
#Detik-detik last episode 🥰
#Bantu Author dengan Like dan Komentar, Biar Karya Author bisa nangkring di beranda Noveltoon 😍🥰
☘Happy Reading☘
..........
"Silahkan Tuan Putri..." Sery Kevin dan kembali menyerahkan kartu pin untuk membuka pintu rumah mereka.
Biiipppp.....Bunyi pintu yang begitu cantik. Dan otomatis lampu-lampu di bagian digitalnya berwarna biru. Membaca kartu pin dan langsung di simpan otomatis. Jadi untuk kedepannya hanya perlu memasukkan kode pin untuk membuka pintu mansion.
Eliza membuka pintu untuk pertama kali namun tatapan nya melihat ke arah Kevin. Kevin mengangguk pelan dengan senyuman yang terus saja terukir di wajahnya. Menandakan betapa bahagianya dia saat ini.
Bisa memberikan kebahagian untuk istri dan anaknya. Merupakan suatu kepuasan batin untuk dirinya.
Begitu pintu terbuka, Eliza mematung menatap keseluruhan ruangan yang begitu indah.
Tiap sudut ruangan memiliki ciri jmkhas tersendiri. Di bagian Living room terdapat kaca besar yang mengarah ke kolam renang di halaman luar bagian atas.
Eliza berjalan masuk lebih ke dalam. Terdapat ruangan keluarga yang begitu nyaman.
__ADS_1
Dihiasi lamou kristal yang begitu elegant. Lukisan abstrak yang bersandar di dinding serta sentuhan beberapa tumbuhan hidup di sudut ruangan.
"Sayang... ini sangat indah...!" Gumam Eliza kemudian memeluk erat suaminya.
Selama ini Eliza tidak terlalu memerdulikan masalah desain Apartemen Kevin. Selama dia nyaman dia tidak ingin merubah apapun. Padahal Kevin memberikan akses penuh ke Eliza untuk merombak habis desain apartment mereka.
"Ngapain di rombak sayang..? Aku suka sama desain kamu.. sangat nyaman... palingan aku beli beberapa perlengkapan dapur dan alat untuk membersihkan rumah..!" Hanya itu yang di katakan Eliza.
Namun sekarang, Dia mendapatkan hadiah hunian yang begitu indah.
"Masih ada beberapa kejutan..! Ayo naik...!" Bukannya berjalan ke arah tangga yang tadi dilihat Eliza melainkan Kevin menuntun Eliza ke sisi tangga dan terdapat sebuah lift.
"Kenapa harus ada tangga, kalau kamu buat lift sayang..!" ucap Eliza sedikit protes.
"Lift ini khusus untuk istri dan anak ku..!" tukas Kevin tidak mau dibantah.
"Hahahha... dasar posesif..!" seru Eliza kemudian mengecup pipi Kevin sekilas. Hatinya begitu bahagia. Tiap hari Kevin selalu memberikannya kejutan-kejutan Kecil membuat hati-harinya tidak pernah membosankan. Hanya penuh canda dan tawa kebahagiaan.
Mereka berdua masuk ke lift dan Kevin meraih wajah istrinya dan me lu mat bi bir Eliza yang menjadi candu nya.
"Gak enak yank.. nanti ada orang.." protes Eliza. Karena takutnya ada asistent rumah tangga atau penjaga rumah.
__ADS_1
"Tenang saja sayang.. hari ini khusus untuk kamu. Jadi hanya ada kita berdua..!" seru Kevin sambil mengedipkan mata genitnya.
"paling bisa emang... buntut-buntutnya itu yang di pikirin..!"decak Eliza yang sudah merona.
"Biarin... istri menggoda seperti ini jadi wajar suami mu ini tidak pernah puas.." tukas Kevin dengan wajah bangganya.
Namun tiba-tiba ponsel Kevin berbunyi.
Kevin meraih ponselnya dan dengan santai membuka pesan yang masuk dari nomor tidak di kenal. Karena kebetulan Eliza berada dalam rangkulan Kevin. Jadi dia juga bisa membaca isi pesan tersebut.
"Hai Kevin sayang... apa kau masih mengingatku.. aku sekarang di Indonesia, mau bertemu seperti biasa..? Aku merindukan sentuhanmu..."
☘☘☘
#Hadohhhhh Kevin.. siapa lagi itu 🥲🥲🥶Tau ahh Mama gak tanggung jawab..!!😎
Selalu support Kevin dan Eliza beserta sahabat mereka ya, Biar mereka bisa terus eksis di beranda Noveltoon 😍❤
Dengan cara Like, Komentar, Hadiah Point, Vote, dan Favorit ❤
Terimakasih sekebon Timun dan Jelly 😆
__ADS_1