan sengaja memperjelas panggilan sayangnya ke Kevin.
"Bukan sesuatu yang penting sayangku..!" jawab Kevin dan mengecup kening Eliza.
Eliza tersenyum smirk penuh kemenangan.
Rubi yang melihat Kevin dan Eliza merasa panas hati.
"hmmm ini kesempatanku biar bisa kembali akrab dengan Kevin..!" gumam Rubi dalam hati.
"Kalian mau kemana ..?" jawab Rubi basa basi.
"Hmm.. kita mau kemana yank..?" bukannya menjawab pertanyaan Rubi. Eliza malah bertanya ke Kevin.
"tentu saja restaurant kesukaan kamu sayang..!" jawab Kevin yang sengaja mengikuti permainan istri kecilnya itu.
Dia tahu kalau saat ini Eliza sedang cemburu terhadap Rubi.
"Betapa menggemaskannya dirimu sayang..!" Gumam Kevin dan tiba-tiba meremas lengan Eliza dengan gemas.
__ADS_1
"awww...yank..."seru Eliza yang mendapatkan remasan di lengannya akibat suaminya yang sudah tak tahan dengan dirinya yang menggodanya.
"Sorry sayang.. kamu sangat menggemaskan..!" jawab Kevin santai.
"Isshhh..!!! Nanti di rumah baru bisa remas-remas..!!" jawab Eliza asal ke Kevin.
Rubi yang dari tadi pertanyaannya tidak dijawab-jawab oun berdehem.
"Ehmmm..!"
"Ohh iyahh.. Kita mau ke resto korean food... benar kan yank..?"jawab Eliza ke Rubi dan kembali memastikan ke Kevin.
"Iyahh sayangggkuhhh....! Ya udah yuk..!" jawab Kevin yang sudah tak tahan dengan tingkah lucu istrinya dan mengajaknya.
"Kalau gitu kita duluan ya Mba Rubi..!" pamit Eliza.
"Duluan ya..!" seru Kevin.
"ahhh iyahh..!" Ujar Rubi yang sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.
"Whattt gw dipanggil mba ??" kesel Rubi mengingat Eliza yang baru saja memanggilnya dengan sebutan mba.
"Argghhh...!! awas saja kamu Eliza..! Kevin terlihat begitu tertekan..!! Dasar wanita manjaa..!!" seru Rubi.
Rubi yang seharusnya hari ini menemui Kevin untuk menyerahkan profilnya. Namun semuanya batal karena Kevin belum masuk kantor.
Rubi hanya bertemu sekretaris Kevin yang bernama Andri dan membuat janji untuk ketemu Kevin keesokan harinya.
Maka dari itu dia tidak sengaja melihat Kevin dan dengan berani menyapa Kevin.
Namun dia malah dipermalukan oleh Istrinya.
"Abis ngobrol sama siapa..??" tanya Nita yang baru saja tiba.
"Ehmm sama teman..!" kilah Rubi.
"Nih minuman kamu..!" ujar Nita dan memberikan segelas minuman ke Rubi.
"Thank you..!"
"Ya udah ayokk.. Besok ke sini lagi kan..??" ajak Nita.
"Iyahh.. tadi sudah buat janji sama sekretarisnya langsung..!" jawab Rubi yang kembali bersemangat. Mengingat besok dia akan bertemu Kevin tanpa gangguan.
"Hmmm good job..!! ya udah.. ayok..!" jawab Nita.
"Nit.. skalian makan malam yuk..!" seru Rubi.
"Ya udah ayok..mau makan dimana..?" tanya Nita.
ππ»ππ»ππ»ππ»
Jangan Lupa selalu Like, dan tinggalkan komentar yaw π
Dan jangan lupa booster buat mama dengan sekuntum mawar merah π
Trus Klik Favorit juga β€
Oh iyah.. Mama baru Ganti Sampul nya lagi.. Semoga kalian suka dengan Sampul yang baru ya π
Kalau kalian lebih suka sampul yang pertama, kedua atau yang sekarang..?
__ADS_1