Gadisku Im Falling In Love

Gadisku Im Falling In Love
Olahraga


__ADS_3

#Bocil Skip πŸ™πŸ»


... Jangan Lupa Like dan tinggalkan Komentar ya πŸ₯°


.


.


Melihat Eliza yang mena han sakit dan terus meng gi git bibi r bawahnya.


Kevin me nge cup bi bi r Eliza dan berbisik.


"I Love you sayang...! Wanita ku tercinta.." Bisiknya mesra.


"I love you too sayang..!" balas Eliza yang memegang wajah Kevin dengan tatapan yang begitu indah.


Kevin me lu mat bi bi r Eliza. Dan kini dia merasakan li yaang Eliza mulai ber adap tasi.


Kevin mencoba ber gerak per lahan. Eliza hanya mengeluarkan suara pelan. Setelah Kevin melihat Eliza mulai menerima per mai nannya.


Kevin me naik kan kecepatan go ya ngan ping gul nya.


Kini Eliza bukan lagi merasakan ke sa ki tan.Β  Namun sebuah rasa yang baru menari-nari di dalam tu buhnya.


"Perasaan apa ini... kenapa begitu aneh tapi enak..!!" Gumamnya dalam hati.


"Kevinnn... !!!" Panggil Eliza.


"Iyahh sayang... !" Kevin terus menga yunkan mi liknya di dalam li yang Eliza.


Kevin berhenti dan mengganti po si si mereka.


Kini satu ka ki Eliza ter ang kat ke atas.


Kevin kembali me ma suk kan mi liknya.


"Ah Ah Kevin...Enak bangettt..!" seru Eliza di sela sela go ya ngan ping gul Kevin.


Kata-kata yang di keluarkan Eliza mem berikan semangat lain untuk Kevin, agar mem berikan go yan gan yang sema kin ken cang.


Hingga ranjang hotel yang ko koh ikut ber gerak dan ber bunyi.


Tu buh mereka berdua ba sah akibat ke ringat di dalam dinginnya kamar hotel. Cu cu ran keringat Kevin me netes di atas ku lit putih Eliza.


"Kevv... kev...!!" Ucap Eliza sambil menarik kain sprei dengan kuat.


"Ber-sama sayang..!" Bisik Kevin dan mem per cepat rit me permainannya.


"Ahh...!!" teriak panjang mereka bersama.


Kevin me num pahkan semua bibit unggulnya ke dalam ra him Eliza.


Kevin jatuh di atas tu buh Eliza yang mi liknya masih berada dalam tu buh Eliza.


"Terima kasih sayang telah menjaga ini untuk suamimu ini... I love you !!!" Ujar Kevin dan me nge cup kening istrinya.


"I love you too sayang" Jawab Eliza dengan suara yang le mas dan ter tahan akibat e fek yang baru saja dia rasakan.


Kevin berbaring di samping Eliza dan meraih tu buh Eliza dan me me luknya.

__ADS_1


Kevin yang melihat Eliza begitu kelelahan mengambil tissue lalu memba sahinya dengan air.


Kevin membuka pa ha Eliza dan membersihkan sisa-sisa permainan mereka tadi.


"ahhh sakit ..!" Eliza meringis kesakitan ketika tissue yang ada airnya terke na bi bir ba wahnya.


"Sorry sayang..!" Ucap Kevin dan me ni up-ni upnya dengan lembut.


Dengan jelas Kevin bisa melihat no da merah di atas sprei putih.


Setelah selesai membersihkan mi lik Eliza. Dia juga membersihkan miliknya.


Merasa cukup bersih. Kevin kembali berbaring disamping Eliza dan menarik selimut untuk menutupi tu buh mereka.


Eliza mulai terlelap di dalam pelukan Kevin. Kevin me meluk tu buh istrinya dan ikut me mejamkan matanya.


Tak terasa pagi telah menyinsing. Eliza menggeliatkan tubuhnya.


Tangannya menepuk-nepuk kasur mencari sosok Kevin.


Eliza membuka matanya. Karena tak bisa merasakan kehadiran Kevin.


Ternyata suaminya sedang duduk di atas sofa.


"Morning sayang..." Seru Kevin yang sedari tadi menatap istrinya itu.


Eliza tersenyum melihat suaminya yang begitu tampan. Walau hanya menggunakan wardrobe kimono.


"Morning jugaa sayang.." jawab Eliza manja yang masih membungkus badannya dengan selimut putih.


