
.... Ingattt Jangan ketinggalan Like, Komentar dan Hadiahnya untuk Mama ya π₯° ....
....
Aldi dan Liliana baru saja tiba di Apartment Aldi.
Mereka berdua diam selama perjalanan.
"Jadi....??" tanya Lilian kesal ke arah Aldi.
"Brengsek..!!" Maki Aldi mengingat ciuman Kevin ke Eliza.
"Berpikirlah..!!" seru Liliana sambil membuka dress nya di depan Aldi.
Liliana tak perduli dengan Aldi. Baginya mereka berdua sudah beberapa kali berhubungan intim.
Jadi kalau hanya sekedar te lan jang di depan Aldi bukanlah masalah besar.
Aldi juga tak perduli dengan Liliana yang ganti baju di depannya.
Rasa kesal nya terhadap Kevin lebih besar dari pada naf sunya melihat tu buh Liliana.
Menikmati tu buh Liliana baginya bisa kapan saja. Begitu dia mau. Liliana pasti akan membuka kaki nya dengan le bar menyambutnya.
Dia sangat tahu karakter wanita seperti Liliana.
Liliana yang sudah mengganti bajunya dengan tanktop berwarna hitam dan hotpants jeans mengambil sebotol minuman dingin di kulkas. Dia duduk di salah satu kursi dan meminumnya sambil melirik ke arah Aldi.
Aldi segera membuka setelan jasnya dan mengganti baju kaos.
"Aku pergi dulu..!" Ujar Aldi ketika selesai berganti pakaian.
"Mau kemana..?" tanya Liliana.
"Kamu tak perlu tahu..!"ketus Aldi.
"Ckkkk...!!" Kesal Liliana.
Aldi meninggalkan Liliana seorang diri di apartment.
"Ahhh... membosankan..!!" keluh Liliana dan mengambil ponselnya.
Liliana yang begitu kepo membuka artikel tentang pernikahan Kevin.
"Ckkkk...wanita ini sungguh beruntung..!! Sialll..!!! Brengsek..!!' kesal Liliana merasa tak terima.
Begitu lama dia mengejar-ngejar Kevin untuk kembali bersama dirinya.
Namun dia selalu mengutuk kebodohannya karena ketahuan ber khianat.
Padahal selama dua tahun ber pacaran dengan Kevin, dia tak pernah sekalipun ketahuan.
Baginya Kevin terlalu bodoh karena tidak mau menyen tuhnya. Padahal sudah sering kali dia sengaja memancing Kevin untuk menyetu buhi dirinya.
Segala cara dia lakukan. Berpura-pura mabuk sampai nekat te lan jwang di depan Kevin.
__ADS_1
Tapi Kevin selalu berhasil mena han diri dengan alasan, Dia ingin melakukannya pada saat sudah resmi menjadi suami istri.
Mata Liliana terfokus di salah satu artikel.
"Hahh..!! Nih cewek punya butikk..? hmmmm....!!" gumam Liliana.
Dia membaca artikel tersebut dengan lengkap dan menemukan instagram butik Eliza.
Liliana melihat alamat Butiknya dan tiba-tiba ada ide terbersit di dalam kepalanya.
"Hahahahha... mari kita bermain wanita ja-lang !!" gumamnya lalu berganti pakaian.
Setelah selesai berpakain rapi. Liliana melihat sekali lagi ke cermin untuk memastikan penampilan nya.
"Sempurnaaa...!!!" Gumamnya bangga setelah memasang anting-anting berwarna silver yang merupakan pemberian Kevin dahulu. Anting-anting yang terbuat dari berlian.
Itulah kenapa Liliana tak rela melepaskan Kevin. Bersama Kevin dia sangat dimanjakan dengan barang-barang mewah.
Liliana memesan taksi online menuju salah satu Mall terbesar di Kota itu.
Sedangkan Aldi sudah berada di sebuah lobi hotel untuk bertemu seseorang.
"Hai Ruby..."Sapa Aldi ke sosok wanita cantik yang sedang asik membaca.
"Haii...Aldi...Long time no see..!" balas Ruby ke Aldi dengan senyuman yang begitu indah.
"Hahahah.. apa kabar..??" tanya Aldi kepada sahabatnya ini.
Rubi merupakan primadona kampus. Dan setahu Aldi. Rubi sangat terobsesi dengan Kevin. Makanya lelaki manapun yang mendekatinya baginya tak sepadan dengan Kevin.
Baginya Kevin merupakan pria pling sempurna.
"Hmmm baik...Sorry gw suruh datang kesini..!" ucap Rubi.
