Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Bon Chap 17 [ Angel Leon ]


__ADS_3

#Langsungg Gas Bebs !!!


..........


Kini Angel sudah berada di kamar bersalin dan sudah melakukan pemeriksaan. Angel kini sudah masuk pembukaan ke tiga.


Pengecekan yang sempat terjadi drama karena ada seorang dokter pria yang ingin membantu melakukan tugas pemeriksaan. Karena Dokter yang menangani Angel sedang melakukan operasi ke pasien lain.


Tentu saja Leon langsung menepis tangan Dokter Pria itu dengan kasar karena berani menyentuh istrinya. Untung nya tidak sambil menimbulkan keributan. Karena sosok suami seperti ini pernah Dokter itu alami lima bulan yang lalu.


Eliza dan Kevin yang mendengar Angel akan melahirkan langsung bergegas dan menyiapkan keperluan Kenzo. Karena tidak memungkinkan membawa Kenzo ke Rumah Sakit. Apalagi waktu melahirkan yang belum pasti. Membuat Eliza harus menitipkan Kenzo ke Mama Vina.


Apalagi oma dan opa nya itu sudah sangat merindukan sang cucu.


"Kenzo sayang...Jangan rewel di rumah Oma dan Opa ya...?!" ucap Eliza gemas melihat sang putra sedang tertidur setelah dirinya selesai memakaikan pakaian nya.



"Si embul nya Daddy ganteng banget sihh...!!" celutuk Kevin gemas sambil memberikan ciuman bertubi-tubi ke putranya yang kian hari semakin montok.


"Jangan di cium-cium terus Daddy... entar Kenzo nya bangun...!" celutuk Eliza sambil mengenakan bra nya.


Kevin tersenyum nakal dan menghampiri istrinya. "Kalau cium Mommy nya Kenzo boleh..??" celutuk Kevin yang kini sudah memeluk Eliza dari belakang. Dan kedua tabgan sudah memainkan kedua jelly istrinya.


"Sayang....!! Tuhh jadi basah kan...!!" seru Eliza yang melihat bra nya itu sudah basah akibat Asi nya yang tumpah akibat re ma san tangan Kevin.


"Tinggal di ganti sayang...!!" bisik Kevin di sela telinga Eliza dan menji lati leher dan telinga Eliza yang membuat Eliza tidak bisa tidak berteriak kegelian akibat perbuatan suaminya. Tangan nya memegang bahu Kevin dengan kuat agar tidak terjatuh akibat kakinya yang sudah sangat lemas.


"Sayang... kita harus pergi loh..!!" ucap Eliza berusaha menahan suaminya.


Kevin menoleh sebentar ke Baby Kenzo. Merasa Baby Kenzo tidur dengan nyenyak di atas ranjang.


Dengan sigap dia mengangkat tubuh Eliza ke atas sofa unik mereka agar tidak mengganggu Baby Kenzo yang sedang tertidur pulas.


"Uhmmm Sayanggg....." gumam Eliza ketika Kevin mulai memainkan miliknya di bawah sana dengan bebas karena memang dirinya baru selesai mandi.


"Ah ah ah... sayang...!!" gumam Eliza ketika li dah Kevin dan je marinya bermain dengan panas di li yang nya sehingga membuat dirinya mendapatkan pelepasan pertama nya.


"ughh...!!" des sah mereka bersama ketika timun Kevin menerobos masuk ke m.v Eliza.


Des sahan demi des sahan terus terdengar. Tidak sekali Kevin me lu mat bibir istrinya di sela pom paan nya agar istri nya tidak mendes sah dengan kuat. Bisa bahaya kalau Baby Kenzo tiba-tiba bangun. Bisa-bisa mereka akan berhenti di tengah jalan seperti biasanya. 🀣

__ADS_1


"Ahh... sayang...harder please...!!" ra cau Eliza dan Kevin pun melakukan nya dengan dalam dan cepat. Hingga...


"Ahhh...!" seru mereka bersama ketika mendapatkan pun cak kenikmatan yang sangat sering tertunda.


.......


Setelah menurunkan Kenzo ke Opa dan Omanya. Kevin dan Eliza langsung meluncur ke Rumah Sakit.


Dan di saat bersamaan di pelataran Rumah Sakit. Aldi dan Liliana juga baru tiba. Di susul Rikki dan Jessi baru saja memarkirkan mobilnya.


"Hahhaahhaha.....!!" tawa mereka bersama ketika melihat diri mereka yang tiba bersamaan.


Mereka berenam berjalan masuk ke dalam Rumah Sakit dan menjadi sorotan. Semua mata memandang ke ketiga pasangan yang berjalan berdampingan dengan style mereka yang selalu mempesona. Apalagi dengan wajah ketiga pria tamoan yang tidak lepas dari senyuman merekah mereka.


