
#Jangan ketinggalan LIKE & KOMENTAR π₯°
"Maaf Mama...saya memang putri dari Papa Putra Wijaya..." seru Angel dengan wajah kecewa. Dia berpikir Calon mama mertuanya juga tidak suka dengan Papanya.
"Tii..dakk.. perlu minta maaf.. Siapa nama kamu..?" tanya Iriana dengan gugup dan ingin memastikan apa betul gadis di depannya ini adalah anak Putra Wijaya.
Seorang pria yang paling di segani dan ditakuti di dunia bisnis.
Steve yang melihat raut wajah takut Iriana sudah puas.
"Hmmm... dia akhirnya sadar ...!! Anak mantuku ini bukan wanita biasa..!!" gumam Papa Steve dengan bangga.
"Angel...Angel Wijaya...!" seru Angel.
Deg...
Wajah Iriana semakin pucat.
"Ckkk... apa yang aku lakukan..!!!" lirih Iriana dalam hati.
"Jadi Leon.. kalau kamu memang tidak mau ikut Mama.. Mama tidak masalah..!!! Mama tidak akan menemui mu lagi..!!! " Ketus Iriana tidak mau terlihat lemah dan langsung menarik tangan Felicia untuk keluar dari ruangan.
"ehhh... kenapa Mama Iriana pergi .. sayang..??" tanya Angel khawatir karena belum selesai berbicara dan mendapatkan restu.
"Tenang saja sayang... itu artinya Mama tidak akan ikut campur dengan hubungan kita lagi..!" jelas Leon.
"Betul Angel...!!! Kamu sudah mendapatkan restunya.. walaupun dia tidak mengeluarkan kata-kata tersebut dari mulutnya langsung. Dia terlalu malu untuk mengatakannya langsung..!" tukas Papa Steve dengan bangga.
"Beneran Pa..?" tanya Angel lagi.
__ADS_1
"Iyahhh...! Kalian berdua bersiap saja untuk acara kalian..!! Papa pergi dulu..!" setelah berkata seperti itu. Steve meninggalkan Leon dan Angel di ruangan VIP restaurant yang mereka tempati sekarang.
"Sayang apa kamu yakin semua baik-baik saja..?" seru Angel.
"Iyahhh..Angelku sayang..! Semuanya baik-baik saja..! Percaya padaku.. dan tadi kamu sudah dengar kata Papa kan..?" ujar Leon sambil menatap lembut kekasih hatinya itu.
Dia tidak sangka Angel begitu berani mempertahankan hubungan mereka berdua.
"Iyahh... !" jawab Angel dengan wajah bahagia.
"Terimakasih sayang.." ucap Leon.
"Untuk apa sayang..?"
"Karena dengan berani berbicara ke Mama dan mempertahankan hubungan kita..!" ujar Leon.
"Kau tahu tadi aku betul-betul tegang Leon...!!!!" seru Angel dengan ekspresi yang begitu lucu di mata Leon.
"Hahahahha.... Angelll... Angelll...!!" tawa Leon pecah.
"Leonnn.....!!!! Kauuu...ummhh..!"
Leon me lu mat bi bir Angel dan me nye dotnya begitu kuat. Membuat Angel begitu terkejut dan menepuk-nepuk da da Leon karna hamoir kehabisan oksigen.
"Leoonn..!" lirih Angel begitu Leon melepskan ci umannya.
"hmm... ??"
__ADS_1
"Aaa...Leon apa yang kau lakukan..?!" seru Angel karena Leon saat ini memangku dirinya. Hingga kedua pahanya berada di dalam kungkungan kaki Angel.
"Aku ingin melakukan ini...!" bisik Leon yang mulai menge cup tengkuk leher Angel.
"uhmm Leon..!"
Suara Angel yang tak bisa dia tahan akibat sesapan di le hernya oleh Leon. Tangan Leon mulai me re mas kedua gunung Angel dari balik pakaian Angel.
Leon kembali me lu mat bi bir Angel. Sedangkan Angel sudah mengalungkan tangannya di belakang leher Leon.
Li dah Leon dan Angel saling me li kit dan bermain. Bertukar sa li va. Kemudia dengan perlahan bi bir Leon turun ke leher dan me nye sap sekitar gunung Angel hingga berbekas tanda kepemilikan dirinya.
"Ahh.. Leon..!" jemari Leon mulai bermain di balik rok Angel di bagian li yang Angel.
Leon berhenti sejenak dan memindahkan piring di meja dan mengangkat Angel ke meja makan.
"Leonn...ummhhh !" belum sempat Angel terkejut. Leon kembali me lu mat bi bir sang kekasih hatinya.
Je mari Leon menyingkap da laman Angel dan Leon mengangkat kedua kaki Angel ke meja dan menekuknya hingga dia bisa melihat dengan jelas li yang M.V Angel.
"Stoppp...."
πΌ
\#Ditunggu Votenya say ππ
\#Mohon Like, Komentar dan Kirimin mama sekuntum bunga π
\#Biar karya mama bisa masuk rekomendasi
__ADS_1
Terimakasih