Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Mulai detik ini kau adalah wanitaku


__ADS_3

#Kita lanjut ke pasangan baru yang lain dari pada yang lain nih....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tian melihat ke jam tangan mewahnya. "Ck..!! Sudah lebih lima belas menit...!!" gerutu Ken.


Sebelum ke parkiran, Nita menyuruh Tian untuk duluan ke mobil. Karena di harus mampir ke toilet wanita.


Walaupun dengan wajah kesal, Tian pun menunggu Nita dengan sabar.


"Sial !! Mana aku gak tahu nomornya si bar bar !!" sesal Tian, yang berubah menjadi khawatir karena sudah hampir tiga puluh menit Nita belum kembali juga.


Dengan cepat Tian mengunci mobilnya dan berlari ke arah toilet wanita.


Terlihat seorang pria sedang berdiri tepat di depan pintu toilet.


Tian pun ikut berdiri menunggu Nita, karena tidak mungkin dia menerobos ke dalam.


Lima menit...


Sepuluh menit...


"Sampai kapan kamu mau bersembunyi di dalam !!" seru pria di samping Tian, membuat kening Tian berkerut.


Ini adalah jenis toilet satu-satu. Dan hanya toilet ada dua pintu toilet yang tertutup saat ini.


"Sial, aku salah tempat..!!" gumam Tian dan hendak berjalan ke toilet bagian paling ujung, namun pintu toilet tersebut terbuka dan seorang wanita paruh bay yang keluar membuat langkah Ken berhenti.

__ADS_1


Dug dug dug


"Nita...!!! Keluarrrr !!!" seru pria asing tadi membuat Tian sontak menoleh.


"Nita ?? Apa Nita yang sama ??" pikirnya dengan sedikit meragu.


Ken berjalan di depan toilet dan berbicara dengan keras.


"Auntynya Celina kamu dimana sih !!!"


Nita yang dari tadi bersembunyi di dalam toilet terkejut mendengar suara pria yang selama beberapa jam ini mengusik telinganya.


"Ck..!! Apa yang harus aku lakukan sekarang, biar nih cowok gila berhenti mengejar !!!" gumam Nita mencoba berpikir keras. Sudah terlalu lama dia di dalam toilet.


"Aku di sini...!!" seru Tian, membuat pria asing yang dari tadi tidak mempedulikannya mulai menoleh kiri kanan. Melihat pria yang di depannya ini sedang berbicara kepada siapa.


Tapi perkataan Tian, membuat Nita sedikit tersenyum. Seperti kode absurd yang mengatakan. Tidak perlu khawatir, ada aku disini.


Akhirnya Nita membuka pintu toilet.


"Nitaaa !!!" seru pria yang dari tadi menunggu Nita.


"Hei Edward.." balas Nita singkat dan melangkah menjauh ke arah Tian.


Grep


Edward menahan tangan Nita dengan kuat.

__ADS_1


"Berhenti..!! Aku akan membawamu ke rumahku...!!" seru Edward tegas.


"Lepaskan Edward !!!" Nita berusaha menghempaskan tangan Edward, tapi ternyata kekuatan Edward lebih besar.


Tian segera mendekat dan mencengkram kerah baju Edward.


"Lepaskan tanganmu dari wanita ku !!!!" geram Tian dengan wajah yang sangat merah.


"Siapa kamu..?!" balas Edward tidak mau di kalah.


"Dia kekasihku...!!" sela Nita.


"Ck..!! Berhentilah menyewa pria untuk membohongiku, Nita...!! Kau hanya akan jadi istriku !!! Tentunya setelah aku merasakan keperawanan mu !!!" angkuh Edward.


"Lepaskan tanganmu brengsek !!" seru Tian dan ingin memukul Edward. Telinga sangat panas mendengar ucapan pria yang bernama Edward ini.


"Tiaannn !!" cegah Nita dengan cepat menahan tangan Ken.


Bisa berakibat fatal kalau Tian sampai terlibat masalah dengan Edward, apalagi sampai memukul Edward.


Orang tua Edward adalah salah satu sosok penting di London. Membuat pria manja ini selalu melakukan hal apapun yang ia inginkan.


"Look..?? Pria ini sama pengecutnya dengan pria sewaan kamu yang lainnya !!! Buktikan kalau kalian memang sepasang kekasih..!!!" cerca Edward dengan wajah sombongnya. Dan kembali memberikan kata-kata buktikan membuat Nita mati kutu.


"Lepaskan tangan mu dari wanita ku !! Dan aku akan membuktikan kalau memang wanita ini adalah milikku !!!" seru Tian mengintimidasi, membuat Edward sedikit tertegun.


"Hmm.. baiklah..!!" jawab Edward dan melepaskan tangan Nita.

__ADS_1


Nita hanya menoleh ke arah Tian tidak mengerti maksud Tian.


Tian meraih pinggang Nita dan memeluknya serta membisikkan sesuatu. "Mulai detik ini kau adalah wanitaku...!"


__ADS_2