"Ckckkckc... Visual nya luar biasa....!!" gurau salah satu perawat.


"Silau Beb...!!" celutuk teman nya.


"Berapa ronde sebelum ke sini...??" celutuk Rikki ke Kevin dan Aldi ketika para istri memlih untuk ke Toko Roti yang berada di area Ruma Sakit. Tentu saja para suami setia menemani mereka menunggu di depan Toko Roti seperti Bodyguard mereka.


"Hmm..dua kali..!!" seru Kevin bangga dengan wajah Cool nya.


"Hmmm...Gw dong...!! Lima Kali..!!!" seru Rikki sambil memainkan alisnya dan memasangan wajah slengean nya.


"Beryukur...!!!! Gw baru mau celup malah batal...!!!" celutuk seseorang tepat di belakang mereka bertiga.


Sontak mereka berbalik. "Leon...!!" seru mereka bersama.


Leon yang harus mengurus sesuatu di bagian Administrasi melihat ketiga sahabat nya yang terlihat begitu santai dan tertawa di depan toko roti. Ikut menyusul ke mereka.


"Mana Angel...!?" seru Kevin karena bisa-bisa nya Leon meninggalkan adik nya di saat seperti ini.


"Astagaaa istrikuuuu...!!" seru Leon yang langsung bergegas kembali ke kamar bersalin.


"Maaf lama sayang...!"ujar Leon ke Angel. Karena Leon harus mengisi formulir di bagian Administrasi. Persalinan normal harus berganti menjadi caesar. Karena Leon dengan keras kepala tidak mau istrinya melahirkan secara normal. Leon tidak tahan melihat sang istri menahan rasa sakit.


Karena kata Dokter, perkiraan Angel melahirkan kurang lebih enam sampai delapan jam lagi. Baru setengah jam melihat Angel mulai meringis kesakitan ketika masuk ke pembukaan empat. Membuat Leon membujuk sang istri.


Akhirnya Angel pun menyetujui keinginan suaminya. Padahal dirinya rela merasakan rasa sakit yang merupakan proses dari menjadi seorang ibu.


Namun Leon dengan bijak mengatakan. "Baik normal maupun caesar, kamu tetap menjadi seorang ibu yang hebat. Karena menilai seorang ibu yang hebat itu bukan dari cara mereka mengeluarkan bayi mereka. Melainkan dengan perjuangan seorang ibu selama sembilan bulan dalam mengandung dan bagaimana seorang ibu akan merawat anak mereka kelak..."

__ADS_1


"Normal dan Caesar hanyalah sebuah proses atas kelahiran buah hati kita... hmm..?? Dan aku sebagai suami tidak tahan melihat istriku merasakan rasa sakit seperti ini..." lanjut Leon sambil menitikkan air mata karena rasa cinta nya kepada sang istri yang begitu besar.


Cukup lama Leon dan Angel berada dalam ruangan operasi.


Papa Putra, Mama Silvi, Kevin, Eliza, Rikki, Jessi, Aldi dan Liliana setia menunggu di depan ruang operasi.


Kurang lebih satu jam akhirnya terdengar suara tangisan bayi perempuan.


"Oekk..oekkk...oekkk..."


Membuat semua yang menanti, tak kuasa menahan haru mereka.


Eliza memeluk Mama dan Papa mertuanya bergantian.


"Selama Ma....Selamat Pa..."


"Selamat sayangku..." ucap Eliza terakhir ke suaminya sambil memeluknya dengan erat.


Begitu pun para sahabat yang tersenyum penuh kebahagiaan.


"Silahkan Pak..." ujar Dokter sambil memberikan Putrinya ke Leon ketika sebelumnya meletakkan Bayi mungil itu ke dada Angel, dan mengarahkan mulutnya ke arah pu*ting Angel. Setelah bersih, bayi cantik itu diberikan kepada Papanya.


"Terimakasih Dokter..." ucap Leon tanpa ragu menggendong bayi mungilnya. Karena sudah terbiasa menjaga Kenzo. Leon tidak kaku untuk menjadi seorang ayah seutuhnya.


Leon tiada henti nya mengecup sang istri dan mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih sayang...memberikan hadiah yang begitu cantik..." ucap Leon dan melu mat bibir istrinya dengan penuh cinta.


"Hai my little princess...Viona Arabela Leon...." ucap Leon dan mengecup pipi Baby Viona.


...VIONA ARABELA LEON...



☘☘☘☘


Selamat buat Leon dan Angel atas kelahiran Baby Girl nya πŸ’‹πŸ’‹


#Yuk teman-teman gaskeun Karya ini biar bisa masuk Kategori Vote 😍😍 Dengan Klik tombol Vote ya πŸ’‹πŸ’‹


Pokok na... I lope you sekebon timun πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2