"Its Ok...! Untuk wanita cantik apa sih yang tidak..!" gombal Aldi.
"ckkk dasar...!!" kesel Rubi.
"Oh iya..Kamu selesai jam berapa..?" tanya Aldi.
"Hmmm sekitaran se-jam aja sudah kelar..ada apa..?" ujar Rubi karna saat ini dia harus melakukan sesi wawancara launching salah satu produk kosmetik.
"ok.. aki tungguin..!! Aku dengar- dengar Kevin lagi cari model untuk hotelnya..." pancing Aldi menyebut nama Kevin.
Rubi yang mendengar nama Kevin jadi bersemangat dan matanya berbinar-binar.
"Benarkah..? Hmmm...Baiklah..Aku akan menyelesaikan ini secepatnya..!!" seru Rubi.
"Oke cantik...!" balas Aldi.
Rubi pun masuk ke salah satu ballroom Hotel tersebut.
"Hhmmm Kucing kecil sudah terpancing..!" gumam Aldi dengan licik.
__ADS_1
Dia ingin memanfaatkan Rubi tanpa sepengetahuan Rubi.
Aldi hanya akan membuka jalan agar Rubi bisa dekat dengan Kevin.
Sisanya dia akan menyerahkan nya ke Rubi. Dia hanya perlu mengawasi dan membantu Rubi dari balik layar.
Liliana yang sudah tiba di Mall. Berputar-putar mencari letak Butik Eliza.
Liliana memutuskan untuk bertanya ke seorang satpam yang sedang bertugas.
"Pak..pak..."panggil Liliana ke seorang petugas satpam.
"Iya Nona..! Ada yang bisa saya bantu..??" Jawab Satpam dengan sopan.
"Mau tanya kalau Butik Eliza di bagian mana ya..?" tanya Liliana.
"Ohhh... Butik Nyonya Eliza...Silahkan Nona..Naik lift ini saja.. tekan lantai tiga. Nah pas depan lift bagian sudut. Itu Butik Nyonya Eliza..!" Jawab Satpam dengan semangat. Karena hari ini sudah lebih empat puluh kali dia menjelaskan ke orang yang mencari butik milik istri Orang tertinggi di Mall ini.
"Whattt...Nyonya..??" Gumam Liliana mendengar dengan seksama penjelasan Satpam tersebut.
"Maksud nya Nyonya Eliza...!?" Tanya Liliana penasaran.
"Ohhh itu .. hehehhe.. Maaf Nona.. itu otomatis dari mulut saya.. Karena tidak mungkin saya menyebut dengan tidak sopan istri Tuan Besar pemilik Mall ini..!" Jawab Satpam itu dengan senyuman lebar di wajahnya.
"Hahh..?!!!" Liliana terkejut setengah mati. Hingga Pak Satpamnya pun ikut terkejut mendengar teriakan wanita didepannya.
"Ada apa Nona..?" tanya Satpam khawatir.
"Jadi maksud kamu Kevin Wijaya pemilik Mall ini..?" Tanya Liliana ingin memperjelas apa yang dia dengar.
"Iyah betul Nona..Tuan Kevin Wijaya pemilik Mall ini dan Hotel yang menyatu di Mall ini.." Jawab Pak Satpam dengan semangat empat lima.
"Oh My God !!! Apa yang aku lakukan..!! Dasar Liliana bodoh..!!" Gumamnya sendiri sambil menghentakan kaki dan menarik rambutnya dengan kesal.
"Nona..Anda baik-baik saja..?" Tanya Pak Satpam khawatir.
"Sudah..sudah..sana pergi..!!" ujar Liliana mengusir satpam.
Pak Satpam pun berlalu sambil menyapu dadanya dan berucap.. "sabar...sabar...!"
"Ternyata Kevin setajir ini..? Kenapa aku tak pernah tahu..!!! Pantas saja barang branded dan perhiasan mewah dengan mudah aku dapatkan darinya...!" Gumam Liliana dan berjalan menuju Butik Eliza.
"Tunggu saja kamu ja*lang..!! Kevin akan kembali padaku..!!" serunya.
Begitu tiba di Butik Eliza. Betapa terkejutnya ternyata itu hanya butik kecil.
Dia berpikir butik Eliza sangat besar dan mewah.
"Ckkkk..Aku tidak level untuk berbelanja disini..!!" ujarnya dengan sombong.
ππ»ππ»ππ»ππ»ππ»
Siap-siap Crazy Up ya β€
Ingat Booster buat Mama.. Like, Komentar dan Setangkai mawar πΉ
...Terimakasih...
__ADS_1
...Jangan Lupa Klik β€...