
☘ Detik-detik Last Episode, Dukung Novel ini biar bisa nangkring di beranda rekomendasi ya beb ❤ Dengan cara Like, Komentar, Vote, Kirim Hadiah dan jangan lupa masukkan ke favorit kamu ❤
......Happy Reading......
..........
"Bentar Ma...!" cegah Eliza.
"Minta tolong ma..baju kaos Kevin dan celananya..! Tadi dia keluar cuma pakai boxer..." ucap Eliza geli. Ingin ketawa tapi perih di bawah tidak bisa membuatnya mengeluarkan suara.
"Astaaagggaaa..!! Bisa-bisanya tuh anak..!" kesal Mami Silvy dan berjalan ke arah lemari dan mengambil asal baju kaos dan celana untuk Kevin.
"Mobil sudah siap Ma...Sini sayang Aku bantuin..!" suara Kevin yang sudah muncul kembali di kamar.
"Tapi... Pakai baju dulu ya sayang... Aku gak mau nanti para suster dan dokternya gagal fokus kalau kamu kayak gini ke Rumah sakit..!"
"Nih...buruan..!" seru Mami tiba-tiba.
"ah iya...!" ujar Kevin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Dengan cepat Kevin memakai Pakaian dan Celananya, kemudian menggendong istrinya ala bridal.
"Aa sayang.. berat loh..!" ujar Eliza kaget yabg sudah di angkat oleh suaminya.
"Tidak sayang.. kamu seringan galon air..!" jawab Kevin asal dan mendapatkan cubitan di bagian dadanya.
__ADS_1
Bisa-bisanya suaminya masih sempat bercanda di saat seperti ini.
Sepanjang perjalanan di dalam mobil Eliza hanya diam dan mengatur nafas. Kevin dengan tenang memegang tangan istrinya. Tiada hentinya Kevin mengusap lembut lengan Eliza.
"Sayangku... sabar ya.. sebentar lagi kita sampai..!" ujar Kevin sambil mengusap lembut puncak kepala Eliza.
Sedangkan Mami dan Papi nya menyusul dengan kendaraan yang lain.
Setiba nya di Rumah Sakit terlihat Eliza yang terus didampingi oleh Kevin. Tangan Kevin tidak pernah melepaskan tautan nya ke tangan Eliza.
Keduanya masuk ke dalam ruangan bersalin. Kevin terus menguatkan Eliza yang terus menahan rasa sakit dari kontraksi nya. Kini Eliza susah merebahkan dirinya sambil menunggu seorang dokter.
"Permisi..!" sapa seorang dokter koas pria dan hendak mau mengintip bagian bawah Eliza.
Langsung di cegat oleh Kevin.
Jelas saja dokter muda tersebut kaget dan menjadi gelagapan.
"Maaf saya hanya ingin memeriksa istri Anda.." ucap Dokter dengan hati-hati.
"Tidak-tidak..!! Saya mau Dokter Perempuan..!" tukas Kevin tidak ingin seorang pun pria melihat atau menyentuh istrinya. Biarpun itu seorang dokter.
"Tapiii Tuan..! Dokter Maharani masih di perjalanan.." Dokter muda terus saja bersikeras.
"Cari dokter pengganti wanita yang lain..!!"
__ADS_1
Eliza hanya bisa menggeleng kepala nya melihat suaminya yang begitu posesif. Bisa-bisanya dalam keadaan darurat seperti ini dia masih mempermasalahkan jenis kelamin Dokter yang harus membantu dirinya untuk bersalin.
"Sayang... aku sudah kesakitan... Dokter tolong di bantu..!" ucap Eliza kepada dokter muda di depannya yang masih berdiri tegap.
"Tapi sayang.. Dia itu laki-laki..! Aku tidak mau ada pria lain yang menyentuh dan melihat milikmu..Selain Aku.." ucap Kevin sambil menatap istrinya.
Eliza menghembuskan pelan nafasnya. Mengerti dengan maksud suaminya. Dan berbicara ke dokter " Dokter, Tolong carikan Dokter perempuan, sambil menunggu dokter Maharani.."
"Baik Nyonya..!" balas Dokter kemudian.
"Terimakasih sayang...!" bisik Kevin. Begitu senang. Istrinya mengerti maksud hatinya. Kemudian mengecup bi bir Eliza dengan lembut.
☘☘☘
Selalu support Kevin dan Eliza beserta sahabat mereka ya, Biar mereka bisa terus eksis di beranda Noveltoon 😍❤
Dengan cara Like, Komentar, Hadiah Point, Vote, dan Favorit ❤
Terimakasih sekebon Timun dan Jelly 😄😄😆
Love u all
Promosi Karya Baru (On Going)
Mampir ke Karya MamaZan yang lain ya 💋 Di jamin seru, kocak, romantis, bikin baper, dan pastinya 21+ 🔥
__ADS_1
<< TUAN ALEX AKULAH WANITAMU >>