Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Rubi Nekat


__ADS_3

#Selamat Senin kawan-kawan ~ Bantu Votenya ya πŸ™πŸ» Mama lagi ikut Event Crazy Up. Biar Bisa naikin Popularitas Karya ini πŸ₯°


#Jadi jangan sungkan untuk Like dan berkomentar setelah membaca πŸ™πŸ» Karena itu membantu banget untuk naikin karya ini πŸ™πŸ»


πŸ₯’ Happy Reading πŸ€


....


.....


Suasana dalam studio menjadi begitu tegang.


"Kenapa kamu terus menolak aku Kevin..?" seru Rubi sedikit berteriak.


Leon dan Rikki menaikkan satu alisnya. Mereka hanya diam tidak ingin ikut berbicara kecuali keadaan terdesak. Karena Kevin sudah mengingatkan ke mereka untuk tidak ikut campur untuk urusan ini. Dia ingin menyelesaikannya sendiri.


"Untung saja para istri gak ada disini.. bisa berabe kalau Eliza lihat secara live..!" gumam Rikki.


"Karena aku tidak pernah menyukaimu..!" balas Kevin santai sambil tersenyum dingin.


"Apa kurangku..?? Aku yang mengenalmu lebih dulu..!! Aku yang menunggu cintamu selama ini.. Kevinn..!!" teriak Rubi.


Kevin hanya diam tidak bersuara. Ditatapnya Rubi dengan pias yang begitu jijik.

__ADS_1


"Aku tau kamu terpaksa menikah dengan wanita murahan itu..!! Aku lebih baik dari pada dia Vin..!!" lanjut Rubi.


"Jaga ucapanmu.. jangan sekali-kali menyebut istri ku dengan mulut kotormu..! Tidak seorang pun ku izinkan merendahkan istriku..!!! Siapapun Itu..!! Pahamm..!!"


Kevin benar-benar tidak bisa menahan amarahnya. Luapan emosi yang selama ini dia tahan akhirnya keluar sampai badan nya bergetar.


Rubi yang shock mendengar bentakan dari Kevin mundur dua langkah sambil meneteskan air mata. Dia benar-benar merasa dipermalukan. Rubi merasa seperti ditelanjangi di depan umum.


Baru kali ini ada laki-laki yang menghinanya. Selama ini hanya dengan senyuman nya dia bisa membuat klien ataupun petinggi-petinggi bertekuk lutut padanya.


Kevin mengambil langkah kecil dan mendekat ke arah Rubi.


"Kontrak kerja sama kita akan dibatalkan. Semua project yang berhubungan dengan dirimu akan di hapus..! Tenang saja...Semua uang kompensasi akan aku bayar..! Dan Ku pastikan tidak akan ada televisi manapun yang akan menampilkan wajah tebalmu itu..!!" ketus Kevin dengan begitu dingin. Dia sudah menahan diri semenjak mereka bertemu di rumah kedua orang tuanya.


"Apaaa...??!" Rubi merasakan kepalanya berputar mendengar kata-kata Kevin. Pembatalan projek saja sudah membuatnya begitu shock. Tapi Kevin dengan jelas mengatakan dia tidak akan tampil di Televisi itu sama saja dengan Kevin akan memblokir dirinya di dunia entertainment.


Karena keegoisannya dan kesombongannya, dirinya kehilangan sahabat yang satu-satunya dia miliki. Lalu kini dia harus kehilangan pekerjaan nya. Profesi yang begitu susah dia gapai, jatuh bangun penuh perjuangan hingga dia rela melepaskan kehormatannya. Rela menjajah dirinya kepada orang-orang penting yang memegang dunia hiburan akan hilang dalam sedetik.


"Tolongg jangan batalkan.. jangan lakukan itu Kevin..! Aku mohon..." Rubi tidak sadar menangkup kedua tangannya di depan dadanya berbicara dengan nada memelas.


Wajah angkuh dan sombongnya seketika terganti dengan wajah yang begitu memelas.


"Aku rasa tidak ada lagi yang perlu di bahas. Kamu tenang saja masalah pinalti dari perusahaan ku..! Asistentku yang akan mengurusnya..!" balas Kevin.

__ADS_1


"Leon ,, Rikki.. Mari kita keluar..!" ujar Kevin dan berbalik dengan acuh hendak keluar dan disusul oleh Leon dan Rikki dengan begitu santai.


Rubi yang saat ini terduduk lemas memikirkan nasibnya langsung saja membuang gengsinya.


"Tuannn Kevin... Aku mohon..Maafkan Aku..Tolong maafkan aku.. Aku akan melupakan kejadian hari ini..!"


Rubi bergegas berdiri dan mengejar Kevin kemudian memeluknya dari belakang dengan begitu nekat. Rubi sekilas melihat kalau pintu akan terbuka. Rubi berpikir kalau dia tidak bisa mendapatkan Kevin. Paling tidak hubungan Kevin dan Eliza juga harus berakhir.


"Aku tidak bisa mendapatkan Kevin.. kamu pun begitu..!! Mari kita sama-sama hancur..!!" gumam Rubi dalam hati.


Kevin kaget bukan main begitu merasa pelukan Rubi yang begitu erat di punggungnya. Dadanya dia tekan dengan begitu memaksa dan rapat di punggungnya mencegah Kevin untuk bergerak.


Leon dan Rikki pun terlonjak kaget atas aksi nekat Rubi.


Dan yang membuat Kevin lebih terkejut bagai di sambar petir. Di depannya ..Tepat ditengah-tengah pintu studio yang baru saja terbuka, berdiri Eliza dengan tegap seperti patung.


πŸ”₯πŸ”₯


#Wah.. wah... gimana nihh beb..? apa Eliza bakal marah dan salah paham..?


#Ingat untuk Vote, Like, dan Komentar 🌹😘


Terimakasih banyak readers kesayangan Mama 😘

__ADS_1


__ADS_2