
,,,, Happy Reading ,,,,
#Jangan di Skip Like, Komentar dan Hadiah nya say 💋
#Klik Favorit juga biar gak ketinggalan updatenya ❤
....
Ckkkk..Aku tidak level untuk berbelanja disini..!!" ujarnya dengan sombong.
Liliana berjalan masuk dengan angkuh.
"Permisi Nona.. Silahkan.. ini koleksi terbaru kami..!" Sapa Ani, karyawan Eliza dengan ramah.
Hari ini begitu dia menghadiri pernikahan bosnya. Dia harus kembali ke Butik..
Dan betapa terkejutnya Ani ketika melihat antrian orang yang menunggu Butik milik bosnya untuk buka.
Biasanya antri hanya beberapa orang. Namun tadi siang antrian lebih dari lima puluh orang.
"Hmm...mana yang paling mahal..?" tanya Lilian sombong. Spontan pelanggan yang lain menoleh ke arah Liliana.
"Kalau yang paling mahal yang ini Nona..!" jawab Ani dan menunjuk sebuah Manekin dengan gaun malam yang begitu mewah dan elegan.
"Ini adalah design pribadi Nona Eliza.." Jelas Ani.
Liliana yang sempat terpesona melihat gaun yang berada disudut ruangan itu langsung membuyarkan lamunannya.
Liliana berjalan menghampiri Gaun yang indah itu dan mengecek label harganya. Dan pura-pura melihat gaun tersebut.
"Hmmm lumayan juga.. !" gumam Liliana dan dengan cepat dia mengirimkan pesan singkat ke Aldi.
"Aku mau beli Gaun yang di jual Eliza..!"ketik Liliana.
Aldi yang sedang menyesap espresso mendapatkan notif dari ponsel nya.
"hmm Liliana..?" gumamnya.
Aldi membaca pesan dari Liliana.
"Dasar...!! hmmm.. dia di butik Eliza..?" serunya.
Awalnya Aldi sempat dongkol dengan permintaan Liliana. Namun mengetahui Liliana ada di butik Eliza.
Uang senilai dua digit bukan masalah baginya.
Dengan cepat Aldi membalas dengan bukti transfer.
"Done..!"
"Ok..!" balas Liliana.
"Saya mau ini.. !" Seru Liliana dengan sedikit menaikkan volume suaranya agar menjadi pusat perhatian.
"Baik Nona.. Akan segera saya siapkan.." Jawab Ani dengan sopan.
Sontak para pelanggan menoleh ke arah Liliana.
Ada yang wow melihat Liliana. Ada yang biasa saja. Dan ada juga yang tiba-tiba sok akrab dengan Liliana.
__ADS_1
"Wow.. kamu membeli gaun ini..?" tanya seorang wanita.
"Yah... Gaun ini terlihat indah dan cukup murah.."Seru Liliana dengan wajah angkuhnya.
Wanita yang mendengar ucapan Liliana tertegun.
"Whatt... cukup murah..?? sebelas juta murah bagi dia..! Hmmm tidak heran sih.. sultan mah bebas..!!" gumamnya sendiri. Dia memang sempat melihat harga Gaun indah ini.
"Hehehe.. iya sangat cantikk..!" jawab ala kadar wanita yang menyapa Liliana dan langsung ambil langkah seribu.
Ani merapikan Gaun yang berat itu dengan hati-hati. Tak lupa dia melakukan apa yang selalu di pesan oleh Eliza.
Semua prosedur telah dia lakukan.
"Nona permisi.. silahkan melakukan pembayaran..Gaunnya sudah siap.." ucap Ani dengan ramah ke Liliana.
Liliana mengambil debit cardnya dan menyerahkan nya ke Ani.
Ani membantu menggesek debit card Liliana dan mencocokkan nominalnya di mesin EDC.
EDC adalah akronim dari Electronic Data Capture. Seperti namanya, alat ini difungsikan untuk pengambilan data secara elektronik. Dalam hal ini adalah sebagai alat penerima pembayaran secara elektronik melalui kartu debit atau kredit.
"Silahkan Pin nya Nona..!" Ucap Ani.
Lilian memasukkan pin dan Ani menyerahkan bukti struk pmbayarannya.
"Ini Nona...!" Ani menyerahkan Paper Bag besar berwarna hitam.
"Ok...!" Jawab Lilian singkat dan mengambil belanjaannya.
"Terimakasih Nona..!" Seru Ani.
Sebelum pulang. Liliana mampir membeli beberapa barang dan gaun tidur.
"Hmmm.. kayaknya ini akan aku pakai malam ini..!!" gumam Liliana sambil menatap Lingerie warna hitam yang sangat seksi di patung manekin.
