
#Masih Flashback Kisah Rikki Jessy π₯π₯
#Yang nungguin Leon Angel Unboxing, Harap bersabar ππ Kirimin Bunga yang banyak biar Mama buat Empat Bab Edisi Unboxing Leon dan Angel yang bakal Super Hot π₯π₯ππ€£
....
"Rikkiii...??!" Jessy tersentak kaget melihat Rikki yang kini sudah ada di depannya.
"Ikut..!" seru Rikki dan menarik tangan Jessy.
"Rikki,, kamu gak perlu seperti ini. Kita gak ada hubungan apa-apa..! Aku gak mau repotin kamu..! Biar aku yang akan selesaikan semua masalahku sendiri..!" ujar Jessy yang tetap keras kepala dan menahan tangan Rikki.
"Ikuttt...!!!" suara Rikki dengan suara berat.
Jessy yang sudah mengenal Rikki lebih dari sebulan tidak pernah mendapati tatapan seperti ini dari Rikki. Pria yang selalu gesrek dan tidak pernah serius.
"Rikki... Jangan seperti i...ummm..ummm.!" belum sempat Jessy menyelesaikan kalimatnya. Rikki menarik Jessy masuk ke dalam dekapan nya dan me lu mat bi bir nya.
Jessy terus saja menolak dan memukul dada Rikki. Namun Rikki malah menggit sedikit bi bir bawah Jessy. "Ah.." setelah teriakan Jessy. Rikki me masukkan li dahnya dan bermain di tiap sudut mu lut Jessy. Rikki terus menye sap dan me lu mat bi bir Jessy. Sedangkan Jessy sudah tidak melawan seperti pertama kali.
Rikki melepaskan ci umannya. Sedangkan Jessy tertunduk malu karna membalas ci uman Rikki yang begitu panas. Dirinya merasakan ci uman Rikki yang begitu lembut dan membuatnya melayang.
"Rikki..." gumam Jessy begitu pelan.
__ADS_1
Rikki tidak menjawab panggilan Jessy. Dia hanya menatap wajah yang begitu sen du dan sa yu.
Rikki men de kap tu buh kecil wanita yang sudah dua bulan ini mencuri perhatiannya.
Jessy meleapas pelukan Rikki dengan perlahan. Namun Rikki meraih tangan Jessy. "Ikut aku..!"
"Tunggu.. !" seru Jessy menahan tangan Rikki.
Rikki berbalik dan menatap Jessy dengan tatapan marah.
"Harus ikuttt ..kamuu..." suara berat Rikki.
"Tunggu.. aku ambil tas, Ponsel, dan barang-barangku.." sela Jessy sebelum Rikki melanjutkan kalimatnya.
"Rikki.. please aku tidak mau mengeluarkan uang lebih kalau harus membeli semua keperluanku...!"
"Aku yang akan membelikan nya untukmu..!!"
"ckk...tidak usah aneh-aneh..!! Kau memberi ku tempat tinggal saja aku sudah bersyukur..!" ucapnya, karena rumah yang dulu Jessy tempati sudah dia jual untuk melanjutkan kuliahnya di Jepang karena dirinya berpikir akan menetap di Jepang bersama sang kekasih. Namun hanya pengkhianatan yang dia dapatkan.
Rikki hanya tersenyum. Itulah daya tarik Jessy. Walaupun Jessy tahu Rikki anak konglomerat. Jessy tidak pernah memperlakukan Rikki dengan spesial.
Selama ini Rikki hanya mengenal wanita yang selalu mendekatinya karena status dan kekayaannya. Baik dalam berteman maupun menjalin hubungan sebagai kekasih. Hingga Rikki sampai di titik jenuh dan muak. Wanita yang datang padanya secara suka rela naik ke atas ranjangnya.
__ADS_1
Akhirnya Rikki mengalah dan membiarkan Jessy mengatur barang-barangnya.
"Sayang.. cukup seperlunyaa.. !! Jangan bilang kalau kau mau mengambil semua barang-barang mu di kamar ini..??" Tanpa sadar Rikki memanggilnya dengan panggilan sayang dengan nada yang sangaaatt lembut.
"Hehh?? Sayang..?? Apa kau kumat lagi Rikki..!! Dan tentu saja aku akan membawa barang-barangku..!!" seru Jessy.
"ckk.. sudah cukupp..! Ayoo..!!" Seru Rikki yang meraih tas dan satu koper milik Jessy, Kemudian menarik tangan Jessy untuk keluar kamar.
"Rikkiii..!!"
"Sudah aku bilang..Nanti aku yang akan siapkan..!!"
"Ishhh... kenapa harus kamu yang harus beli..??"
"Iyahh.. karena kita akan menikah..!!"
"Whaaatttt...!!!"
πΉπΉπΉπΉπΉ
#Seru gak nih kisah Rikki Jessy ?? π
Jangan lupa selalu dukung Karya Mama dengan cara Like, Komentar dan Favorit..
__ADS_1
...Terimakasih...