Kevin menghampiri istri nya dan duduk disisi istrinya.


"Kenapa kau begitu menggemaskan ..hmmm..??" seru Kevin yang kini posisi nya sudah diatas tu buh Eliza.


Kevin me nyen tuh wajah Eliza dan mengusap bi bi r mungilnya.


Jantung Kevin ber detak begitu ken cang.


"Sayang... temani aku olahraga pagi...!!" Ujar Kevin.


Eliza bingung.. Tapi dia hanya mengangguk mengiyakan.


"mau olahraga apa suamiku..?" tanya Eliza yang tidak sadar memanggil Kevin dengan kata suami.


Kevin begitu bahagia mendengar ucapan Eliza.


Tanpa basa-basi lagi Kevin me lu mat bi bir Eliza.


Setelah saling me lu mat dan ber main li dah.


Kevin ber bisik..."Olahraga pa nas sayang...!" Dan langsung me nying kap selimut yang dipakai Eliza dan melepaskan wardrobe yang dia pakai.


Tu buh mulus Eliza terpampang begitu indah dengan efek sinar matahari pagi.


Bu kit ke nyal Eliza yang selalu membuat Kevin tak pernah pu as untuk me lahapnya.


Kevin kembali bergerilya di tu buh Eliza.


Kevin men ci cipi tiap inci tu buh istrinya.

__ADS_1


Eliza hanya sesekali men des sah menikmati apa yang Kevin lakukan.


"Aku selalu merasa lapar sayang melihat tu buh mu yang begitu indah..!!" gumam Kevin yang tidak di jawab Eliza.


Eliza terlalu hanyut dengan ke nik matan tiada ta ra itu.


Kevin dengan segera men jil lati cherry Eliza yang sudah mulai ba sah.


Kevin terus men jil lati dan memain kan ja rinya hingga dia merasakan bukti cinta Eliza di mu lutnya.


Kevin memperbaiki posisi nya dan menyuruh Eliza yang menuntun ti ang nya untuk masuk ke da lam cherrynya.


Dengan sekali do rongan. Ti ang Kevin masuk dengan sempurna.


Eliza merasakan mi lik Kevin sangat penuh di ba wah sana.


Kevin mulai meng go yang kan ping gulnya. Pertama perlahan dan dia mulai memper cepat rit menya


Eliza yang tidak merasakan sakit seperti semalam sangat me nik mati dan bisa menyeimbangi permainan Kevin.


Eliza mengikuti kemauan tu buhnya dan ikut meng go yang kan ping gul nya.


Kevin beberapa kali mengganti posi si mereka. Kevin mencoba beberapa gaya ber lo-ve dengan Eliza.


Eliza sudah mendapatkan or gass mhe lebih dari tiga kali sedangkan Kevin sudah satu kali.


Mereka melanjutkan seperti tak ada rasa lelah..


Hinggaa...


"Sayanggg...!!" des sah Eliza.


"Im coming baby..!!" balas Kevin dan terus meng gun cang tubuh Eliza dengan cepat.


"Ahhh..." mereka mendapatkan pun cak kenik matan bersama hingga terba ring le mas.


"thank you sayang...tadi sungguh luar biasa...Β  !! " ucap Kevin dan mengecup kening istrinya.


"me too sayang...!" balas Eliza.


Setelah tiga puluh menit mereka beristirahat.


Kevin mengajak Eliza untuk mandi bersama.


Kevin membasuh tubuh istrinya hingga bersih. Sesekali menge cup bahu mulus Eliza.


"Gelii sayang.." ucap Eliza.


Kevin mengambil tangan Eliza agar Eliza menyentuh ti ang pencakar langitnya yang sudah kembali tegap.


"Sayangg...!!" bisik Kevin.


Akhirnya Eliza kembali memenuhi keinginan suaminya. Dan dia pun sangat menyukainya. Rasanya sungguh membuat dirinya ketagihan.


Setelah selesai menuntaskan aktifitas mandi yang bukan hanya sekedar mandi. Mereka berpakaian dan menghubungi bagian receptionist untuk membawakan sarapan mereka.


πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³


#Semoga terbayarkan buat yang sudah nunggu πŸ˜‚

__ADS_1


#Ingattt Hadiah Pointnya untuk Mama..😘 Biar mama semangatt Crazy Up πŸ₯³πŸ₯³


#Like dan Komentar jangan absen ya 😘


__ADS_2