"Mba.. saya mau yang ini..!" seru Liliana.
Sales Girlnya dengan cekatan mengambil barang yang baru dan masih tersegel rapi.
Setelah selesai dan puas hati berbelanja. Liliana kembali ke Apartment Aldi.
\=\=\=
"Haii...!" Seru Rubi yang menepuk pundak Aldi.
"Heii..! Sudah selesai..?" tanya Aldi melihat Rubi yang begitu cantik dengan Blazer dan Rok yang dia kenakan.
"Sudah dong...!!" jawab Rubi dengan santai dan memilih duduk di depan Aldi.
"Jadi maksud kamu tadi gimana..?" lanjut Rubi.
"Iyah.. Aku dengar ada proyek besar yang akan Kevin lakukan. Dan itu membutuhkan model pria dan wanita !" Jelas Aldi.
"Dari mana kamu dapat informasinya ?" Selidik Rubi.
"Apa kau lupa Kevin adalah sahabatku..?" seru Aldi dengan tampang yang tidak meragukan.
__ADS_1
"Ahhh iyah.. Aku lupa..!" ujar Rubi dan menepuk jidatnya sendiri.
"Sorry sorry..!!" lanjut Rubi meminta maaf karena melupakan hal terpenting.
"Hahahha... !" Aldi hanya tertawa.
"So..apa yang harus aku lakukan..?" Tanya Rubi semangat.
"Hmm.. ini...Siapkan Profil kamu dan berikan langsung ke ruangan Kevin..!"Ujar Aldi.
"Hmmm..yang di Mall X itu ?" tanya Rubi.
"Hahhahahha... Rubi..Rubi..Kau memang tahu segala sesuatu tentang Kevin..!" sindir Aldi.
"Tentu saja..!" jawab Rubi.
"Berarti kau juga mengetahui pernikahan Kevin..?" tanya Aldi.
"Hmmm..aku tahu..!" ujar Rubi santai.
"Lalu..??" pancing Aldi.
"Lalu apa..??" Rubi tak mengerti maksud pertanyaan Aldi.
"Masih penasaran dengan Kevin ?? Atau masih tak mau menyerah..?" tanya Aldi ingin memastikan agar rencana berjalan mulus.
"Hmmm...!" Rubi terlihat berpikir.
"Aku pikir ini seperti sebuah perjodohan. Karena kenapa begitu tiba-tiba..? Apa Kevin terpaksa menikah..? Ada sesuatu yang tidak beres..! Itu feelingku..Dua minggu lalu mereka mengadakan konferensi pers. Dan secara Tiba-tiba mereka mengumumkan akan menikah..!" Tukas Rubi penuh percaya diri.
"Hmmm... pemikiran yang sangat cantik..!" Gumam Aldi dalam hati.
"Jadi... aku akan berusaha untuk menunjukkan ke Kevin kalau ada wanita yang lebih pantas berada disisinya...!" Lanjut Rubi.
"Ohh iyah.. Kamu sahabat nya..!! Seharusnya kamu tahu Aldi..!! Katakan sejujurnya padaku.. Apa benar Kevin di jodohkan..?" cercah Rubi ke Aldi.
"hmmm..maaf Rubi. Untuk hal itu aku tak memiliki hak untuk berbicara..!" jawab Aldi dengan sejuta makna dari kata-kata yang ia ucapkan.
Dia sengaja membuat Rubi semakin yakin dengan praduganya.
"Its Ok Aldi..By the way terimakasih..!" jawab Rubi menghargai keputusan Aldi.
"Your welcome cantik..!" balas Aldi dengan senyuman yang begitu merekah.
"Hahahha.. semua berjalan begitu cantik..Eliza.. aku akan mengambilmu kembali..!!" gumam Aldi dalam hati.
Setelah selesai Rubi pun undur diri karena harus melakukan pemotretan di salah satu majalah.
Liliana yang sudah tiba di Apartment dengan segera membersihkan tubuhnya dan memakai gaun tidurnya yang kekurangan bahan.
Sambil menunggu Aldi pulang. Dia membereskan barang belanjaannya.
Gaun yang dia beli dari butiknya Eliza di gantungnya dengan baik.
"Hmmm..apa yang harus aku lakukan dengan gaun ini..?"gumam Liliana dan menatap Gaun indah tersebut.
"Sudahlah.. besok saja aku pikirkan lagi..!" seru Liliana dan masuk ke kamar tidur Aldi.
Padahal Liliana memiliki kamar sendiri yang disiapkan oleh Aldi.
...Terimakasih...
__ADS_1
...💋💋💋💋...